Sejarah dan Tema Peringatan Hari Anak Internasional 2026 Diperingati Setiap Tanggal 1 Juni
International Children's Day yang diadakan pada 1 Juni tujuannya lebih kepada komitmen untuk Perlindungan Anak-anak di seluruh negara.
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM -- Selain sebagai Hari Lahir Pancasila, Tanggal 1 Juni 2026 juga diperingati sebagai Hari Anak-anak Internasional.
Hari Anak Internasional merupakan momentum global untuk meningkatkan kepedulian terhadap hak, kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan perlindungan anak-anak di seluruh dunia.
Meski lebih dikenal di sejumlah negara Asia, Eropa Timur, dan bekas negara sosialis, peringatan ini memiliki sejarah panjang yang berkaitan dengan perjuangan hak-hak anak setelah perang dunia.
Sejarah Hari Anak Internasional 1 Juni
Sejarah Hari Anak Internasional bermula pada awal abad ke-20. Salah satu peristiwa penting terjadi pada 1 Juni tahun1925 saat berlangsungnya World Conference for the Well-being of Children di Geneva. Dalam konferensi tersebut, isu perlindungan anak menjadi perhatian dunia internasional.
Tanggal 1 Juni kemudian dipilih dan dipopulerkan sebagai Hari Anak Internasional setelah sejumlah negara mulai merayakannya pasca World War II.
Setelah perang, jutaan anak mengalami kelaparan, kehilangan keluarga, dan tidak memperoleh pendidikan yang layak. Karena itu, negara-negara di dunia mendorong adanya hari khusus untuk memperjuangkan hak anak.
Pada tahun 1949, organisasi perempuan internasional yang berpusat di Moscow menetapkan 1 Juni sebagai International Children's Day. Sejak 1950, peringatan ini mulai dirayakan di banyak negara.
Hari Anak Internasional (Interntsional Children's Day) setiap 1Juni berbeda dengan Hari Anak Sedunia (Universal Children's Day) yang ditetapkan oleh United Nations setiap tanggal 20 November.
International Children's Day yang diadakan pada 1 Juni tujuannya lebih kepada komitmen untuk Perlindungan Anak-anak di seluruh negara.
Sedangkan Hari Anak Sedunia (Universal children's Day) yang dirayakan pada 20 November yang dirayakan pertama kali oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), bertujuan untuk mendeklarasikan hak-hak anak.
Tujuan Peringatan Hari Anak Internasional 1 Juni
Peringatan ini bertujuan untuk:
Meningkatkan kesadaran tentang hak-hak anak.
Menghapus kekerasan dan eksploitasi terhadap anak.
Mendorong akses pendidikan yang layak bagi seluruh anak.
Menjamin kesehatan dan gizi anak.
Mengajak masyarakat menciptakan lingkungan yang aman dan ramah anak.
Menumbuhkan kepedulian terhadap masa depan generasi muda.
Tema Hari Anak Internasional 2026
Hingga saat ini, belum ada tema global tunggal yang secara resmi diumumkan untuk Hari Anak Internasional 1 Juni 2026. Namun, berbagai organisasi dunia biasanya mengangkat isu seperti:
Perlindungan anak di era digital
Pendidikan inklusif
Kesehatan mental anak
Pencegahan perundungan (bullying)
Hak anak atas lingkungan yang sehat
Kesetaraan dan inklusi sosial
Hak-Hak Anak yang Selalu Disuarakan
Peringatan ini erat kaitannya dengan Convention on the Rights of the Child atau Konvensi Hak Anak PBB yang menegaskan bahwa setiap anak memiliki hak untuk:
Hidup dan tumbuh berkembang
Mendapat pendidikan
Mendapat perlindungan dari kekerasan
Bermain dan beristirahat
Mendapat layanan kesehatan
Menyampaikan pendapat
Memiliki identitas dan kewarganegaraan
Kegiatan yang Dilakukan Saat Hari Anak Internasional
Berbagai kegiatan biasanya digelar untuk memperingati Hari Anak Internasional, antara lain:
Festival dan pentas seni anak
Lomba menggambar dan mewarnai
Seminar perlindungan anak
Kampanye anti kekerasan terhadap anak
Donasi dan kegiatan sosial untuk anak kurang mampu
Kegiatan edukasi di sekolah
Permainan tradisional dan aktivitas keluarga
Penanaman pohon dan kampanye lingkungan oleh anak-anak
Makna Hari Anak Internasional
Hari Anak Internasional menjadi pengingat bahwa anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga hak dan masa depannya. Peringatan ini juga mengajak orang tua, sekolah, pemerintah, dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan dunia yang aman, sehat, dan penuh kasih bagi anak-anak.
Selain sebagai perayaan, Hari Anak Internasional juga menjadi momentum refleksi atas masih adanya persoalan seperti pekerja anak, kekerasan, pernikahan usia dini, perdagangan anak, hingga keterbatasan akses pendidikan di berbagai wilayah dunia.
Demikian Sejarah dan Tema Peringatan Hari Anak Internasional 2026 Diperingati Setiap Tanggal 1 Juni, dikutip dari berbagai sumber. (*)
Baca juga: Tari Gending Sriwijaya, Sejarah Asal Usul, Makna Jumlah 9 Penari dan Filosofi Gerakan Tari
Baca juga: 20 Ucapan Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air, Penuh Rasa Syukur dan Doa Berkah dan Mabrur
Baca juga: 2 Doa Menyambut Kedatangan Jemaah Haji dari Tanah Suci, Mohonkan Ampunan Menjadi Haji/Hajjah Mabrur
Baca juga: Sejarah Hari Lahir Pancasila, Diperingati Setiap Tanggal 1 Juni, Tema dan Logo Peringatan Tahun 2026
Hari Anak Internasional
international children day 2026
beda international children day dan universal chil
sejarah hari anak internasional 1 juni
Tribunnews.com
Tribunsumsel.com
hak anak mendapatkan pendidikan
Perlindungan anak
| Gantikan Luhut, AHY Jabat Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung, Airlangga Hartarto Wakil |
|
|---|
| Demam Lagu 'Mas Bahlil Ganteng', Rafathar Salting Disapa Bahlil Saat Video Call: Dia Malu Kakanda |
|
|---|
| Tari Gending Sriwijaya, Sejarah Asal Usul, Makna Jumlah 9 Penari dan Filosofi Gerakan Tari |
|
|---|
| Sholawat Asyghil Lirik Lengkap, Wa Asyghilidz Dzoolimiina Bidz-dzoolimiin |
|
|---|
| 20 Ucapan Menyambut Jemaah Haji Pulang ke Tanah Air, Penuh Rasa Syukur dan Doa Berkah dan Mabrur |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/hari-anak-internasional.jpg)