Oknum TNI Aniaya Warga di Pekanbaru
Sosok MZ, Oknum TNI AL Diduga Aniaya Warga Pekanbaru Curi Buah Sukun hingga Tewas, Ditangkap
Oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) berinisal MZ diduga aniaya dua warga Pekanbaru membabi buta hingga satu diantaranya tewas, berdinas di Mabes TNI
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
TRIBUNSUMSEL.COM - Oknum anggota TNI Angkatan Laut (AL) diduga aniaya dua warga Pekanbaru, Riau, membabi buta hingga satu diantaranya meregang nyawa.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, membenarkan bahwa oknum prajurit TNI AL terlibat dalam kasus penganiyaan terhadap warga sipil.
Diketahui, oknum TNI AL tersebut berinisial MZ, berdinas di Mabes TNI di Kota Pekanbaru.
Baca juga: Brigadir Esco Hilang Sejak 19 Agustus Sebelum Tewas Leher Terikat Tali, Istri Tak Pernah Melapor

Saat ini pelaku MZ telah ditangkap dan kini menjalani pemeriksaan intensif oleh POM AL.
Kepala Dinas Penerangan TNI AL, Laksamana Pertama TNI Tunggul, membenarkan bahwa kasus ini sedang dalam penyelidikan.
Kepala Dinas Penerangan Angkatan Laut (Kadispenal) Laksamana Pertama (Laksma) TNI Tunggul mengungkapkan, peristiwa ini bermula pada 15 Agustus 2025, ketika pihak keluarga korban yang berinisial 'GS' melaporkan adanya dugaan pemukulan yang melibatkan seorang prajurit TNI AL berinisial 'ZM' di Kota Pekanbaru.
TNI AL menyampaikan ucapan dukacita yang mendalam kepada keluarga korban.
Terkait masalah ini, jajaran TNI AL di wilayah Dumai, Riau, telah berkomitmen untuk membantu proses penyidikan.
“Jajaran TNI AL di wilayah Dumai ikut membantu proses penyidikan, karena diduga melibatkan personel TNI AL yang berdinas di Mabes TNI,” jelasnya.
Ia menegaskan TNI AL berkomitmen menangani kasus ini secara profesional sesuai hukum yang berlaku.
“Kami pastikan proses hukum berjalan transparan, demi keadilan bagi semua pihak,” tegasnya.
Sebelumnya, keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL) dan pihak POM AL telah melakukan mediasi.
Pihak keluarga berharap agar kasus ini diusut tuntas.
Kronologi
Insiden ini bermula dari kecurigaan pelaku oknum TNI AL berinisial MZ terhadap Gunawan dan rekannya, Supriyanto, yang sedang mengambil buah sukun di tanah kosong di Jalan Kuantan Satu, Kecamatan Lima Puluh, Pekanbaru, Riau, pada Jumat (15/8/2025).
Menurut penuturan Supriyanto, Gunawan dan ia dipukul menggunakan cangkul dan senjata api oleh pelaku.
"Tiba-tiba pelaku memukul kami dengan senjata api. Kemudian kami dibawa ke teras rumahnya dan kembali memukul korban dengan membabi buta menggunakan cangkul kecil," ujar Supriyanto, Selasa (26/8/2025).
Baca juga: Sosok Pratu Aprianto Rede Radja, Prajurit TNI Diduga Aniaya Prada Lucky, Atlet Tinju Juara Porprov
Saat dianiaya dengan cangkul kecil, Gunawan sempat berusaha melindungi kepalanya dengan tangan, yang mengakibatkan luka di tubuhnya.
Setelah penganiayaan, pelaku membawa Gunawan ke kantor polisi pada Sabtu (16/8/2025), karena dicurigai melakukan pencurian.
Namun, Gunawan dipulangkan keesokan harinya karena tidak terbukti bersalah.
Setelah kejadian, Gunawan sempat mendapat penanganan medis di RS Bhayangkara Polda Riau, tetapi kondisinya terus memburuk dan ia kesulitan menggerakkan lehernya.
Ia kemudian dibawa ke RSUD Arifin Ahmad, di mana hasil tes darah menunjukkan ia positif tetanus dan kondisinya dinyatakan sudah memprihatinkan.
Gunawan pun meregang nyawa setelah sempat mendapat perawatan intensif di rumah sakit, Sabtu (23/8/2025).
Keluarga korban telah melaporkan kasus ini ke Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL) dan pihak POM AL telah melakukan mediasi.
Pihak keluarga yang terpukul atas kepergian Gunawan langsung melaporkan kasus ini ke Polisi Militer Angkatan Laut (POM AL). Mereka menuntut proses hukum yang jelas dan transparan.
“Kami harap Panglima TNI segera mengusut penganiayaan ini. Oknum tersebut harus diproses agar arwah adik saya tenang,” ujar Rudi, abang korban.
“Kami minta pelaku segera ditangkap, dan ada bukti resmi bahwa pelaku memang sudah ditahan,” tegasnya.
Sebagian artikel tayang di Tribunbatam.com dengan judul Warga Pekanbaru Dianiaya Oknum Perwira TNI AL Membabi-buta hingga Tewas, Pakai Senjata dan Cangkul dan Kompas.com berjudul TNI AL Angkat Bicara soal Dugaan Prajurit Pukul Warga hingga Tewas di Pekanbaru.
Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.