Berita Polres Ogan Ilir

Polres Ogan Ilir Dukung Peringatan Hari Guru Ngaji, Perannya Sangat Penting Bagi Generasi Muda

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Ogan Ilir, AKP Asmun Zain hadir mewakili Kapolres Ogan Ilir. 

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Slamet Teguh
Dokumen/Polres Ogan Ilir
DUKUNG GURU NGAJI - Kasat Binmas Polres Ogan Ilir AKP Asmun Zain (paling kiri) menghadiri peringatan Hari Guru Ngaji, Senin (16/3/2026) petang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Polres Ogan Ilir menunjukkan dukungan terhadap kegiatan keagamaan di tengah masyarakat.

Yakni dengan menghadiri peringatan Hari Guru Ngaji yang diselenggarakan oleh Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Ogan Ilir.

Dalam kegiatan tersebut, Kasat Binmas Polres Ogan Ilir, AKP Asmun Zain hadir mewakili Kapolres Ogan Ilir

Kegiatan diisi dengan khataman Al Quran dan doa bersama sebagai bentuk penghormatan.

Serta apresiasi kepada para guru ngaji yang telah berperan dalam membina masyarakat, khususnya generasi muda dalam mempelajari Al Quran.

Asmun menuturkan, Hari Guru Ngaji menjadi momentum untuk memberikan penghargaan kepada para guru ngaji yang telah mengabdikan diri dalam mengajarkan Al Quran.

"Kemudian juga membantu upaya pemberantasan buta huruf Al Quran di Kabupaten Ogan Ilir," kata Asmun di sela kegiatan, Senin (16/3/2026) petang.

Baca juga: Wujud Kepedulian dan Kebersamaan dengan Warga, Polres Ogan Ilir Bersama Bhayangkari Bagikan Takjil

Baca juga: Polres Ogan Ilir Berbagi Takjil dan Sampaikan Imbauan Tertib Berlalu Lintas kepada Masyarakat

Polres Ogan Ilir sangat mengapresiasi dedikasi para guru ngaji yang telah berperan besar dalam membentuk karakter generasi muda melalui pendidikan agama.

“Peran guru ngaji sangat penting dalam membina generasi muda agar memiliki akhlak yang baik serta pemahaman agama yang kuat," ujar Asmun. 

"Kami dari Polres Ogan Ilir sangat mendukung kegiatan seperti ini karena sejalan dengan upaya menciptakan masyarakat yang religius dan berkarakter,” imbuhnya.

Ia juga berharap melalui kegiatan tersebut dapat semakin meningkatkan semangat masyarakat, khususnya generasi muda untuk belajar dan mencintai Al Quran.

“Kami berharap kegiatan ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dan mampu memotivasi masyarakat untuk mempelajari Al Quran. Sehingga upaya pemberantasan buta huruf Al Quran di Kabupaten Ogan Ilir dapat terwujud,” ucap Asmun.

Kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penyaluran bingkisan kepada para guru ngaji.

Hal ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam membina pendidikan keagamaan di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini diharapkan sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama dan aparat keamanan dapat terus terjalin. 

"Khususnya dalam menjaga situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif serta memperkuat nilai-nilai keagamaan di Kabupaten Ogan Ilir," tutup Asmun.

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved