Berita Palembang
Harga Santan di Palembang Tembus Rp 45 Ribu per Kg, Tetap Dicari Ibu-ibu
Dari pantauan, santan murni yang dijual antara Rp 40-45 ribu per kilogram, di mana sebelumnya berkisaran Rp 25-30 ribu per kg.
Penulis: Mat Bodok | Editor: Shinta Dwi Anggraini
TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG -- Harga santan kelapa di warung-warung Kota Palembang ikut melambung naik dampak dari kelangkaan pasokan kelapa.
Dari pantauan, santan murni yang dijual antara Rp 40-45 ribu per kilogram, di mana sebelumnya berkisaran Rp 25-30 ribu per kg.
Tentunya kenaikan harga kelapa tersebut berdampak besar pada harga santan kemasan seperti santan satset kara dijual diwarung Rp 6 ribu sebelumnya hanya Rp 4 ribu per satset.
Susanti pedagang sayur di Kelurahan Sukabangun RT 42, mengatakan bahwa pasca lebaran Idul Fitri 1446 hijriah, bahan pokok khususnya santan kelapa murni dan santan bisa melambung naik di pasar palimo.
"Sekarang ini santan kelapa yang harganya tinggi. Satu ons bisa Rp 4 ribu dijual di pasar. Itupun santan super tidak kurang lagi," kata Susanti kenaikan santan ini sudah lama.
Namun meskipun mahal tetap dicari ibu rumah tangga (IRT).
Menurut Susanti, kenaikan santan kelapa disebabkan kenaikan kelapa ekspor kelapa lebih tinggi kebutuhan dalam negeri.
"Stok kelapa kurang, dan harga kelapa lebih mahal perbuah bisa Rp 15 ribu per buah bahkan lebih mahal.
Santan murni atau super dijual Rp 40 ribu - Rp 45 ribu per kg. Untuk santan biasa Rp 15 ribu - Rp 20 ribu per kg.
"Tentunya kualitas mutu berbeda santan murni dan santan biasa campuran," tutur Susanti seraya menunjukan kualitas santan murni.
Sementara itu, untuk harga santan kemasan seperti santan kara di pasaran dijual dengan harga Rp 5 ribu - Rp 6 ribu sebelumnya hanya di jual dengan harga Rp 4 ribu per satset.
"Sekarang ini ibu - ibu kesulitan mendapatkan santan kelapa, meskipun ada harganya selangit mencapai Rp 40 ribu per kg," kata Jubaidah pedagang sayur di 30 Ilir.
Bagi yang punya hajatan mau tidak mau harus membeli santan murni, untuk memasak sayur.
"Demi mempertahankan citarasa sayur, para ibu panggung tetap memilih santan super meskipun harganya selangit," tandas Jubaidah.
Baca artikel menarik lainnya di Google News
Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel
Menolak Diceraikan, Anak Polisi di Palembang Aniaya Istrinya Hingga Lebam, Lapor ke Polda Sumsel |
![]() |
---|
Parkside’s Hotel Palembang, Berada di Tengah Kota Tawarkan Fasilitas Lengkap dengan Konsep Modern |
![]() |
---|
Tegur Pemotor yang Ngebut dan Nyaris Diserempet, Mahasiswa di Palembang Malah Jadi Korban Penusukan |
![]() |
---|
Ngaku Dibegal Padahal Motornya Dijual, Pria di Palembang Buat Laporan Palsu, Berujung Diciduk Polisi |
![]() |
---|
Pembelian Beras Premium Dibatasi, Retail di Palembang Sebut Pasokan Terbatas |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.