Iduladha 2026

Pemprov Sumsel Salurkan 148 Sapi Kurban, Herman Deru Tegaskan Dibeli Tanpa Pakai APBD

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan seluruh hewan kurban tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumsel.

Tayang:
Dokumentasi/Pemprov Sumsel
SAPI KURBAN -- Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau ewan kurban di daerah Gandus Palembang, Rabu (27/5/2026). Herman Deru menegaskan, 148 sapi kurban yang disalurkan Pemprov Sumsel ke masyarakat dibeli tanpa menggunakan APBD. 
Ringkasan Berita:
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menyalurkan 148 ekor sapi kurban kepada masyarakat di Iduladha 2026.
  • Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan seluruh hewan kurban tersebut tidak menggunakan APBD.
  • Selanjutnya, hewan kurban disalurkan ke kantong-kantong permukiman masyarakat, terutama bagi kaum mustahik.

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Pemerintah Provinsi Sumsel menyalurkan 148 ekor sapi kurban kepada masyarakat di momen perayaan Iduladha 2026.

Gubernur Sumsel, Herman Deru, menegaskan seluruh hewan kurban tersebut tidak menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sumsel.

Melainkan dari sumbangan pribadi para aparatur sipil negara (ASN) tanpa menggunakan APBD.

Saat ini ratusan hewan kurban tersebut didistribusikan ke berbagai titik permukiman warga.

"Ada 148 sapi kurban dari Pemprov Sumsel yang didistribusikan kepada masyarakat. Hewan kurban yang disalurkan itu berasal dari kantong pribadi para ASN, jadi tidak menggunakan APBD Sumsel,” kata Deru saat diwawancarai di Griya Agung, Rabu (27/5/2026).

Menurut Deru, ratusan hewan kurban itu dibeli secara gotong royong oleh para pegawai pemprov, dengan sistem tujuh orang untuk satu ekor sapi.

Selanjutnya, hewan kurban disalurkan ke kantong-kantong permukiman masyarakat, terutama bagi kaum mustahik.

Ia kembali menegaskan bahwa seluruh proses pengadaan hewan kurban dilakukan secara swadaya tanpa menggunakan dana pemerintah daerah.

Selain itu, Deru juga turut berkurban secara pribadi dengan menyumbangkan tiga ekor sapi kepada masyarakat.

Hewan kurban tersebut disalurkan ke masjid di sekitar rumahnya, kawasan Gandus, serta Desa Burai, Kabupaten Ogan Ilir.

“Saya juga beli sendiri, tidak menggunakan APBD. Tiga ekor sapi untuk anak-anak dan cucu. Kalau satu ekor tidak cukup, maka beli tiga,” ujarnya.

 

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved