Kebakaran di Palembang

Rumah Panggung & 5 Unit Bedeng Terdampak Kebakaran Hebat di 14 Ilir Palembang, Warga Panik Lihat Api

Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Lorong Terusan Darat, 14 Ilir, Palembang, pada Sabtu (23/5/2026) siang.

Tayang:
Penulis: Angga Azka | Editor: Shinta Dwi Anggraini
Sripoku.com/Angga Azka
KEBAKARAN DI PALEMBANG -- Petugas Damkar berjibaku memadamkan api saat kebakaran di Jalan Segaran, Lorong khotib, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang, Sabtu (23/5/2026) siang. Sebanyak satu rumah dan lima bedeng terdampak akibat kebakaran ini. 
Ringkasan Berita:
  • Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Lorong Terusan Darat, 14 Ilir, Palembang, pada Sabtu (23/5/2026) siang.
  • Kebakaran menghanguskan sekitar 5 hingga 6 bangunan yang terdiri dari rumah panggung dan bedeng.
  • Amukan si jago merah diduga dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari kamar rumah warga.
  • Selain itu, kebakaran juga terjadi di kawasan Silaberanti Palembang

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Sebanyak lima bedeng dan satu rumah terdampak kebakaran yang terjadi di Jalan Segaran, Lorong khotib, Kelurahan 14 Ilir, Kecamatan IT I, Palembang, Sabtu (23/5/2026) siang.

Dari pantauan Sripoku.com di lapangan, terlihat api dengan cepat membesar dan melahap seisi rumah di sekitarnya.

Taufik, salah satu saksi mata, mengungkapkan api diduga berasal dari korsleting listrik di rumah lansia bernama  Ijah (70).

Dikatannya, Ijah tinggal bersama anaknya yang merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

"Api itu berasal dari rumah Ija, diduga dari kamar, saya lihat api sudah membesar," ujar Taufik, pada Sabtu (23/5/2026).

Taufik juga mengungkapkan saat itu api cepat membesar karena rumah berasal dari kayu.

Rumah tersebut terdiri dari dua lantai di mana bagian bawahnya adalah bedeng.

"Api saat itu cepat membesar membakar seisi rumah itu karena kayu juga sudah banyak kayu tua," ujarnya.

Api yang cepat membesar, warga sekitar dengan cepat berteriak "api, api" dengan peralatan seadanya bergegas untuk menyiram api dengan air.

Pemadam juga sulit untuk masuk ke lorong karena jalannya kecil.

"Pemadam belum datang saat itu api cepat membesar melahap seisi rumah dan sekitarnya," ujarnya.

Baca juga: Dua Wilayah Padat di Palembang Terbakar Nyaris Bersamaan, Warga Panik Bahu-membahu Jinakkan Api

Sementara itu, Ipda Tamia Ramadhani, Panit Samapta Polrestabes Palembang, mengatakan pihaknya masih melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi di lokasi kebakaran.

"Benar adanya peristiwa kebakaran tersebut, ketika kita mendapati adanya laporan itu kita langsung mendatangi TKP melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi," ungkap Ipda Tamia Rahmadhany.

Untuk saat ini pihakinya masih akan meminta keterangan saksi-saksi dari penyebab kejadian kebakaran ini.

"Untuk penyebab api masih dalam penyelidikan, namun rumah yang terdampak sekitar 5–6 rumah," tutupnya.

Kelurahan Silaberanti Juga Kebakaran

Di waktu yang nyaris bersamaan, kebakaran juga terjadi di kawasan padat penduduk lainnya yakni di Jalan Silaberanti Lorong Bersama RT 28/07 Kelurahan Silaberanti 4, Kecamatan Jakabaring, Palembang.

Dari informasi dihimpun, kebakaran di Silaberanti terjadi diduga akibat orsleting listrik di salah satu rumah warga sekitar pukul 11.00 WIB.

Api kemudian menyebar dan ikut menghanguskan tiga bangunan lain. 

Dari keterangan salah satu korban pemilik rumah, yakni Juliandi, sekitar pukul 10.30 listrik di rumahnya yang berada di lantai 2 tidak hidup, lalu dihidupkan melalui KWH meter listrik, dan 10 menit kemudian dilihat sudah ada api yang berada di lantai 2.

"Awalnya listrik di rumah tidak hidup, Pak. Lalu saya menghidupkan melalui KWH listrik, berselang 10 menit saya sudah melihat api dari lantai 2," ucapnya kepada petugas.

Panik, Juliandi langsung mencoba memadamkan api dengan alat seadanya, namun tidak padam, kemudian memberitahukan kepada penghuni di dalam rumah yang lainnya untuk keluar, dan api pun menyambar ke rumah warga yang lainnya.

"Saya panik, Pak. Lalu mencoba memadamkan api. Tapi tidak padam-padam. Lalu saya teriak kebakaran, kebakaran, kebakaran," ucapnya.

Lalu, bersamaan warga menghubungi pihak Pemadam Kebakaran Kota Palembang.

Sekitar jam 12.30 WIB api berhasil dipadamkan dengan dibantu oleh 9 unit mobil PBK Kota Palembang.

Kapolsek SU I, Kompol Heri mengatakan, akibat peristiwa ini, untuk sementara terdata 4 unit rumah semipermanen yang dihuni oleh 6 KK hangus terbakar.

"Data sementara ada 4 rumah hangus terbakar dihuni 6 KK. Yakni Imron, Juliandi, Samsul, Maryani, Mang Acik, dan Yuli," bebernya.

Ditambahkan Heri, api diduga karena korsleting listrik di rumah Juliandi. "Tidak terdapat korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini," tutupnya.

 

Baca artikel menarik lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved