Bulan Dzulhijjah

Hukum Puasa Sebelum Sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah, Tidak Makan dan Minum, Penjelasan Ulama

Artikel berikut akan mengulas Hukum Puasa Sebelum Sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah, Tidak Makan dan Minum, Penjelasan Ulama.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL
PUASA SEBELUM SHOLAT IDUL ADHA - Ilustrasi. Hukum Puasa Sebelum Sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah, tidak makan dan minum berdasarkan penjelasan ulama.  

TRIBUNSUMSEL.COM - Artikel berikut akan mengulas Hukum Puasa Sebelum Sholat Idul Adha 10 Dzulhijjah, tidak makan dan minum berdasarkan penjelasan ulama. 

Sebagian umat muslim masih mempertanyakan bahkan melakukan puasa sebelum sholat Idul Adha.

Mereka menahan diri dari makan dan minum sejak waktu imsak dan baru membatalkan setelah selesai menunaikan sholat Idul Adha

Lantas apa hukum puasa sebelum sholat Idul Adha pada 10 Dzulhijjah, tidak makan dan minum?

Mengutip laman online Kemenag Bali, terkait puasa atau menahan diri dari makan dan minum pada 10 Dzulhijjah sebelum Sholat Idul Adha terdapat perbedaan pendapat di kalangan ulama. 

Menurut ulama Syafiiyah, seseorang dianjurkan tidak makan atau imsak sebelum melaksanakan shalat Idul Adha, baik ia mau berkurban atau tidak. 

Anjuran tidak makan ini tidak berkaitan dengan kurban, melainkan berkaitan dengan pelaksanaan shalat Idul Adha.

Oleh karena itu, menurut ulama Syafiiyah, selama seseorang hendak melaksanakan shalat Idul Adha, baik dia mau berkurban atau tidak, maka dia terkena anjuran ini. 

Ia dianjurkan untuk tidak makan sebelum melaksanakan shalat Idul Adha, baik dia mau berkurban atau tidak. 

"Nabi SAW tidak keluar menuju lapangan di hari Idul Fitri hingga beliau makan dulu. Dan beliau tidak makan di hari Idul Adha hingga beliau selesai melaksanakan shalat". (HR. Tirmidzi)

Teks hadis ini menunjukkan Nabi SAW tidak makan di hari Idul Adha hingga beliau sholat. Karena itu, ulama Syafiiyah mengaitkan anjuran tidak makan di hari Idul Adha dengan pelaksanaan shalat Idul Adha, bukan dengan kurban. 

Sementara menurut ulama Hanafiyah dan Hanabilah, anjuran tidak makan atau imsak di hari Idul Adha berkaitan dengan kurban, bukan pelaksanaan shalat Idul Adha

Oleh karena itu, jika seseorang tidak akan berkurban, maka ia tidak terkena anjuran ini meskipun ia hendak melaksanakan shalat Idul Adha

Sebaliknya, jika seseorang hendak ia berkurban, maka dianjurkan untuk tidak makan terlebih dulu sebelum melaksanakan sholat Idul Adha.

Namun, jika seseorang makan sebelum salat Idul Adha, hukumnya tetap diperbolehkan dan tidak berdosa. 

Anjuran untuk makan setelah salat lebih kepada mengikuti sunnah Rasulullah dan sebagai bentuk penghormatan terhadap momen penyembelihan kurban.

Sementara itu, berpuasa pada hari Idul Adha (10 Dzulhijjah) dan hari-hari tasyrik (11–13 Dzulhijjah) adalah dilarang dalam Islam. 

Hari-hari tersebut merupakan waktu untuk bergembira, makan, minum, dan beribadah, bukan untuk berpuasa.

Dalam hal ini, umat Islam perlu membedakan antara puasa sunnah sebelum Idul Adha, seperti puasa Arafah pada 9 Dzulhijjah yang sangat dianjurkan dan larangan puasa pada hari raya itu sendiri.

===

Demikian Hukum Puasa Tidak Makan dan Minum Pada 10 Dzulhijjah Sebelum Sholat Idul Adha, Penjelasan Ulama.

Baca juga: Niat Puasa Tarwiyah 8 Dzulhijjah 1446 H Dibaca Rabu 4 Juni 2025, Keutamaan Mengamalkan

Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved