Berita Empat Lawang Madani

Pemkab Empat Lawang Pastikan Program MBG Sampai ke Wilayah Pelosok

Ini merupakan tindak lanjut dari monitoring dan evaluasi pengembangan SPPG di daerah terpencil yang dilaksanakan Badan Gizi Nasional (BGN)

Tayang:
Penulis: Sahri Romadhon | Editor: Sri Hidayatun
Tribunsumsel.com/Sahri Romadhon
RAKOR PENDATAAN DAPUR - Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang gelar rapat koordinasi pendataan calon dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruah rapat Madani Sekretariat Daerah beberapa waktu lalu, pada rakor ini dibahas calon lokasi SPPG wilayah terpencil, terdepan, dan tertinggal. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG - Pemerintahan Kabupaten Empat Lawang pastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sampai ke wilayah pelosok.

Hal tersebut dilakukan usai pemerintah daerah menggelar rapat pendataan calon lokasi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) wilayah terpencil, terdepan, dan tertinggal (3T) beberapa waktu lalu.

Ini merupakan tindak lanjut dari monitoring dan evaluasi pengembangan SPPG di daerah terpencil yang dilaksanakan Badan Gizi Nasional (BGN) secara virtual sebelumnya

Rakor ini antara lain dihadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepala DPPKB, seluruh Camat, Ketua Satgas Makan Bergizi Gratis (MBG), dan Koordinator Wilayah SPPG BGN Kabupaten Empat Lawang.

Mewakili Bupati Kabupaten Empat Lawang Asisten II Setda, Rapani menyampaikan jika progam MBG merupakan hak dasar setiap anak yang wajib dijamin oleh negara tanpa pengecualian wilayah.

“Pemerintah harus memastikan tidak ada satu pun anak bangsa yang terlewat dalam mendapatkan haknya atas Makan Bergizi Gratis, negara harus hadir bahkan sampai ke wilayah terpencil,” katanya.

Baca juga: Pemkab Empat Lawang Raih Penghargaan Implementasi Pembayaran Gaji ASN SIPD RI 2025

Menurutnya pendataan akurat dan terintegrasi menjadi kunci agar pembangunan dapur SPPG tepat sasaran dan menjangkau kelompok yang paling membutuhkan terkhusus wilayah 3T.

Pada rakor tersebut Dinas Pendidikan dan Kebudayaan memaparkan data sekolah, guru, tenaga kependidikan, dan jumlah siswa di wilayah terpencil.

Sementara itu DPPKB memaparkan data ibu hamil, ibu menyusui, dan balita, lalu para camat menyajikan data desa dan talang (sub dusun) beserta titik koordinat permukiman terpencil di wilayah masing-masing.

Korwil SPPG BGN Empat Lawang juga turut menyampaikan data wilayah yang belum terlayani MBG atau masih mengalami keterbatasan layanan.

Adapun hasil rakor tersebut akan menjadi dasar rekomendasi penetapan calon lokasi dapur SPPG Wilayah 3T di Kabupaten Empat Lawang serta bahan koordinasi lanjutan dengan Badan Gizi Nasional.

Baca berita lainnya di google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved