Berita Kemenkum sumsel
Kanwil Kemenkumham Sumsel Beri Pembekalan Strategi Pembangunan Zona Integritas di UIN Raden Fatah
Dr. Muhammad Isnaini menyampaikan bahwa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang saat ini baru mengenal pembangunan zona integritas
TRIBUNSUMSEL.COM,PALEMBANG- Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan menjadi narasumber pada kegiatan Peningkatan Kompetensi Tenaga Kependidikan Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang, di Ruang Auditorium Gedung B Kampus Jakabaring, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang mengangkat tema “Strategi Mewujudkan Implementasi Pembangunan Zona Integritas” tersebut dibuka secara resmi oleh Dekan Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang, Dr. Muhammad Isnaini, serta diikuti oleh jajaran tenaga kependidikan di lingkungan Fakultas Sains dan Teknologi.
Dr. Muhammad Isnaini menyampaikan bahwa Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang saat ini baru mengenal pembangunan Zona Integritas, namun siap menjadi satuan kerja percontohan dalam implementasi pembangunan Zona Integritas.
“Fakultas Sains dan Teknologi UIN Raden Fatah Palembang saat ini baru mengenal pembangunan Zona Integritas, namun kami siap menjadi satuan kerja percontohan dan berharap implementasinya dapat berjalan dengan baik dalam mewujudkan tata kelola yang profesional dan berintegritas,” ujar Isnaini.
Pada kegiatan tersebut, Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan, Bulan Mahardika Subekti selaku Sekretaris Tim Kerja Pembangunan Kanwil Kemenkum Sumsel hadir sebagai narasumber.
Baca juga: Kemenkum Sumsel Sosialisasikan Pengelolaan JDIH, Tingkatkan Kualitas Informasi Hukum
Bulan menjelaskan bahwa pembangunan Zona Integritas bukan hanya sebatas pemenuhan administrasi, namun merupakan upaya membangun budaya kerja yang bersih, transparan, dan akuntabel di lingkungan instansi.
Ia memaparkan sejumlah strategi implementasi pembangunan Zona Integritas, mulai dari penguatan komitmen pimpinan dan pegawai, pembangunan budaya kerja berintegritas, penyusunan inovasi pelayanan publik, optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi, hingga peningkatan kualitas layanan yang berdampak langsung kepada masyarakat.
“Zona Integritas harus dibangun melalui perubahan pola pikir dan budaya kerja. Komitmen bersama menjadi kunci dalam mewujudkan organisasi yang bersih, transparan, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Bulan.
Selain menyampaikan materi, Bulan juga membagikan pengalaman Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Selatan selaku satuan kerja yang telah berhasil meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) pada tahun 2021 dan meraih predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) pada tahun 2026.
Baca berita lainnya di google news
Ikuti dan gabung di saluran WhatsApps Tribunsumsel.com
| Kemenkumham Sumsel Gandeng Ombudsman Perkuat Pelayanan Publik dan Dukung Penguatan Zona Integritas |
|
|---|
| Pastikan Layanan Hukum Gratis Optimal, Kemenkumham Sumsel Supervisi Posbankum di PALI |
|
|---|
| Harkitnas ke-118, Kakanwil Kemenkum Sumsel Ajak Jajaran Jaga Tunas Bangsa dan Sukseskan Asta Cita |
|
|---|
| Kemenkum Sumsel Sosialisasikan Pengelolaan JDIH, Tingkatkan Kualitas Informasi Hukum |
|
|---|
| Kemenkumham Sumsel Beri Penghargaan Pengelolaan JDIH Terbaik, OKI Sabet Terbaik I |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/pemaparan-strategi-pembagunan-zona-integritas.jpg)