Berita Muara Enim

Warga Cinta Kasih Muaraenim Heboh, Perut Devi yang Hamil 9 Bulan Tiba-tiba Kempis, Janin Hilang

Penulis: Ika Anggraeni
Editor: Wawan Perdana
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Rumah Devi (22), warga Cinta Kasih, Kabupaten Muaraenim yang tiba-tiba kehilangan janin dalam perut yang mendadak hilang.

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Ika Anggraeni

TRIBUNSUMSEL. COM, MUARAENIM- Warga Desa Cinta Kasih Kecamatan Belimbing, KAbupaten Muaraenim mendadak heboh.

Pasalnya seorang warga yang bernama Devi (22 tahun) mengalami hal aneh.

Wanita yang sedang hamil 9 bulan ini, tiba-tiba perutnya kempis mendadak dan janin yang ada di dalam rahimnya mendadak hilang.

Berdasarkan informasi yang berhasil Tribunsumsel.com himpun di lapangan, peristiwa tersebut terjadi, Jumat, (18/1/2019) sekitar pukul 05.30 WIB.

Eksklusif: Cerita Perut Ibu Hamil 9 Bulan Tiba-tiba Kempis, Mimpi Aneh dan Dielus Nenek

Saat itu, Devi yang baru bangun tidur langsung berteriak histeris saat melihat perutnya yang semula membesar tiba-tiba kempis.

Janin yang semula dapat dirasakan tiba-tiba menghilang entah kemana.

Hal ini membuat ibu satu anak tersebut syok dan tertekan saat mengingat calon anak keduanya tersebut menghilang dari rahimnya.

Mengetahui hal tersebut, Suami korban yakni Candrapun bergegas memberi tahu orang tuanya dan adik iparnya untuk memberitahukan kondisi istrinya.

Tak Ingin Kecewakan Dylan Sahara saat Ditemukan Tewas, Ifan Seventeen: Wow Cantik Banget

Dewan Nasional KEK Tunggu Usulan Revisi Peraturan Pemerintah tentang KEK TAA Paling Lambat April

Sontak saja, peristiwa yang diluar logika tersebut membuat heboh warga Cinta Kasih.

Warga berbondong-bondong datang kerumah kontrakan Devi dan Chandra untuk menyaksikan secara langsung kondisi Devi.

Rio (20 tahun), adik kandung korban yang juga tinggal bersebelahan dirumah kontrakan korban kepada Tribunsumsel.com, mengaku masih syok.

Merasa tak percaya bahwa hal tersebut terjadi menimpah kakak kandungnya.

"Semalam saya nginap di rumah Mamang (paman), Kemarin siang sebelum saya pamit nginap di rumah mamang semua masih normal, saya masih sempat bertemu dengan Devi dengan perutnya yang besar, saya pamit sama dia karena mau nginap di rumah paman yang sedang sakit," ujarnya.

Cerita Ibu Hamil 9 Bulan Janin Mendadak Hilang di Muaraenim, Hamil Kedua dan Jarang Periksa

Ia syok saat tadi pagi dijemput kakak iparnya yakni Candra yang merupakan suami Devi dan memberi tahu tentang keadaan Devi.

"Saya rasanya tak percaya, perut Devi yang semula besar tiba-tiba rata, dan saya kasian melihat keadaannya, ia begitu tertekan setelah mengalami hal tersebut," katanya.

Hal senada dikatakan Herlina (40) yang juga salah satu tetangga korban mengatakan bahwa hal tersebut sangat tidak masuk akal.

"Sayapun sering Megang perut Devi yang membesar dan merasakan bayinya bergerak, namun tadi saya juga syok saat melihat perutnya tiba-tiba kempis,"

"Padahal kalau tidak salah perkiraan, bulan ini devi akan melahirkan, dan dia sudah menyiapkan semua perlengkapan untuk bayinya," jelasnya.

Viral, Lihat yang Dilakukan Kapolda Sulsel Saat Memberikan Arahan ke Polisi yang Lain

Bagaimana Bentuk Jempol Tanganmu? Lihat dan Cek Kepribadian yang Kamu Miliki di Sini

Melansir dari Tribunnews (26/12/2014) Dalam dunia kedokteran, hilangnya janin dalam kandungan disebut dengan istilah Pseudocyesis atau hamil semu.

Kasus Pseudocyesis ini biasanya terjadi pada pasangan yang sangat mengharapkan kehadiran anak dalam keluarga.

“Saya tidak yakin kandungan bisa hilang tiba-tiba. Dalam dunia medis tidak ada,” katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat ( 26/12/2014).

Hasto mengungkapkan, kasus Pseudocyesis ini memang bagi orang awam sulit dibedakan dengan hamil yang sebenarnya.

Sebab, perempuan yang mengalami Pseudocyesis ini memiliki ciri-ciri yang sama dengan orang hamil mulai dari tidak menstruasi, perut membesar hingga tes urin positif hamil.

Namun jika dicek menggunakan USG, tidak akan terlihat janin karena memang tidak hamil.

“Patokannya untuk memastikan hamil atau tidak di USG. Harus dilihat dari dokumen medisnya, pernah diperiksa dimana, oleh siapa dan paling penting apakah pernah di USG atau tidak,” ujar dokter tersebut.

Cerita Ibu Hamil 9 Bulan Janin Mendadak Hilang di Muaraenim, Hamil Kedua dan Jarang Periksa

Terjadi Juga di Blitar

Pemilik akun Facebook Bundane Rifki Rafli mengaku sudah hamil 7 bulan namun janinnya tiba-tiba hilang.

Pengakuan ini terdapat dalam postingan yang diunggahnya tanggal 1 Maret 2018.

Wanita ini juga mengaku sedih dan sulit percaya dengan hal yang dialaminya.

Dalam postingan itu Bundane Rifki Rafli menulis sebagai berikut:
"Antara Percaya dan tidak nya....

Tapi ini menimpa diriku....

Kehamilan yg sdh 7 bln tiba tiba hilang.....

ini bukan rekayasa....

tapi Fakta yg menimpaku......

yg seharusny bulan April Lahir....."

Bundane Rifki Rafli juga mengunggah foto dua lembar gambar hasil USG.

Satu gambar menunjukkan masih terlihat janin di sana.

Namun gambar yang lain tidak memperlihatkan adanya janin.

Janin Hilang ()

Dalam kolom komentar Bundane Rifki Rafli juga menjelaskan kalau dirinya rutin periksa kehamilan.

Namun saat USG wanita itu mengaku ditangani oleh dokter yang berbeda.

"ngk beda beda,,,dr sebulan sdh rutin periksa,trus usia 4 bln tk usg di rs ada janin sehat,trus rutin periksa..." tulis Bundane Rifki Rafli.

Postingan Bundane Rifki Rafli ini telah mandapatkan lebih dari 900 share, 600 emoji terkejut dan ratusan komentar.

Netizen memberikan beragam komentar atas postingan itu.

Ada yang percaya dan pernah mengetahui dengan kejadian seperti yang dialami oleh Bundane Rifki Rafli tersebut.

"2 mingguan lalu tetanggaku juga gitu mbak.. Udah 7 bulan hilang.." tulis Onyek.

"Di Kalimantan jg teman q malah 9 bulan detik-detik melahirkan hilang perut kempes" tulis Belloveedd Vrantiyan.

Sebagian netizen mengaitkannya dengan hal mistis.

"Ini mirip yg di alami mbk ku dulu bun ,hbis tuju bulanan lakok ilang scra goib ..Ktany sich di pindah ke lain rahim scra goib juga tp wallahu'aklam ,antra prcya dan gk percya ,tp mmg bner adany." tulis Arum'e Kembyang.

Namun lebih banyak netizen memberikan ucapan bela sungkawa dan membesarkan hati Bundane Rifki Rafli yang terkena musibah.

"kaget dan ga bsa berkaga kata, antra prcya dn gak, smoga mbak nya d beri kkuatan dn ksbaran yg lbh agar lbh ikhlas smoga dpet yg lbih lucu lagi ya mba" tulis Dewik Alby AL.

"Sabar bk itu udh cobaan dari allah smga diberi yang lbh baik lgi bk dan smga dksh momongan lgi" tulis Andika Baihak.

Lihat postingan Bundane Rifki Rafli berikut ini:

Sebenarnya kasus janin yang tiba-tiba menghilang dalam kehamilan ini pernah terjadi sebelumnya.

Dalam dunia kedokteran, hilangnya janin dalam kandungan itu jelas tidak mungkin terjadi.

Namun medis memiliki istilah sendiri menyebut peristiwa semacam ini.

Analisis Dokter

dr HM Zailani SpOG

Dokter spesialis kandungan RSAB Az-Zahra

Ada beberapa kasus yang membuat janin di dalam kandungan seolah menghilang.

Bisa karena mengalami hamil kosong (blighted ovum), hamil anggur (mola hidatidos), atau hamil palsu (pseudocyesis).

Kita menyebut hamil palsu karena wanita tersebut memang tidak mengalami hamil.

Biasanya hamil palsu dialami oleh wanita yang telah lama tidak mempunyai anak dan sangat mengharapkan mendapatkan anak.

Keinginan untuk memiliki anak tersebut membuat psikologis wanita terganggu. Cenderung stres.

Akibatnya siklus menstruasi wanita menjadi tidak normal atau sering terlambat, bahkan hingga beberapa bulan.

Ketika wanita ini mengalami terlambat menstruasi ia menyangka bahwa dirinya hamil.

Terlambat mestruasi ini bisa terjadi sampai 10 bulan berturut-turut.

Inilah yang membuat wanita menyangka bahwa dirinya benar-benar hamil.

Untuk membuktikan keadaan ini sangat perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh secara USG.

Minimal akan didapat beberapa informasi setelah di USG seperti benar atau tidak wanita itu hamil.

Jika hamil anaknya tunggal atau kembar, sehat atau sakit, dan lainnya.

Dalam melakukan USG sangat akurat bila melakukan USG secara transvaginal.

Informasi yang didapat akan sangat akurat.

Selain hamil palsu hilangnya janin dalam kandungan seorang wanita bisa karena Blighted Ovum atau hamil kosong.

Dalam dunia kedokteran Blighted ovum dikenal sebagai kehamilan tanpa embrio.

Saat terjadi pembuahan, sel-sel tetap membentuk kantung ketuban dan plasenta, namun telur yang telah dibuahi (konsepsi) tidak berkembang menjadi sebuah embrio.

Hamil kosong tidak mengharuskan penderitanya mengalami tanda-tanda kelainan.

Banyak kasus yang baru diketahui setelah usia kandungan hingga 6 bulan.

Penyebabnya hingga saat ini belum diketahui.

Hanya saja pada seorang wanita yang mengalami hamil kosong lebih dari satu kali dan ditemukan adanya TORCH maka diduga disebabkan oleh virus dan parasit TORCH tersebut yaitu Toxoplasma gondii (Toxo), Rubella, Cyto Megalo Virus (CMV), dan Herpes,

Virus TORCH dapat menyerang wanita hamil melalui perantara tikus.

Kucing liar yang makan tikus dapat menularkan virus TORCH.

Karena itu wanita hamil jangan dekat-dekat dengan kucing liar.

Biasakan untuk mencuci buah atau sayur sebelum dimakan secara mentah.

Tangan juga harus selalu dicuci sebelum memegang makanan.

Apabila saat diperiksa wanita yang mengalami hamil kosong ternyata negatif terkena TORCH.

Kemungkinan diakibatkan oleh kromosom bayi yang rusak.

Untuk wanita yang mengalami hamil kosong ini penanganan yang harus dilakukan yaitu dengan melakukan kuret.

Sebaiknya seorang wanita yang mengalami hamil harus memeriksakan kandungannya pada waktu yang tepat.

Pemeriksaan kandungan sangat efektif dilakukan setelah 8 minggu sejak hari terakhir menstruasi.

Karena pada minggu ke delapan semua informasi yang ada di kandungan bisa di dapat.

Terutama jika ada kelainan dalam kandungan seperti hamil di luar janin.