Breaking News:

Berita Daerah

Banyak Warga Cianjur yang Kehilangan Rumah Akibat Pinjaman di Rentenir Berkedok Koperasi, Terungkap

YLPKN Jawa Barat menyoroti banyaknya bank emok (rentenir) yang mengatasnamakan koperasi berkeliaran di Cianjur.

Editor: Slamet Teguh
tribunjabar/m rizal jalaludin
ILUSTRASI - Ibu-ibu saat menggeruduk kantor desa minta bank emok berhenti nagih di tengah wabah corona. 

Laporan wartawan Tribunjabar.id, Ferri Amiril

TRIBUNSUMSEL.COM, CIANJUR - Setiap orang memang memiliki kebutuhannya masing-masing.

Bahkan, jika tak bisa memenuhi kehidupannya, setiap orang banyak yang nekat melakukan pinjaman.

Mungkin karena terdesak, ada yang nekat meminjam uang ke rentenir.

Dampaknya tentu berbahaya.

Yayasan Lembaga Perlindungan Konsumen Nusantara (YLPKN) Jawa Barat menyoroti banyaknya bank emok (rentenir) yang mengatasnamakan koperasi berkeliaran di Cianjur.

Meski masih samar berkedok koperasi, hal tersebut, sudah berimbas kepada masyarakat kecil yang menjadi korban bunga utang yang tinggi.

"Permasalahan hangat saat ini membahas pinjaman online, yang banyak menjerat konsumen masyarakat lemah," ujar Ketua DPD YLPKN Jawa Barat Hendra Malik, di Cianjur Kamis (14/10/2021).

Ia mengatakan, tak sedikit warga Cianjur atau mereka yang terjerat pinjaman ke bank emok harus kehilangan rumah.

"Sebenarnya, kalau mau dibuka, tak sedikit mereka yang terjerat harus kehilangan rumahnya. Pasalnya, saat minjam uang ke rentenir jika tak sanggup bayar maka berlipat ganda bunga yang harus dibayarkan sehingga tak sanggup lagi bayar lalu terpaksa harus kehilangan rumah tinggalnya," katanya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved