Mata Lokad Desa

Dedikasi Kades Pelaju Romsan, Ubah Pola Hidup Masyarakat Jadi Lebih Sehat

Dengan dibangunnya MCK masyarakat bisa menerapkan hidup sehat dan tidak lagi ke sungai untuk buang air besar dan kecil menggunakan jamban. 

Tayang:
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Sri Hidayatun
ardiansyah/tribunsumsel.com
Kades Pelaju Romsa yang terus berupaya membangun desa untuk kepentingan masyarakay Desa Pelaju baik menggunakan dana desa maupun bantuan pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat. 

TRIBUNSUMSEL. COM, BANYUASIN - Desa Pelaju, merupakan salah satu desa yang ada di Kecamatan Rambutan Kabupaten Banyuasin yang saat ini dipimpin Kades Romsan.

Memiliki penduduk sebanyak 643 orang laki-laki dan 625 orang perempuan dengan total keseluruhan 1.268 orang penduduk.

Desa Pelaju sendiri, memiliki luas wilayah 1.500 hektare dengan mata pencarian mayoritas petani pekebun. 

Selama menjadi kepala desa, Romsan mengaku berupaya untuk melakukan pembangunan di semua lini. 

"Sudah kami laksanakan baik itu jalan usah tani yang mana selama ini, masyarakat untuk menuju ke kebun karet selama ini cuma jalan tanah.  Sekarang, alhamdulillah berkad ada dana desa, kami bisa memberikan manfaat kepada masyarakat berupa pembangunan jalan setapak menuju ke kebun masyarakat," katanya, Kamis (8/5/2025).

Tak hanya jalan usaha tani yang dilakukan pembangunan, Romsan juga terus membangun MCK yang mana selama ini masyarakat biasa buang air besar maupun kecil menggunakan jamban kayu.

Dengan dibangunnya MCK masyarakat bisa menerapkan hidup sehat dan tidak lagi ke sungai untuk buang air besar dan kecil menggunakan jamban. 

"Alhamdulillah, sekarang sudah bisa buang air besar dan kecil di MCK yang kami bangun. Saya ingin, lingkungan desa juga menjadi sehat. Makanya dimulai melalui MCK," ungkapnya. 

Baca juga: Jalan Desa Pelaju Banyuasin Rusak Parah, Kendaraan Sampai Harus Ditarik Traktor Sawah

Selain itu, untuk ketersediaan air bersih juga membangun sumur bor.

Sehingga saat musim kemarau, warga tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan air. Sejak adanya pembuatan sumur bor, masyarakat sangat terbantu.

Selain membangun jalan dan sumur bor, ia juga memberikan bantuan bedah rumah untuk warga yang kurang mampu.

Bedah rumah untuk masyarakat kurang mampu, selain menggunakan dana desa, juga pada tahun 2019 bantuan bedah rumah sebanyak 46 rumah dari kementrian perumahan rakyat.

"Bantuan ini tidak terlepas dari tanggan dingin Bupati Banyuasin Dr Askolani, yang tanggap akan kebutuhan kami di desa. Pastinya, semua pembangunan yang kami lakukan di desa, dari aspirasi masyarakat yang mengusulkan pada saat musrenbangdes tinggkat desa," pungkasnya.

Baca berita menarik lainnya di google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved