Seputar Islam
Bacaan Doa Asyura Tepat pada 10 Muharram dan Tata Cara Melaksanakannya, Lebih Bagus Setelah Sholat
Sebagian ulama menyebutkan bahwa doa ini dapat dibaca langsung atau dengan tata cara melakukan shalat sunnah dulu sebanyak empat rakaat
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM -- Berikut adalah bacaan doa Asyura yang dapat kita amalkan tepat pada tanggal 10 Muharram. Untuk tahun ini 10 Muharram 1447 Hijriyah bertepatan pada Ahad 6 Juli 2025.
Amalan doa Asyura dapat dilaksanakan pada Sabtu petang 5 Juli 2025 selepas sholat Maghrib.
Doa Asyura:
Doa pertama
Bismillahirrahmanirrahim
حَسْبُنَا اللّٰهُ وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، نِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ. سُبْحَانَ اللّٰهِ مِلْءَ الْمِيزَانِ وَمُنْتَهَى الْعِلْمِ وَمَبْلَغَ الرِّضَا وَزِنَةَ الْعَرْشِ. لَا مَلْجَأَ مِنْ اللّٰهِ إِلَّا إِلَيْهِ سُبْحَانَ اللّٰهِ عَدَدَ الشَّفْعِ وَالْوِتْرِ. وَعَدَدَ كَلِمَاتِ اللّٰهِ التَّامَّاتِ كُلِّهَا، نَسْأَلُكَ السَّلَامَةَ بِرَحْمَتِكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ. وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللّٰهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ. وَهُوَ حَسْبُنَا وَنِعْمَ الْوَكِيلُ، نِعْمَ الْمَوْلَىٰ وَنِعْمَ النَّصِيرُ. وَصَلَّى اللّٰهُ عَلَىٰ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَىٰ آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ
Arab latin:
"Hasbunallaah wan mal wakil, ni mal maulaa wani man nashiir.
Subhaanallaahi mil-al miizaani wa muntahal ilmi wa mablaghar ridhaa wazinatal arsyi. Laa malja-a minallaahi illaa ilaihi subhaanallaahi adadasy syaf i wal witir. Wa adada kalimatillaahit taammaati kullaha, nas-alukas salaamata birahmatika yaa arhamar raahimiin. Walaa haula walaa quwwata illaa billaahil aliyyil azhiim. Wahuwa hasbunaa wani mal wakil, ni mal maulaa wani man nashiir. Washallallaahu alaa sayyidinaa muhammadin wa alaa aalihii washahbihii wasallam."
Artinya:
Cukuplah Allah yang menjadi penolong dan kami, dan Allah adalah sebaik-baik Pelindung. Maha Suci Allah sepenuh mizan (timbangan), setinggi ilmu, sebanyak keridhaan, dan setimbang Arsy.
Tiada tempat untuk menyelamatkan diri, dan tiada tempat untuk bersandar, melainkan kepada Allah. Maha Suci Allah sebanyak bilangan yang genap dan ganjil, dan sebanyak kalimat yang sempurna kesemuanya.
Saya memohon keselamatan kepada-Mu dengan rahmat-Mu, wahai Dzat Yang Maha Pengasih dan Maha Penyayang.
Dan, tiada daya dan kekuatan, melainkan dengan pertolongan Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Agung. Cukuplah Allah yang memeliharaku, tempatku berpegang, dan sebaik-baiknya Pemberi pertolongan.
Semoga Allah memberikan rahmat atas nabi kita, penghulu kami, Muhammad. Kemudian, juga kepada keluarga dan para sahabat nabi kesemuanya.
Doa kedua, dikutip dari nu.or.id
اَللَّهُمَّ يَا مُفَرِّجَ كُلِّ كَرْبٍ، وَيَا مُخْرِجَ ذِي النُّونِ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا جَامِعَ شَمْلِ يَعْقُوبَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا غَافِرَ ذَنبِ دَاوُدَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا كَاشِفَ ضُرِّ أَيُّوبَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا سَامِعَ دَعْوَةِ مُوسَى وَهَارُونَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا خَالِقَ رُوحِ سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حَبِيبِكَ وَمُصْطَفَاكَ يَوْمَ عَاشُورَاءَ، وَيَا رَحْمَنَ الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنتَ إِقْضِ حَاجَاتِنَا فِي الدُّنْيَا وَاْلآخِرَةِ، وَأَطِلْ أَعْمَارَنَا فِي طَاعَتِكَ وَمَحَبَّتِكَ وَرِضَاكَ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ، وَأَحْيِنَا حَيَاةً طَيِّبَةً، وَتَوَفَّنَا عَلَى اْلإِسْلاَمِ وَاْلإِيمَانِ، يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ وَصَلَّى اللهُ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِين ،
Arab latin:
Allahumma Yā mufarrija kulla karbin, wa yā mukhrija dzinnūn yauma 'Asyūrāa, wa yā jāmi'a syamli ya'qūba yauma 'āsyūrā a, wa yā ghāfira dzanbi dāwūda yauma 'āsyūra, wa yā kāsyifa dhurra ayyuba yauma 'āsyūra, wa yā sāmi'a da'wati mūsa wa hārūna yauma 'āsyūrāa, wa yā khāliqa rūkhi sayyidinā muhammadin shallallaahu 'alaihi wasallama habibīka wamusthafaka yauma 'āsyūrāa, wa yā rakhmanaddunyā wal ākhirah, lāilāha illa anta iqdhi hājātina fiddunya wal ākhiraj, wa athil a'marāna fī thā'atika wamahabbatika waridhāka, yā arhamarrahimīn, wa akhyina khayātan thayyibatan, watawaffana 'alalislāmi wal īmāni yā arhamarraakhīmin. washallallahu 'alā sayyidina muhammadin wa 'ala alīhi washahbibi wasallam, walhamdulillahi rabbil 'ālamīn.
Artinya:
"Ya Allah, Yang melepaskan setiap kesulitan, wahai Yang mengeluarkan Dzun Nun (Nabi Yunus) pada hari Asyura, wahai Yang mengumpulkan keluarga Nabi Ya’qub pada hari Asyura, wahai Yang mengampuni Nabi Dawud pada hari Asyura, wahai Yang melepaskan kesulitan Nabi Ayyub pada hari Asyura, wahai Yang mendengar doa Nabi Musa dan Nabi Harun pada hari Asyura, wahai Yang menjadikan roh penghulu kita.
Nabi Muhammad SAW , kekasih dan pilihan-Mu pada hari Asyura, wahai Tuhan dunia dan akhirat, Tiada Tuhan selain Engkau, Tunaikanlah hajat-hajat kami di dunia dan akhirat, dan panjangkanlah umur kami dalam ketaatan kepada-Mu, mahabbah (kepada)-Mu dan keridhaan-Mu, wahai Yang Pengasih di antara yang mengasihi.
Dan hidupkanlah kami dengan kehidupan yang baik, dan matikanlah kami dalam agama Islam dan iman, wahai Yang Pengasih di antara yang mengasihi. Semoga Allah mencurahkan shalawat dan salam atas penghulu kita, Nabi Muhammad dan ke atas keluarga dan sahabat beliau, dan segala pujian bagi Allah, Tuhan seru sekalian alam."
Dikutip dari laman baznas.go.id, doa Asyura dibaca setelah melaksanakan shalat Maghrib.
Sebagian ulama menyebutkan bahwa doa ini dapat dibaca langsung atau dengan tata cara melakukan shalat sunnah dulu sebanyak empat rakaat dengan dua kali salam.
Pada setiap rakaat membaca surat Al-Fatihah dan Al-Ikhlas sebanyak 50 kali. Setelah melakukan shalat sunnah, barulah doa Asyura dibaca. Doa ini bisa dibaca sebanyak 7 kali, namun lebih utama dibaca sebanyak 70 kali.
Menurut Imam Ibnu Hajar Al-Asyqalani, barang siapa membaca doa Asyura sebanyak 41 kali, maka hatinya tidak akan mati.
Sedangkan, menurut Sayyid Ali Al-Ajhuri, barang siapa membaca kalimat hasbunallah wa ni mal wakil ni mal maula wa ni ma nashir, maka Allah SWT akan mencegah segala kejelekan yang terjadi pada orang tersebut selama tahun tersebut.
Mengisi hari Asyura dengan berbagai ibadah dan doa merupakan cara untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT dan meraih keberkahan di bulan Muharram.
Selain itu, merenungi peristiwa-peristiwa penting yang terjadi pada hari ini juga dapat memperkuat iman dan menambah rasa syukur kita kepada Allah.
Demikian Bacaan Doa Asyura Tepat pada 10 Muharram dan Tata Cara Melaksanakannya, Lebih Bagus Setelah Sholat. (lis/berbagai sumber)
Baca juga: Arti Was-was dalam Pandangan Islam, Sering Datang Menghantui Manusia, Bacaan Doa & Cara Mengatasinya
Baca juga: Doa-doa dan Dzikir Dibacakan Malam 10 Muharram atau Hari Asyura, Mohon Keberkahan di Bulan ini
Baca juga: Arti Ya Robbi Sholli Ala Muhammad Ya Robbi Sholli Alaihi Wasallim, Bacaan Sholawat Al Barzanji
Baca juga: Arti Robbighfirli Warhamni Watub Alayya Lengkap Dalil, Doa Mohon Ampunan dan Waktu Mengamalkannya
Doa Asyura 10 Muharram
Doa Asyura
Doa Asyura dan Terjemahannya
Bacaan Doa Asyura 10 muharram
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
Hasbunallah Wanikmal Wakil Nikmal
Subhaanallahi mil al mizani
Teks Doa Sebelum dan Sesudah Baca Al Quran, Lengkap Tulisan Latin Serta Artinya |
![]() |
---|
Bacaan Doa Ketenangan Hati Serta Pikiran, Lengkap Tulisan Arab, Latin dan Artinya |
![]() |
---|
Bacaan Doa Pagi dan Sore Hari untuk Dirutinkan Setiap Hari, Tulisan Arab, Latin, dan Arti |
![]() |
---|
8 Contoh Kalimat Berita Duka dan Ucapan Duka Cita Islam untuk Orang yang Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Doa untuk Jenazah Wanita Versi Pendek dan Panjang, Allahummaghfirlaha Warhamha Waafiha Wafuanha |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.