Haji Halim Meninggal Dunia

Duka Ustaz Abdul Somad Usai Haji Halim Crazy Rich Palembang Meninggal Dunia, Panjatkan Doa

Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya tokoh masyarakat Palembang, Sumatera Selatan, Kemas Haji Abdul Halim Ali,

Tayang:
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Instagram/ustadzabdulsomad_official
BERDUKA - Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya tokoh masyarakat Palembang, Sumatera Selatan, Kemas Haji Abdul Halim Ali, 
Ringkasan Berita:
  • Ustaz Abdul Somad (UAS) turut berduka cita atas wafatnya tokoh masyarakat Palembang, Sumsel, Kemas Haji Abdul Halim Ali,
  • Kemas (KMS) H. Abdul Halim Ali atau yang akrab disapa Haji Halim meninggal dunia pada Kamis (22/1/2026). 
  • Pengusaha sukses yang dikenal sebagai orang terkaya di Sumsel ini menghembuskan napas terakhir setelah berjuang melawan kondisi medis yang kritis.

TRIBUNSUMSEL.COM - Ustaz Abdul Somad (UAS) menyampaikan rasa duka cita mendalam atas wafatnya tokoh masyarakat Palembang, Sumatera Selatan, Kemas Haji Abdul Halim Ali.

Kabar meninggalnya Haji Halim sapaan akrabnya tersebut menyita perhatian publik dan mendapat ungkapan belasungkawa dari berbagai tokoh nasional.

Melalui akun Instagram resminya, @ustadzabdulsomad_official. UAS menyampaikan turut berbelasungkawa atas wafatnya almarhum.

"Turut berduka cita atas wafatnya Bapak Kemas Haji Abdul Halim Ali. Semoga Allah membalas segala amal shalih beliau, mengampuni segala salah dan dosa," tulisnya dalam unggahan pada Kamis, (23/1/2026).

Baca juga: Gubernur Sumsel Herman Deru Takziah ke Kediaman Haji Halim, Ungkap Almarhum Sosok yang Ngemong

Unggahan itu juga disertai doa dalam bahasa Arab yang memohon ampunan, rahmat, dan kelapangan bagi Haji Alim.

Dalam foto yang diunggah, terlihat Ustaz Abdul Somad bersama Haji Halim dan tokoh ulama lain dalam suasana kebersamaan, yang diduga diambil pada momen silaturahmi atau kegiatan keagamaan sebelumnya.

Unggahan tersebut juga telah dipenuhi ucapan turut berbelasungkawa atas meninggalnya tokoh besar Palembang tersebut.

Penyebab Meninggal

Diketahui, Kemas (KMS) H Abdul Halim Ali, crazy rich di Palembang sekaligus tokoh masyarakat Sumatera Selatan meninggal dunia, pada Kamis (22/1/2026).

Adapun kondisi kesehatan Haji Halim sebelum meninggal dunia sempat kritis hingga harus dirawat intensif di ruang Cardiovascular Care Unit (CVCU), ruang khusus perawatan pacu jantung RS Siti Fatimah Al Azhar Palembang.

Haji Halim sebelumnya, dipindahkan ke Intensive Cardiology Care Unit (ICCU) untuk mendapatkan penanganan yang lebih intensif.

Diketahui, Haji Halim mengalami komplikasi penyakit dalam yang cukup serius, meliputi gangguan pada jantung, paru-paru, hingga fungsi liver selama lebih dari satu tahun terakhir.

Faktor usia yang telah mencapai 88 tahun serta riwayat penyakit menjadi perhatian utama dalam proses pemulihannya.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam RSUD Siti Fatimah Az-Zahra, Prof. dr. Ali Ghanie, Sp.PD-KKV, FINASIM, membenarkan kondisi kritis yang dialami Haji Halim.

"Iya, Haji Halim kritis sejak Rabu dan sempat dirawat di CVCU. Kemudian pada sore harinya dipindahkan kembali ke ICCU untuk perawatan lebih intensif,” ujar Prof. Ali Ghanie, Kamis (22/1/2026).

Sementara itu, salah satu anggota keluarga Haji Halim menyampaikan bahwa pihak keluarga terus memanjatkan doa, termasuk membacakan Surah Yasin, agar Haji Halim diberikan kesembuhan.

“Kami semua panik karena monitor di ICCU sempat menunjukkan garis lurus. Keluarga dan anak-anak tidak henti-hentinya berdoa, berharap ada keajaiban agar Haji Halim bisa sehat kembali,” ujarnya.

Perwakilan keluarga, RHA Rasyidi yang akrab disapa Cek Adi, membenarkan bahwa kondisi Haji Halim telah melewati masa paling krusial, meski masih memerlukan pemantauan ketat dari tim medis.

“Kami mohon doa dari seluruh masyarakat. Saat ini Haji Halim masih menjalani perawatan intensif di IGD setelah sempat mengalami kondisi kritis kemarin sore,” kata Cek Adi.

Di tengah kondisi kesehatannya, Haji Halim juga tengah menghadapi proses hukum terkait perkara lahan proyek jalan tol di wilayah Banyuasin yang masih bergulir di persidangan.

Pihak keluarga berharap dukungan doa dan empati dari masyarakat luas agar Haji Halim dapat segera pulih dan kembali mendapatkan kondisi kesehatan yang lebih baik.

Dimakamkan di Samping Sang Istri

Haji Halim akan dikebumikan berdampingan dengan sang istri almarhumah Nyimas Hj Aminah (meninggal 2025) di belakang rumah yang berada di Jl Dr M Isa setelah sholat Jumat, (23/1/2026).

Sebelum dikebumikan ditempat peristirahatan terakhir, jenazah Haji Halim akan dilepas dari Graha Haji Halim sekitar pukul 09.00 Wib menuju Masjid Agung Palembang untuk disholatkan, kemudian dilanjutkan di Masjid Al Falah Jl Rajawali sebelum kembali ke kompleks Kediaman pribadinya Jl Dr M Isa Palembang.

Pantauan Tribunsumsel.com sendiri di lokasi tempat liang lahat, terlihat sejumlah petugas mempersiapkannya, dengan lubang liang lahat sudah digali dan dipasang tenda.

Almarhum mengembuskan napas terakhirnya di Rumah Sakit Siti Fatimah Az-Zahra, Palembang, sekitar pukul 14.30 WIB. 

Kabar ini menjadi duka mendalam mendalam bagi kerabat dan keluarga, Putra almarhum, Kms H Umar Halim, menyampaikan kabar duka tersebut kepada masyarakat. Mewakili keluarga besar, ia memohon doa bagi ayahandanya tercinta agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

"Kami memohon kepada seluruh masyarakat untuk mendoakan almarhum. Semoga amal ibadahnya selama ini diterima oleh Allah SWT dan segala kekhilafan yang pernah ada semasa hidupnya dimaafkan," ujar Kms H. Umar.

H Umar menjelaskan bahwa, almarhum akan dimakamkan Jumat (23/1/2026) setelah sholat Jumat.

"Insyaallah akan dimakamkan di pemakaman keluarga (di Jl Dr M Isa), namun akan disholatkan dulu di Masjid Agung Palembang. Sekali lagi, saya mewakili keluarga besar menyampaikan permohonan maaf kepada semua pihak jika selama ini orang tua kami melakukan kekhilafan baik disengaja maupun tidak disengaja," kata H Umar kepada Tribunsumsel.com.

Selain itu, Umar menyatakan pesan selama ini yang disampaikan sang ayah yaitu untuk selalu damai.

"Pesannya selalu damai, mohon maaf kalau almarhum ada dosa- dosa pak haji mohon diikhlaskan," tandasnya.

Diketahui, Haji Halim dikenal luas sebagai sosok pengusaha sukses yang dermawan dan dikenal dekat alim ulama, bahkan tokoh-tokoh nasional juga mengenal dan pernah datang kediaman pribadinya di kota Palembang.

Diketahui, alamat rumah duka adalah Jalan M Isa Nomor 1 kota Palembang.

Sosok Haji Halim

Sosok Kms H Abdul Halim Ali tidak asing bagi masyarakat Sumsel.

Menjadi pengusaha sukses dan dinobatkan sebagai orang terkaya di Sumsel, membuat KMS H Halim sering dikunjungi oleh pejabat negara seperti Prabowo hingga Joko Widodo.

KMS H Halim memiliki nama lengkap KMS (Kemas) H Abdul Halim Ali atau orang Palembang biasa memanggilnya H Alim.

Lelaki 88 tahun ini merupakan pemilik dari PT Sentosa Mulia Bahagia Palembang.

Usaha utama dari KMS H Halim ini bergerak di bidang perkebunan, karet dan kelapa sawit.

Namun ia juga kini melebarkan sayap bisnisnya di bidang pertambangan batubara.

KMS H Halim memiliki dua lokasi Izin Usaha Pertambangan (IUP) yaitu atas nama PT Uci Jaya (PT UJ) dan PT Karya Perintis Sejati (PT KPS).

Keduanya berada di Kecamatan Bayung Lencir, Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatara Selatan dengan luas IUP hingga ribuan hektar.

Selain sebagai orang kaya, selama ini Pak Haji doyan sedekah dan patuh pajak.

Pada tahun 2021, Haji Alim memberikan wakaf uang sebesar Rp 100 juta kepada Badan Wakaf Indonesia Sumatera Selatan.

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved