Berita Pusri

Dukung Program Economy Circular, Pusri Inisiasi Program Bank Sampah Sehati

PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero), terus menunjukkan

Editor: Moch Krisna
Istimewa
PT Pusri membentuk Program Bank Sampah Sehati di Kelurahan 3 Ilir, Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM - PT Pusri Palembang yang merupakan anggota holding dari PT Pupuk Indonesia (Persero), terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung program circular economy melalui inisiatif
pemberdayaan masyarakat berbasis lingkungan. Salah satu langkah nyata tersebut diwujudkan melalui
pembentukan Program Bank Sampah Sehati di Kelurahan 3 Ilir, Palembang.

Program ini hadir sebagai solusi atas keterbatasan daya tampung Tempat Pengolahan Akhir (TPA), yang
kerap menjadi tantangan di berbagai daerah. Namun, alih-alih menjadi ancaman, warga Kelurahan 3 Ilir
justru mampu mengubah permasalahan tersebut menjadi peluang melalui pengelolaan sampah yang
bernilai ekonomi dan ramah lingkungan.

Program Bank Sampah Sehati diketuai oleh Asmuni, seorang local hero yang memiliki kepedulian tinggi
terhadap isu lingkungan. Inisiatif ini mulai berjalan sejak tahun 2025, setelah sebelumnya diawali dengan
penandatanganan komitmen bersama pengelolaan sampah antara unsur Muspika setempat dan Pusri
pada 10 Agustus 2023.Hingga saat ini, Bank Sampah Sehati telah memiliki 522 nasabah yang merupakan warga Kelurahan 3 Ilir.Melalui program ini, masyarakat berhasil mengurangi volume sampah yang dikirim ke TPA hingga rata- rata 1–2 ton per bulan.

Dalam implementasinya, pengelolaan sampah dilakukan secara terintegrasi. Sampah anorganik dipilah dan dikirimkan ke Bank Sampah Induk untuk didaur ulang, sementara sampah organik diolah menjadi pupuk kompos yang dapat dimanfaatkan kembali oleh masyarakat, khususnya untuk kegiatan pertanian dan penghijauan lingkungan.

Selain itu, peran aktif Asmuni sebagai penggerak juga menjadi kunci keberhasilan program ini. Ia tidak hanya mengelola bank sampah, tetapi juga menjadi mentor bagi warga dalam mengedukasi cara pemilahan sampah yang benar, sehingga meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat secara berkelanjutan.

VP TJSL Pusri, Rahmawati, menyampaikan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong ekonomi sirkular sekaligus menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.

“Program Bank Sampah Sehati merupakan wujud nyata komitmen Pusri dalam mendukung penerapan circular economy di tingkat masyarakat. Melalui program ini, kami ingin mendorong perubahan perilaku masyarakat dalam mengelola sampah sekaligus menciptakan nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan warga,” ujar Rahmawati.

Dengan adanya Program Bank Sampah Sehati, tercipta ekosistem pengelolaan sampah yang berkelanjutan, di mana limbah tidak lagi dipandang sebagai barang buangan, melainkan sebagai sumber daya yang memiliki nilai guna.

Ke depan, Pusri berharap program ini dapat terus berkembang dan direplikasi di wilayah lainnya, sehingga mampu memberikan dampak yang lebih luas dalam mendukung pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan serta memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi masyarakat.

Sumber: Tribun Sumsel
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved