Berita Empat Lawang Madani

Dinas Kominfo Empat Lawang Lakukan Audiensi ke Komdigi, Bahas Program 112 dan Kampung Internet

Audiensi ini membahas sejumlah program strategis salah satunya yakni penguatan layanan publik melalui program 112 serta pengembangan akses internet

Editor: Sri Hidayatun
Dokumentasi
AUDIENSI KE KOMDIGI - Plt Kepala Dinas Kominfo Statistik Persandian Kabupaten Empat Lawang, Budi Sumitro bersama rombongan saat lakukan audiensi ke Komdigi beberapa waktu lalu, audiensi membahas program 112 dan kampung internet. 

TRIBUNSUMSEL.COM, EMPATLAWANG - Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan persandian Kabupaten Empat Lawang lakukan audiensi ke Kementerian Komunikasi dan Digital, bahas program 112 dan kampung internet.

Audiensi ini membahas sejumlah program strategis salah satunya yakni penguatan layanan publik melalui program 112 serta pengembangan akses internet untuk kelompok tani dan desa.

Plt Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Empat Lawang, Budi Sumitro menyampaikan jika audiensi tersebut menjadi langkah penting untuk meningkatkan kualitas layanan masyarakat sekaligus mendorong pemerataan akses digital di wilayah pedesaan.

"Salah satu fokus utama yang dibahas yakni program layanan darurat 112 yang dirancang untuk memudahkan masyarakat dalam mengakses berbagai layanan penting hanya melalui satu nomor telepon," katanya.

Program tersebut menurutnya melakukan integrasi ke sejumlah pemangku kepentingan lintas sektor dengan bersifat layanan darurat dan agensi seperti ambulans, pemadam kebakaran, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, dan berbagai instansi lainnya.

“Program 112 ini bertujuan agar memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mendapatkan layanan cepat terutama pada kondisi darurat, dengan satu nomor masyarakat tidak perlu lagi menghafal banyak kontak layanan,” jelasnya.

Baca juga: Pemkab Empat Lawang Akan Terapkan Aplikasi Simadani Alap, Optimalisasi Layanan Informasi dan Surat

Selain itu pada audiensi itu juga membahas program kampung internet yang diarahkan untuk desa-desa yang dinilai memiliki potensi ekonomi baik dari sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dan kelompok tani.

“Program kampung internet nantinya akan kita lihat dulu apakah desa tersebut sudah memadai infrastrukturnya atau memiliki potensi untuk dikembangkan baik untuk UMKM maupun kelompok taninya,” ujarnya.

Adanya akses internet yang memadai di desa akan membuka peluang lebih luas bagi masyarakat khususnya petani dalam mengakses informasi, pemasaran hasil pertanian, maupun pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan produktivitas.

Selain itu pada audiensi tersebut ikut membahs persoalan blank spot atau wilayah yang belum terjangkau jaringan telekomunikasi di Kabupaten Empat Lawang sendiri.

Dimana pihaknya berkomitmen untuk melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap daerah-daerah yang masih mengalami blank sopt.

“Artinya blank spot itu nanti akan kita data kemudian kita buatkan usulan ke Komdigi, selanjutnya akan ditindak lanjuti dan dikaji oleh pihak mereka,” ujarnya.

Pihaknya berharap melalui audiensi itu permasalahan keterbatasan akses jaringan di Kabupaten Empat Lawang bisa secara bertahap teratasi, maka pemerataan layanan komunikasi dan digitalisasi desa bisa berjalan optimal.

"Mudah-mudahan ini menjadi awal dari percepatan transformasi digital di Kabupaten Empat Lawang, baik dalam peningkatan layanan publik, penguatan ekonomi desa, hingga pemerataan akses informasi bagi seluruh lapisan masyarakat," imbuhnya.

Baca berita lainnya di google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved