Seputar Islam

Kumpulan Hadits Keutamaan Menjenguk Orang Sakit, Sebagai Hak Sesama Muslim hingga Didoakan Malaikat

Sesungguhnya seorang muslim bila menjenguk saudaranya sesama muslim maka ia terus menerus berada di khurfatil jannah hingga ia pulang (kembali)

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
GRAFIS TRIBUNSUMSEL/LISMA
KUMPULAN HADITS -- Ilustrasi tentang kumpulan hadits keutamaan menjenguk orang sakit, tulisan Arab, latin Arab dan artinya. 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Menjenguk sekaligus mendoakan untuk orang sakit baik perempuan ataupun laki-laki pada dasarnya termasuk ibadah yang disunnahkan oleh Rasulullah SAW. 

Menjenguk dan mendoakan kesembuhan orang lain, adalah perbuatan baik dan bagi yang mengamalkannya juga akan memperoleh pahala dari perbuatan baiknya itu.

Berikut adalah kumpulan hadits tentang keutamaan menjenguk orang sakit, mendoakan orang sakit lengkap bacaan Arab, latin Arab dan artinya dalam bahasa Indonesia, dikutip dari berbagai sumber salah satunya dari laman amaliah.id.

HADITS 1

Menjenguk Orang Sakit sebagai Hak Sesama Muslim

Rasulullah menganjurkan kita menjenguk orang sakit. Sebagaimana dalam sabda Nabi Muhammad SAW:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ "حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتٌّ: إذَا لَقِيْتــَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ، وَإِذَا دَعَاك


فَأَجِبْهُ، وَإِذَا اسْتَنْصَحَك فَانْصَحْهُ، وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهَ فَسَمِّتْهُ، وَ إِذاَ مَرِضَ فَعُدْهُ، وَإِذاَ ماَتَ


فاتـْبَعْهُ". (رَواهُ مُسلمٌ، بَابُ مِنْ حَقِّ الْمُسْلِمِ لِلْمُسْلِمِ رَدُّ السَّلَامِ برقم 2162)

 

Artinya:

Dari Abu Hurairah RA ia berkata: Rasulullah SAW bersabda: "Hak seorang muslim terhadap sesama muslim itu ada enam, yaitu:


-Jika kamu bertemu dengannya maka ucapkanlah salam,

-Jika ia mengundangmu maka penuhilah undangannya,

-Jika ia meminta nasihat kepadamu maka berilah ia nasihat,

-Jika ia bersin dan mengucapkan: Alhamdulillah maka doakanlah ia dengan Yarhamukallah (artinya = mudah-mudahan Allah memberikan rahmat kepadamu),

-Jika ia sakit maka jenguklah dan

-jika ia meninggal dunia maka iringilah jenazahnya'. (HR. Muslim, no. 2162).

 

HADITS 2

Tsauban mengabarkan dari Nabi Shalallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إِنَّ الْمُسْلِمَ إِذَا عَادَ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَرْجِعَ

“Sesungguhnya seorang muslim bila menjenguk saudaranya sesama muslim maka ia terus menerus berada di khurfatil jannah hingga ia pulang (kembali).” [HR. Muslim]

Apa itu khutfatil jannah? Khurfatil jannah adalah 

Dalam lafadz lain,

مَنْ عَادَ مَرِيْضًا، لَمْ يَزَلْ فِي خُرْفَةِ الْجَنَّةِ. قِيْلَ: يَا رَسُوْلَ اللهِ، وَمَا خُرْفَةِ الْجَنَّةِ؟ قَالَ: جَنَاهَا

“Siapa yang menjenguk seorang yang sakit maka ia terus menerus berada di khurfatil jannah.” Ditanyakan kepada beliau, “Wahai Rasulullah, apakah khurfatil jannah itu?”. Beliau menjawab, “Buah-buahan yang dipetik dari surga.”[HR. Muslim]

 

HADITS 3

Menjenguk orang sakit malaikat berdoa untuk si penjenguk orang sakit

Ali radhiallahu ‘anhu berkata, Aku pernah mendengar Rasulullah Shalallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَعُوْدُ مُسْلِمًا غُدْوَةً إِلاَّ صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ عَادَهُ عَشِيَّةً إِلاَّ صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ، وَكَانَ لَهُ خَرِيْفٌ فِي الْجَنَّةِ

Artinya:

“Tidaklah seorang muslim menjenguk muslim yang lain di pagi hari melainkan 70.000 malaikat bershalawat atasnya (memintakan ampun untuknya) hingga ia berada di sore hari. Dan jika ia menjenguknya di sore hari maka 70.000 malaikat bershalawat atasnya (memintakan ampun untuknya) hingga ia berada di pagi hari. Dan ia memiliki buah-buahan yang dipetik di dalam surga.” [HR. At-Tirmidzi]

HADITS 4

Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda:

إِذَا عَادَ الرَّجُلُ أَخَاهُ الْمُسْلِمَ مَشَى فِيْ خِرَافَةِ الْجَنَّةِ حَتَّى يَجْلِسَ فَإِذَا جَلَسَ غَمَرَتْهُ الرَّحْمَةُ، فَإِنْ كَانَ غُدْوَةً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُمْسِيَ، وَإِنْ كَانَ مَسَاءً صَلَّى عَلَيْهِ سَبْعُوْنَ أَلْفَ مَلَكٍ حَتَّى يُصْبِحَ.

“Apabila seseorang menjenguk saudaranya yang muslim (yang sedang sakit), maka (seakan-akan) dia berjalan sambil memetik buah-buahan Surga sehingga dia duduk, apabila sudah duduk maka diturunkan kepadanya rahmat dengan deras. Apabila menjenguknya di pagi hari maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar mendapat rahmat hingga waktu sore tiba. Apabila menjenguknya di sore hari, maka tujuh puluh ribu malaikat mendo’akannya agar diberi rahmat hingga waktu pagi tiba.” (HR. at-Tirmidzi, Ibnu Majah dan Imam Ahmad dengan sanad shahih).

Menjenguk orang sakit untuk melembutkan hati dan membuat sering bersyukur

روي أن رجلا جاء إلى عائشة أم المؤمنين رضي الله عنها فقال يا أم المؤمنين إن بي داء فهل عندك دواء قالت وما داؤك قال القسوة قالت بئس الداء داؤك عد المرضى واشهد الجنائز وتوقع الموت

Artinya:

Diriwayatkan bahwa ada seorang laki-laki datang kepada ‘Aisyah radhiallahu ‘anha, ia berkata,“Wahai Ummul mukminin, saya mempunyai penyakit, apakah engkau mempunyai obatnya?”. ‘Aisyah berkata, “apakah penyakitmu?”. Ia berkata, “kerasnya hati”. Maka ‘Aisyah berkata, “obat bagimu adalah mengunjungi orang sakit dan mengiringi jenazah dan bersiap-siap terhadap kematian.”

Demikian beberapa kutipan hadits tentang keutamaan menjenguk orang sakit dan mendoakannya. (lis/berbagai sumber)

Baca juga: Arti Syafakallah, Syafakillah, Syafahallah dan Syafahullah, Perbedaan Penggunaannya, Ucapan Doa

Baca juga: Arti Hadits Man Shollal Ghadhata Fii Jamaatin, Dahsyatnya Balasan Orang yang Sholat Subuh Berjamaah

Baca juga: Arti Hadits Man Shollal Ghadhata Fii Jamaatin, Dahsyatnya Balasan Orang yang Sholat Subuh Berjamaah

Baca juga: Hadits Tentang Keutamaan Amalan Sholawat, Man Sholla Alayya Sholatan Wahidatan dan Artinya

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved