Seputar Islam
Bacaan Niat Puasa 11 Muharram Lengkap Tulisan Latin dan Terjemahannya
Artikel ini berisi bacaan niat puasa 11 Muharram lengkap tulisan latin dan terjemahannya.
TRIBUNSUMSEL.COM- Mengerjakan puasa 11 Muharram sendiri adalah satu di antara amalan Sunnah yang dianjurkan.
Puasa setelah tasua dan asyura (9-10 Muharram) dianjurkan di kalangan Mazhab Syafi'i.
Puasa 11 Muharram sendiri adalah puasa Sunnah Mutlak .
Adapun bacaan Niat Puasa 11 Muharram sendiri yakni:
نَوَيْتُ صَوْمَ فِيْ يَوْمِ سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى
Latin: "Nawaitu fi yaumil sunatan lillahi ta'ala"
Artinya: "Niat saya puasa hari ini sunnah karena Allah Ta'ala"
Bacaan Niat Puasa 11 Muharram ini bisa Anda baca saat santap sahur
[Keutamaan Puasa 11 Muharram]
Puasa 11 Muharram sendiri bisa jadi 'pengganti' Puasa Tasua bagi Anda yang tak sempat menunaikan puasa pada 9 Muharram tersebut.
Adapun anjura puasa Tasua sendiri ada dalam Hadist Rasulullah SAW yang berbunyi:
bnu Abbas radhiyallahu ’anhuma berkata bahwa ketika Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam melakukan puasa hari ’Asyura dan memerintahkan kaum muslimin untuk melakukannya, pada saat itu ada yang berkata,
يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنَّهُ يَوْمٌ تُعَظِّمُهُ الْيَهُودُ وَالنَّصَارَى.
“Wahai Rasulullah, hari ini adalah hari yang diagungkan oleh Yahudi dan Nashrani.” Lantas beliau mengatakan,
فَإِذَا كَانَ الْعَامُ الْمُقْبِلُ – إِنْ شَاءَ اللَّهُ – صُمْنَا الْيَوْمَ التَّاسِعَ
“Apabila tiba tahun depan –insya Allah (jika Allah menghendaki)– kita akan berpuasa pula pada hari kesembilan.” Ibnu Abbas mengatakan,
فَلَمْ يَأْتِ الْعَامُ الْمُقْبِلُ حَتَّى تُوُفِّىَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-.
“Belum sampai tahun depan, Nabi shallallahu ’alaihi wa sallam sudah keburu meninggal dunia.” (HR. Muslim)
Dengan demikian, orang yang menunaikan Puasa 11 Muharram akan mendapatkan keutamaan menghindari Tasyabbuh sebagaimana Hadist Rasulullah SAW di atas.
Selain itu, yang mengerjakan Puasa 11 Muharram sebagai puasa Sunnah Mutlak tentunya juga mendapatkan keutamaan berpuasa.
Satu di antaranya berkesempatan memasuki Surga dari pintu khusus !
Sebagaimana keterangan Hadist Rasulullah SAW sebagai berikut:
Dari Sahl bin Sa’ad, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
إِنَّ فِى الْجَنَّةِ بَابًا يُقَالُ لَهُ الرَّيَّانُ ، يَدْخُلُ مِنْهُ الصَّائِمُونَ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ يُقَالُ أَيْنَ الصَّائِمُونَ فَيَقُومُونَ ، لاَ يَدْخُلُ مِنْهُ أَحَدٌ غَيْرُهُمْ ، فَإِذَا دَخَلُوا أُغْلِقَ ، فَلَمْ يَدْخُلْ مِنْهُ أَحَدٌ
Artinya: “Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut “ar rayyan”[10].
Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat.
Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya.
Nanti orang yang berpuasa akan diseru, “Mana orang yang berpuasa?” Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya.
Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya." (HR Bukhari dan Muslim)
Baca juga: Puasa Ayyamul Bidh Juli 2024 Mulai Tanggal Berapa? Ini Jadwal Pelaksanaannya
Baca juga: Puasa Nazar: Ketentuan, Bacaan Niat Hingga Tata Cara Pelaksanaannya, Lengkap
Baca juga: Qadha Puasa Ramadhan Tahun Lalu Sampai Tanggal Berapa? Ini Batas Akhir Menurut 2 Mazhab
Baca artikel dan berita Tribun Sumsel lainnya langsung dari google news
| Hukum Memberi Oleh-oleh Sepulang Haji atau Umroh Lengkap Dalilnya, Adab Saat Menerimanya |
|
|---|
| Materi Khutbah Jumat Bahasa Sunda Terbaru Edisi 24 April 2026, Khidmat dan Menyentuh Hati |
|
|---|
| Hukum Jastip dan Minta Oleh-oleh kepada Jemaah Haji atau Jemaah Umroh Sepulang dari Tanah Suci |
|
|---|
| 4 Doa dan Zikir Orang Tua untuk Anak yang Sedang Ujian, Berikut Teks Arab, Latin dan Terjemahan |
|
|---|
| Hukum Menitipkan Doa kepada Orang yang Berangkat Haji atau Umroh dan Adabnya, Penjelasan Buya Yahya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Bacaan-Niat-Puasa-11-Muharram-Lengkap-Tulisan-Latin-dan-Terjemahannya.jpg)