Berita Viral

4 Orang Tewas, Ini Kronologi 29 Santri Gontor Tertimpa Tembok di Magelang

Empat santri dinyatakan meninggal dunia setelah petugas berhasil mengevakuasi jasad mereka dari lokasi kejadian.

Youtube Tribun Jateng
PROSES EVAKUASI KORBAN- Evakuasi korban bencana tanah longsor di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Dusun Mangunsari, Desa Gadingsari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Jumat (25/4/2025). Kolam penampung air di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, alami roboh pada (25/4/2025) pagi.  empat orang santri tewas 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sebuah insiden tragis terjadi di Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, Sawangan, Kabupaten Magelang pada tanggal 25 April 2025.

Setelah tembok kolam penampung air di lingkungan pondok roboh, sebanyak 29 santri mengalami kecelakaan.

Empat santri dinyatakan meninggal dunia setelah petugas berhasil mengevakuasi jasad mereka dari lokasi kejadian.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Magelang, Edi Wasono, mengonfirmasi bahwa insiden ini terjadi pada saat jam-jam padat aktivitas santri, yaitu ketika mereka sedang antre untuk mandi menjelang pelaksanaan Salat Jumat.

Tembok kolam penampung air yang berada di belakang kamar mandi tiba-tiba runtuh dan menimpa para santri di bawahnya.

EVAKUASI DI PONPES GONTOR- Kolam penampung air di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, alami roboh pada (25/4/2025) pagi, sebanyak empat santri tewas.
EVAKUASI DI PONPES GONTOR- Kolam penampung air di lingkungan Pondok Modern Darussalam Gontor Kampus 5 Darul Qiyam, alami roboh pada (25/4/2025) pagi, sebanyak empat santri tewas. (Dokumentasi Polsek Sawangan)

Proses Evakuasi Korban

Edi Wasono menjelaskan bahwa pada saat kejadian, banyak santri yang berada di sekitar lokasi, sehingga situasi menjadi sangat berbahaya.

"Diduga fondasi kolam penampung air tersebut ambruk, hingga menyebabkan material beton jatuh dan menimpa para santri di sekitar lokasi kejadian," ujarnya.

Beberapa santri bahkan terjebak di antara dinding kamar mandi yang juga runtuh.

Setelah menerima laporan dari pondok pesantren, petugas gabungan dari BPBD, TNI, Polri, Tim SAR, PMI, relawan, dan Damkar dikerahkan untuk melakukan evakuasi.

Namun, proses evakuasi berlangsung cukup lama, sekitar 12 jam, dimulai dari pukul 11:00 hingga sekitar pukul 23.30 WIB.

Hal ini disebabkan oleh struktur bangunan yang terbuat dari beton, sehingga diperlukan pengeboran sebelum dapat mengangkat puing-puing yang menimpa korban.

Setelah kejadian, para ustadz di pondok langsung melapor ke instansi terkait, dan penanganan segera dilakukan meskipun proses evakuasi membutuhkan waktu yang cukup lama karena medan dan material yang berat.

Hingga malam hari, proses pembersihan reruntuhan dan pendataan masih terus dilakukan oleh petugas bersama pihak pondok.

Artikel ini telah tayang di TribunJogja.com dengan judul KABAR DUKA: 4 Santri Pondok Gontor Kampus 5 Magelang Meninggal Dunia Tertimpa Tembok

 

 

Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved