Berita Palembang

Ini Kata Kapolda Sumsel Soal Laporan Warga Palembang Terhadap Willie Salim Imbas Konten Rendang

Laporan warga Palembang terhadap Willie Salim imbas konten rendang 200 kilogram hilang, sedang diproses di Polda Sumsel tepatnya Subdit

Penulis: Rachmad Kurniawan | Editor: Moch Krisna
TRIBUNSUMSEL.COM/RACHMAD KURNIAWAN
KAPOLDA SUMSEL : Irjen Pol Andi Rian R Djajadi saat dijumpai setelah salat Zuhur, Selasa (25/3/2025). Saat dikonfirmasi Jenderal bintang dua ini mengatakan kalau laporan terhadap Willie Salim akan dijadikan satu ke Polrestabes Palembang. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Laporan warga Palembang terhadap Willie Salim imbas konten rendang 200 kilogram hilang, sedang diproses di Polda Sumsel tepatnya Subdit V Siber Ditreskrimsus. Sejauh yang diketahui Polda Sumsel baru menerima dua laporan Willie Salim.

Tetapi dalam mempermudah proses penyelidikannya, laporan yang ada di Polda Sumsel akan dijadikan satu atau dilimpahkan ke Polrestabes Palembang.

Hal ini disampaikan Kapolda Sumsel, Irjen Pol Andi Rian R Djajadi saat dikonfirmasi, Selasa (25/3/2025).

"Saya nanti akan minta semua laporan yang muncul itu disatukan. Disatukan dalam artian, wilayah TKP-nya ada di wilayah Polrestabes Palembang. Biar Polrestabes yang menangani," ujar Andi.

Nantinya jumlah laporan di Polda Sumsel dan Polrestabes Palembang akan digabung dan dijadikan satu.

"Kita lihat berapa yang ada Polda berapa yang di Polrestabes. Yang ada di Polda akan dilimpahkan ke Polrestabes ya," katanya.

Sebelumnya Dirreskrimsus Polda Sumsel Kombes Pol Bagus Suropratomo Oktobrianto mengatakan, sejauh ini sudah ada dua laporan yang ditujukan ke Willie Salim.

"Sudah dua laporan yang masuk. Konstruksi pasalnya sementara ini tentang UU ITE. Sedang kami cek dan selidiki," kata Bagus.

Untuk membuktikan adanya pelanggaran dan pencemaran nama baik Kota Palembang, pihaknya masih melakukan penyelidikan.

"Kita sabar aja pelan-pelan, kami cek dulu, " katanya.

Kasubdit V Tipid Siber AKBP Dwi Utomo mengatakan semenjak kemarin, pihaknya sudah meminta keterangan dari tiga orang saksi atas dua laporan yang dibuat. Saksi tersebut berasal dari kalangan warga dan salah satu warga yang ada di lokasi masak rendang.

Masih butuh beberapa saksi lainnya untuk melengkapi keterangan dan berkas dari laporan yang dibuat. 

"Belum ada konfirmasi terkait saksi yang akan kami panggil hari ini. Pegiat sosial budaya dan warga sipil akan dipanggil. Baru setelahnya ahli ITE turut kami mintai keterangan. Kan pemanggilan saksi ini seusai KUHAP, " katanya.

(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved