Pemilik Grup Djarum Meninggal Dunia

Profil Michael Bambang Hartono, Pemilik Grup Djarum dan Orang Terkaya di Indonesia yang Tutup Usia

Pemilik perusahaan rokok PT Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia di Singapura hari ini, Kamis (19/3/2026).

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Laily Fajrianty | Editor: Moch Krisna
Dokumentasi/Kompas.com
BAMBANG HARTONO MENINGGAL - Pemilik perusahaan rokok PT Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia di Singapura hari ini, Kamis (19/3/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kabar duka datang dari dunia bisnis nasional. Pemilik PT Djarum dan pemegang saham pengendali Bank Central Asia (BCA), Michael Bambang Hartono, dinyatakan meninggal dunia di Singapura.
  • Lahir di Kudus tahun 1941, ia bersama saudaranya, Robert Budi Hartono, berhasil membangun Grup Djarum.
  • Meski tercatat sebagai salah satu orang terkaya di dunia dengan estimasi kekayaan mencapai 22,2 miliar dolar AS (sekitar Rp365 triliun).

 


TRIBUNSUMSEL.COM - Pemilik perusahaan rokok PT Djarum, Michael Bambang Hartono, meninggal dunia di Singapura hari ini, Kamis (19/3/2026). Michael Hartono dikenal sebagai pemilik bisnis rokok Djarum bersama saudaranya, Robert Budi Hartono. Keluarga Hartono juga adalah pemegang saham pengendali di Bank Central Asia (BCA), bank swasta terbesar di Indonesia, setelah membelinya dari keluarga Salim pascakrisis ekonomi 1998.

Michael Bambang Hartono lahir di Kudus, Jawa Tengah. Semasa kecilnya, Bambang menempuh jenjang pendidikan SMP-SMA di Kudus, dan kuliah di Fakultas Ekonomi Universitas Diponegoro, Semarang.

Pada 1970-an, Bambang memperluas perusahaan keluarganya ke bidang pertekstilan, elektronik (PT Hartono Istana Teknologi yang dikenal dengan merek Polytron), furnitur (PT Ligna Furniture), bahan bangunan, kertas, restoran, dan sebagainya.

Selain sebagai pengusaha, Bambang Hartono dikenal luas karena kecintaannya pada olahraga kartu bridge. Ia merupakan sosok yang berjasa memasukkan cabang olahraga bridge ke dalam Asian Games 2018 yang diselenggarakan di Jakarta-Palembang.

Pada usia 78 tahun, ia ikut bertanding sebagai atlet dan berhasil menyumbangkan medali perunggu untuk Indonesia. Bonus medali yang ia terima dari pemerintah pun disumbangkan kembali untuk kegiatan pembinaan olahraga.

 

POTRET : Michael Bambang Hartono pemilik grup Djarum meninggal dunia di Singapura, Kamis (19/3/2026)
POTRET : Michael Bambang Hartono pemilik grup Djarum meninggal dunia di Singapura, Kamis (19/3/2026) (Istimewa/INASGOC/PETER F MOMOR)

 

Salah Satu Orang Terkaya di Indonesia

Michael Bambang Hartono adalah salah satu orang terkaya di Indonesia yang dikenal kerap tampil sederhana dalam kesehariannya. Namanya sempat menjadi sorotan publik setelah fotonya makan di sebuah warung sederhana viral di media sosial.

Merujuk Forbes Real Time Billionaires List, Jumat (24/1/2025), Bambang Hartono memiliki kekayaan sebesar 22,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp365 triliun (asumsi kurs Rp16.156 per dolar AS). Sebagian besar kekayaannya berasal dari kepemilikan saham di Bank Central Asia (BCA) serta dari bisnis rokok Djarum. Kenaikan harga saham BCA yang signifikan menjadi salah satu pendorong utama lonjakan kekayaan.

Hartono bersaudara membeli saham BCA setelah keluarga kaya lainnya, keluarga Salim, kehilangan kendali atas bank tersebut selama krisis ekonomi Asia 1997-1998.

Sebelumnya, keluarga ini pertama kali meraih kekayaan dari bisnis tembakau dan hingga kini masih menjadi salah satu produsen rokok kretek terbesar di Indonesia.

Tak hanya di sektor perbankan dan rokok, Grup Djarum melalui GDP Venture juga berinvestasi di berbagai startup besar, termasuk Gojek, Kaskus, Blibli, dan Tiket.com. Pada tahun 2022, dalam penawaran umum perdana (Initial Public Offering/IPO) terbesar kedua di Indonesia, Hartono bersaudara mencatatkan Global Digital Niaga, perusahaan induk e-commerce Blibli, dan berhasil mengumpulkan dana sebesar 510 juta dolar AS.

 

Meninggal Dunia

Sebelumnya, kabar duka dikonfirmasi oleh Corporate Communication Manager PT Djarum, Budi Darmawan.

"Keluarga Besar PT Djarum berdukacita atas wafatnya Pak Michael Bambang Hartono, Kamis, 19 Maret 2026 pukul 13.15 waktu Singapura," ujar dia dalam sebuah pesan singkat, Kamis (19/3/2026), dikutip dari Kompas.com.

(*)

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

 

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved