Bulan Rajab

4 Bacaan Doa Berbuka Puasa Bulan Rajab 1447 H, Teks Arab, Latin dan Terjemahan

Empat bacaan doa berbuka Puasa Bulan Rajab 1447 H, teks Arab, latin dan terjemahan. Perkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta.

Tayang:
Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
Tribunsumsel.com/Grafis/Vanda Rosetiati
DOA BERBUKA PUASA - Grafis ilustrasi 4 bacaan doa berbuka Puasa Bulan Rajab 1447 H. Doa berbuka puasa juga memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta sembari memohon agar pahala puasanya diterima dan ditetapkan di sisi-Nya. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Doa buka puasa adalah bentuk syukur atas nikmat juga kekuatan yang diberikan Allah SWT karena terletak telah menunaikan ibadah puasa seharian.

Momen berbuka merupakan salah satu waktu paling mustajab atau terkabulnya doa bagi mereka yang berpuasa, termasuk mereka yang menunaikan puasa Bulan Rajab 1447 Hijriah. 

Doa berbuka puasa juga memperkuat hubungan spiritual dengan Sang Pencipta sembari memohon agar pahala puasanya diterima dan ditetapkan di sisi-Nya.

Ada empat bacaan doa berbuka puasa Rajab yang bisa diamalkan seorang muslim saat berbuka Puasa Rajab 1447 Hijriah dikutip Tribunsumsel.com dari laman online unikma.ac.id diakses Rabu, 24 Desember 2025. 

Doa buka puasa tidak dikhususkan untuk Puasa Rajab tetapi juga doa untuk buka puasa secara umum baik Puasa Ramadhan juga puasa sunnah lainnya. 

___________

4 Bacaan Doa Berbuka Puasa 

Merujuk Kitab Fathul Mu’in karya Ahmad Zainuddin Alfannani dan Hasyiyah Iqna karya Sulaiman Bujairimi berikut ini adalah bacaan doa buka puasa, termasuk puasa Rajab yang dibaca Rasulullah SAW.

1. Doa Buka Puasa Riwayat Abdullah bin Umar RA

Berikut ini adalah bacaan doa buka puasa seperti yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, sebagaimana diriwayatkan Abdullah bin Umar RA.

ذَهَبَ الظّـَمَأُ وَابْتَلّـَتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Latin: 

Dhahaba zhama’u wabtallatil ‘uruqu wa tsabatal ajru in syaa Allah

Artinya: 

Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.

Doa buka puasa Rasulullah ini diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar,

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلّمَ، إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: ذَهَبَ الظّـَمَأُ وَابْتَلّـَتِ الْعُرُوقُ، وَثَبَتَ الْأَجْرُ إِنْ شَاءَ اللَّهُ

Artinya: 

Rasulullah Shallallahu’alaihi wassalam apabila telah berbuka puasa, beliau berdoa: “Telah hilanglah dahaga, telah basahlah kerongkongan, semoga ada pahala yang ditetapkan, jika Allah menghendaki.” Hadits Hasan, [HR. Abu Daud no. 2357].

2. Doa Buka Puasa Riwayat Muadz bin Zuhrah RA

Ada pula doa buka puasa yang diriwayatkan oleh Mu’adz bin Zuhrah. Berikut bacaannya:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ، وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

Latin: 

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu

Artinya: 

Ya Allah hanya untuk-Mu kami berpuasa dan atas rezeki yang Engkau berikan kami berbuka.

Doa ini diriwayatkan dari Nabi SAW melalui beberapa jalur, di antaranya:

Hadis dari Mu‘adz bin Zuhrah, disebutkan:

كَانَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا أَفْطَرَ قَالَ: اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ

"Adalah Nabi ﷺ apabila berbuka beliau membaca: ‘Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu.’" (HR. Abu Dawud, no. 2358).

Namun, hadis ini dinilai mursal (terputus sanadnya) karena Mu‘adz bin Zuhrah tidak mendengar langsung dari Nabi.

Imam Abu Dawud dalam Sunan Abu Dawud mencantumkan hadis ini tanpa menyatakan kesahihannya, dan sebagian ulama menilai sanadnya lemah (dhaif). Namun, Imam an-Nawawi dalam al-Adzkâr menyatakan hadis ini meskipun mursal, telah diamalkan oleh banyak ulama salaf dan khalaf (generasi awal dan setelahnya).

“Maka doa ini boleh diamalkan karena isinya baik dan tidak bertentangan dengan dalil sahih.” demikian tulis Imam Nawawi di Kitab Al-Adzkar.

3. Doa Buka Puasa Populer di Indonesia (Gabungan)

Doa berbuka puasa paling banyak diamalkan di Indonesia adalah gabungan dari dua doa di atas. 

Berikut ini lafal doanya:

اللَّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلى رِزْقِكَ أفْطَرْتُ ذَهَبَ الظَّمأُ وابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأجْرُ إِنْ شاءَ اللَّهُ تَعالى

Latin: 

Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika afthartu dzahaba-dh-dhama’u wabtalatil ‘urûqu wa tsabatal ajru insyâ-allâh ta‘âlâ

Artinya: 

Ya Allah, untuk-Mulah aku berpuasa, atas rezekimulah aku berbuka. Telah sirna rasa dahaga, urat-urat telah basah, dan (semoga) pahala telah ditetapkan, insyaaallah.

Dalam Kitab Fathul Muin dijelaskan, “Disunnahkan membaca doa setelah selesai berbuka “Allâhumma laka shumtu wa ‘alâ rizqika aftharthu” dan bagi orang yang berbuka dengan air ditambahkan doa: “Dzahabadh dhamâ’u wabtalatl-‘urûqu wa tsabata-l-ajru insyâ-a-Llâh,” (Fath al-Mu’in, juz 2, hal. 279).

Bahwa ketentuan doa berbuka puasa yang baik adalah membaca doa sesuai dengan lafal doa dalam hadis riwayat sahabat Mu’adz bin Zuhrah di atas. Sedangkan lafal doa dalam hadis yang diriwayatkan oleh Abdullah bin Umar ditambahkan ketika seseorang berbuka dengan menggunakan air.

Namun, nyaris tak ada orang berbuka puasa hanya berupa makanan tanpa minuman, kecuali sangat terdesak. Sehingga, bacaan yang sering di dapati adalah penggabungan doa dari hadis tersebut.

4. Doa Buka Puasa Syekh Bujairimi

Dalam Hasyiyah Iqna, Syekh Sulaiman Bujairimi memaparkan doa berbuka puasa. Berikut ini bacaanya:

اللّهُمَّ لَكَ صُمْتُ وَعَلَى رِزْقِكَ أَفْطَرْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَبِكَ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ. ذَهَبَ الظَّمَأُ وَابْتَلَّتِ العُرُوقُ وَثَبَتَ الأَجْرُ إِنْ شاءَ اللهُ. يا وَاسِعَ الفَضْلِ اِغْفِرْ لِي الحَمْدُ لِلهِ الَّذِي هَدَانِي فَصُمْتُ، وَرَزَقَنِي فَأَفْطَرْتُ

Latin: 

Allahumma laka shumtu wa ‘ala rizqika afthartu, wa bika amantu, wa bika ‘alaika tawakkalatu, dzahabadzh dzhama-u wabtalatil-‘uruqu wa tsabatal-ajru insyaa-Allah. Ya wasi’al-fadhli ighfirli alhamdulillahilladzi hadani fashumtu, wa razaqani fa-afthartu.

Artinya: 

Ya Allah, hanya untuk-Mu aku berpuasa. Dengan rezeki-Mu aku membatalkannya. Kepada-Mu aku berpasrah. Dahaga telah pergi. Urat-urat telah basah dan Insyaallah pahala sudah tetap. Wahai Dzat Yang Luas Karunia, ampuni aku. Segala puji bagi Tuhan yang memberi petunjuk padaku, lalu aku berpuasa. Dan segala puji Tuhan yang memberiku rezeki, lalu aku membatalkannya.

===

Demikian ulasan 4 Bacaan Doa Berbuka Puasa Bulan Rajab 1447 H, Teks Arab, Latin dan Terjemahan.

Baca juga: 6 Amalan Bulan Rajab Untuk Wanita Haid dan Nifas, Perbanyak Zikir dan Sedekah

Baca juga: Amalan Bulan Rajab Tanggal 1 Sampai 10, Zikir Harian Dibaca 100 Kali

Baca juga: Istighfar Bulan Rajab 70 Kali, Allahummaghfirli Warhamni Watub ‘Alayya, Keutamaan Mengamalkan

Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

 

 

 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved