Berita Pendidikan
45 Contoh Narasi Raport TK/PAUD Kurikulum Merdeka 2025, Berisi Capaian Pembelajaran Anak
Contoh Narasi Raport TK/PAUD Kurikulum Merdeka 2025: Ananda Shea menunjukkan minat yang besar dalam musik dan gerak. Ia dengan antusias berpartisipasi
Penulis: Putri Kusuma Rinjani | Editor: Putri Kusuma Rinjani
TRIBUNSUMSEL.COM - Berikut contoh Narasi Raport TK/PAUD Kurikulum Merdeka 2025 yang bisa digunakan sebagai referensi.
Diketahui Narasi Raport merupakan salah satu bagian penting yang harus dilengkapi oleh guru pada saat kenaikan kelas maupun kelulusan.
Tak hanya di jenjang pendidikan Sekolah Dasar (SD), Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan Sekolah Menengah Atas (SMA), namun juga berlaku di jenjang pendidikan TK/PAUD.
Dengan adanya Narasi Raport TK/PAUD ini diharapkan dapat membantu guru, orang tua hingga murid itu sendiri dalam meningkatkan capaian pembelajaran.
Selengkapnya akan Tribunsumsel.com sajikan contoh Narasi Raport TK/PAUD Kurikulum Merdeka 2025 penuh motivasi untuk meningkatkan Capaian Pembelajaran (CP) siswa.
__________
Contoh Narasi Raport TK/PAUD Kurikulum Merdeka 2025
- Ananda Shea menunjukkan minat yang besar dalam musik dan gerak. Ia dengan antusias berpartisipasi dalam kegiatan musik, seperti bernyanyi dan bermain alat musik sederhana. Ia juga memiliki koordinasi tubuh yang baik dalam gerakan dan tarian.
- Dari segi motorik, Ananda Riona terlihat gesit dan lincah. Selain itu, terlihat Ananda suka bercerita akan tetapi masih malu-malu ketika tampil di depan kelas. Tapi tidak apa-apa, itu adalah perjalanan belajar. Bapak ibu sebaiknya terus mendukung hal tersebut. Semangat.
- Ananda Ardi akan saya ajak untuk lebih banyak terlibat dalam berbagai kegiatan yang mengutamakan kerja sama dan dengan teman, misalnya saja dalam berbagai permainan yang membutuhkan team building.
- Ananda Audi memiliki minat yang tinggi dalam eksplorasi dan observasi lingkungan sekitar. Ia gemar mengamati dan bertanya tentang benda-benda baru yang dilihatnya dan itu adalah tanda-tanda positif untuk perkembangannya.
- Ananda Nabila semakin rajin mengikuti kegiatan peribadahan yang dilangsungkan. Saat kegiatan ibadah bersama, Ananda Nabila juga selalu menyiapkan diri dengan baik, dan menjalankan kegiatan peribadahan dengan khidmat.
- Ananda Gisel menunjukkan kemampuan mengenal huruf dan angka dengan baik. Ia mampu membaca suku kata sederhana dan menulis nama sendiri dengan rapi. Ananda juga senang mendengarkan cerita dan mampu menceritakan kembali isi cerita dengan bahasa yang sederhana.
- Ayah dan bunda diharapkan mendukung kegiatan belajar Ananda Livy di rumah, mengulas kembali belajar Ananda ketika di sekolah, mendukung pemahaman yang sudah didapatkan, serta menambah pengetahuan baru bagi Ananda yang belum diketahuinya.
- Wah, Ananda Wibhy begitu hebat bunda! Apabila dilihat, ada banyak perubahan yang terlihat di semester ini. Misalnya dalam hal mengendalikan emosi. Di awal, Ananda sering tantrum, tetapi sekarang kita melihat ia mulai dapat mengendalikannya.
- Ananda Osma tidak pernah absen saat bergotong royong di kelas. Ia selalu hadir membantu saat temannya mengalami kesulitan. Misalnya saja ketika salah seorang kawan Ananda tidak bisa membuka kotak makan, Ananda selalu sigap membantu. Ananda pun selalu membantu membereskan mainan, dan sangat baik dalam bekerja sama, seperti saat menanam tanaman atau saat membersihkan ruang kelas.
- Ananda Ilmi juga selalu rajin merawat lingkungan sekitarnya. Ia tidak pernah membuang kemasan makanan/minuman sembarangan. Ananda juga selalu bergotong royong membersihkan lingkungan, menyapu, memilah sampah dan membuang sampah pada tempatnya.
- Terima kasih bunda, ayah, sudah menjadi orang tua terbaik. Ananda Rifkah masih butuh perhatian lebih intens lagi dari bunda dan ayah, dilihat dari sikap dan perilakunya selama ini. Sekolah terbaik tetap berasal dari lingkungan keluarga seorang anak.
- Ayah dan bunda bisa memberikan dukungan berupa keleluasaan untuk melakukan kegiatan belajar yang disukainya, seperti menggunakan benda-benda yang ada di rumah untuk belajar serta bekerja sama dalam berkegiatan sehari-hari, misalnya saja melibatkan Ananda Lita dalam menjaga kebersihan rumah, memasak, merawat lingkungan dan aktivitas lainya. Mengajak Ananda melakukan kegiatan positif adalah hal yang baik untuk pembiasaan ananda di rumah.
- Ananda Aulia mampu mengucapkan kalimat-kalimat doa dengan lancar tanpa terbata-bata.
- Ananda Ulfy menunjukkan kemampuan berhitung sederhana dengan baik. Ia mampu membedakan konsep besar dan kecil serta memahami konsep waktu seperti pagi, siang, sore, dan malam. Ananda juga menunjukkan ketertarikan dalam mempelajari bentuk dan warna.
- Ananda Linda menunjukkan perilaku melaksanakan ibadah sholat dengan disiplin dan semangat. Ia dapat mengucapkan doa sebelum dan sesudah makan dengan lancar. Ananda juga menunjukkan sikap hormat kepada orang tua dan guru serta memiliki rasa empati terhadap teman-teman.
- Syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa, Ananda Nita semakin mengenali dan semakin mampu menerapkan nilai-nilai keagamaan yang ia anut.
- Saya harap ayah dan bunda dapat membantu Ananda Fadilla untuk meningkatkan ketakwaannya dengan selalu bersama-sama beribadah dalam keluarga.
- Luar biasa, ada banyak pencapaian Ananda Aqilla di semester ini. Sekarang Ananda sudah mampu berdoa dengan baik, terbiasa mengucapkan 3 kata ajaib yakni terima kasih, maaf, dan tolong. Ini adalah fondasi penting untuk menanamkan adab dan sopan santun kepada anak.
- Kepedulian Ananda Ninis pada lingkungan dan sesama juga akan saya asah dengan melakukan kegiatan belajar yang lebih mengedepankan praktik ke lingkungan luar sekolah.
- Ananda Dwi menunjukkan minat yang tinggi dalam menggunakan teknologi. Ia mampu menggunakan tablet untuk bermain game edukasi dan menonton video. Ananda juga menunjukkan bakat seni dalam menggambar dan mewarnai.
- Saya memerhatikan ananda (sebutkan nama) telah menunjukkan perkembangan yang cukup baik, terutama soal mengenali huruf-huruf. Hingga saat ini huruf yang telah dipahami sudah lengkap. Namun, ananda (sebutkan nama) masih sering kesulitan memahami bedanya huruf L dan R, sehingga perlunya ketekunan dalam berlatih ke depannya. Salah satu metode yang saya ajarkan adalah dengan melengkapi huruf tersebut menjadi sebuah benda. Misalnya saja L untuk lalat dan R untuk Ramai.
- (Sebutkan nama) saat ini sudah semakin berani dan percaya diri untuk tampil di depan kelas. Ia awalnya malu-malu saat diminta untuk maju ke depan kelas dan sering kali bersembunyi di balik badan ibu guru. Namun, setelah teman-teman memberikan semangat padanya, (sebutkan nama) kini tak lagi malu-malu dan selalu tersenyum saat diminta maju ke depan kelas.
- Kemampuan ananda dalam mengingat sudah sangat baik. Ada sebuah aktivitas di dalam kelas yang diminta untuk mengingat nama-nama buah sesuai warnanya. Ananda dapat menyebutkan lebih dari 10 buah dengan benar. Tidak hanya itu saja, ananda juga pandai dalam menyebutkan nama buah sesuai warnanya.
- Tidak hanya menunjukkan kemampuan di bidang penguasaan pelajaran, ananda juga memiliki perkembangan dalam pendidikan karakternya. Sebelumnya ananda selalu fokus untuk menghabiskan sendiri makanan atau bekal yang dibawa dari rumah. Tetapi kini, ananda sering kali membagi-bagi bekalnya kepada teman-teman dan diikuti dengan yang lain. Hasilnya mereka saling bertukar bekal dan mencicipi makanan yang dibawa satu sama lain.
- Ibu guru berpesan agar ananda lebih sering berlatih membaca huruf A sampai Z. Ananda terlihat masih kesulitan mengingat huruf setelah M. Tetapi, usaha yang dilakukan oleh ananda sudah sangat bagus dan dapat ditingkatkan ke depannya.
- (Sebutkan nama) berhasil menyelesaikan tantangan berupa menyusun puzzle angka secara acak. Puzzle tersebut berisikan angka 1-10 yang diacak oleh ibu guru. Kemudian anak-anak diminta untuk menyusun angka tersebut secara berurutan. (Sebutkan nama) menjadi salah satu anak yang berhasil melakukannya dengan baik.
- Keberanian ananda untuk menyampaikan pendapat perlu diacungi jempol. Saat ibu guru bertanya tentang sesuatu, biasanya teman-teman yang lain terlalu malu untuk menjawabnya. Tetapi ananda justru dengan berani mengangkat tangan dan menyampaikan pendapatnya. Hal inilah yang ibu guru jadikan sebagai inspirasi bagi teman-temannya agar memiliki keberanian yang sama.
- Cobalah ananda membiasakan diri untuk bercerita dengan orang tua atau orang-orang terdekat. Ananda menunjukkan sikap yang cukup pendiam di dalam kelas, tetapi saat ibu guru ajak bicara ananda menunjukkan antusiasmenya dalam menjawab.
- Ananda (sebutkan nama) tampak memiliki potensi yang begitu baik terkait kesenian, terutama aktivitas menyanyi. Pada sebuah kesempatan anak-anak diminta oleh ibu guru untuk menyanyikan lagu favoritnya di depan kelas. Sebagian besar anak-anak menunjukkan rasa malu. Namun, ananda (sebutkan nama) justru bersemangat menyanyi di depan kelas dan mengajak teman-teman yang lainnya untuk ikut menyanyi.
- Ibu guru berpesan bagi ananda untuk berlatih lebih sering dalam menulis angka dari 1-20. Hal ini dikarenakan ananda sering kali dibuat bingung penulisan angka setelah 10. Tidak apa-apa merasa kesulitan, tetapi dengan berlatih cukup baik secara rutin, semoga kesulitan tersebut bisa teratasi.
- Pengenalan warna di luar warna primer cukup menjadi tantangan bagi para siswa, terutama mereka yang belum begitu mengenal terkait warna-warna. Awalnya ananda menunjukkan perilaku yang sama. Namun, seiring berjalannya waktu ananda dapat dengan mudah mengenal warna.
- Rasa ingin tahu yang dimiliki ananda sangat baik. Ananda sering kali menanyakan secara langsung tentang sesuatu yang tidak dipahami. Misalnya saja, saat ibu guru membawa alat berupa perforator atau pembolong kertas. Ananda mengangkat tangannya dan menanyakan nama sekaligus fungsi dari benda tersebut.
- Kebiasaan cuci tangan adalah hal yang perlu untuk diterapkan sehari-hari. Ananda sudah melakukan kebiasan tersebut dengan baik. Tidak hanya itu, ananda juga turut mengajak teman-teman yang lain agar selalu mencuci tangannya.
- Ananda memiliki kemampuan yang baik dalam berbicara dengan sopan. Ibu guru perhatikan ananda selalu mengucapkan "terima kasih", "maaf", dan "tolong".
- Saat bermain peran ananda (sebutkan nama) menunjukkan sikap malu-malu dan lebih sering bersembunyi. Padahal bermain peran adalah sesuatu yang seru dan menyenangkan untuk dilakukan bersama teman-teman. Ke depannya ibu guru akan memberikan kesempatan bagi ananda untuk memilih sendiri peran yang ingin ditampilkan dan tidak memaksakan mereka mengambil peran tertentu.
- Ananda (sebutkan nama) sudah sangat baik dalam menghafal doa-doa pendek. Tetapi ananda (sebutkan nama) masih sering bingung terkait kata awal dari bacaan tersebut, sehingga harus diberi tuntunan terlebih dahulu oleh ibu guru. Hal ini wajar terjadi dan diharapkan berlatih dengan lebih sering bisa membantu mengatasinya.
- (Sebutkan nama) sebelumnya memiliki kebiasaan menahan buang air kecil atau buang air besar. Akibatnya, sering kali (sebutkan nama) buang air kecil dan buang air besar begitu saja. Oleh karenanya, ibu guru membiasakan (sebutkan nama) untuk memberikan tanda saat merasa ingin melakukannya. Diharapkan kebiasaan ini dapat berlanjut ke depannya.
- Selesai bermain ananda sering kali lupa untuk membersihkannya. Hal ini juga diikuti dengan teman-teman lain yang pergi begitu saja setelah selesai bermain. Namun, ibu guru menanamkan kebiasaan untuk tidak meninggalkan tempat sebelum mainan tersebut dibereskan hingga rapi.
- Ibu guru berpesan kepada ananda untuk mengurangi kebiasaan menjahili teman satu meja atau yang sedang berada di dekatnya. Hal ini boleh dilakukan saat jam istirahat tiba. Namun, saat pelajaran masih berlangsung, usahakan untuk menghindari kebiasaan tersebut.
- Ananda menunjukkan sikap yang cukup sportif, terutama saat bermain bersama teman-temannya. Ada kalanya ananda menangis saat dinyatakan kalah selama mengikuti lomba atau pertandingan olahraga tertentu. Ibu guru mengajarkan kepada ananda untuk ikhlas dan mengapresiasi usaha yang telah dilakukannya.
- Ananda menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam tentang nilai-nilai agama. Ia mampu membaca doa harian dengan lancar, mengikuti praktik ibadah rutin, dan menghormati keyakinan orang lain. Sikapnya yang santun dalam berinteraksi mencerminkan nilai-nilai agama yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
- Ananda menunjukkan kemajuan dalam sikap baik, seperti berbagi dan membantu teman. Ia juga semakin peka terhadap perasaan orang lain, misalnya, dengan menghibur teman yang sedih. Konsistensinya dalam menunjukkan perilaku sopan dan bertanggung jawab menjadi fondasi penting untuk pembentukan karakter yang baik.
- Ananda mampu menghitung angka hingga 20 dan mengenal konsep sederhana, seperti penjumlahan dan pengurangan. Ia juga dapat mengenali bentuk dan pola yang lebih kompleks, menunjukkan perkembangan logika matematis yang baik.
- Ananda telah menunjukkan pemahaman awal tentang ajaran agamanya. Ia rajin mengikuti kegiatan keagamaan seperti doa bersama dan mampu menyebutkan doa-doa pendek dengan lancar. Sikapnya mencerminkan rasa syukur kepada Tuhan melalui perilaku yang baik dan santun terhadap orang di sekitarnya.
- Ananda mulai memahami pentingnya menjaga kebersihan dan kesehatan, seperti mencuci tangan sebelum makan dan merapikan mainan setelah bermain. Ia juga sudah memahami beberapa aturan keselamatan, seperti tidak berlari di dalam kelas, menunjukkan kemajuan dalam rasa tanggung jawab terhadap dirinya.
**
Artikel lainnya di google news.
Ikuti dan bergabung disaluran WhatsApp Tribunsumsel.
Narasi Raport TK/PAUD
Kurikulum Merdeka 2025
Tribunsumsel.com
Capaian Pembelajaran
Sekolah Dasar
Sekolah Menengah Pertama
Sekolah Menengah Atas (SMA)
Narasi Raport
Tata Cara Daftar Tes Kemampuan Akademik/TKA SMA 2025 Melalui tka.kemendikdasmen.go.id |
![]() |
---|
15 Soal TKA Bahasa Inggris SMA 2025 Beserta Kunci Jawaban, Referensi Belajar Siswa |
![]() |
---|
20 Contoh Soal TKA SMA 2025 Bahasa Indonesia dan Kunci Jawabannya, Bahan Belajar Siswa |
![]() |
---|
15 Contoh Soal TKA SMA 2025 Matematika Lengkap Kunci Jawabannya, Mudah Dipelajarai |
![]() |
---|
Link Daftar Tes Kemampuan Akademik TKA SMA 2025, Lengkap Syarat dan Tata Cara Pendaftaran |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.