Berita Viral

Menangis ke Dedi Mulyadi, Wanita Ini Curhat Adiknya Dibunuh 4 Tahun Lalu, Pelaku Belum Terungkap

Erpianah datang sambil menangis curhat ke Dedi Mulyadi atas kejadian menimpa adiknya jadi korban pembunuhan 4 tahun lalu dan pelaku belum terungkap

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Weni Wahyuny
Youtube Kang Dedi Mulyadi Official
WANITA CURHAT KE DEDI MULYADI. Erpianah datang sambil menangis curhat ke Dedi Mulyadi atas kejadian menimpa adiknya jadi korban pembunuhan 4 tahun lalu dan pelaku belum terungkap saat sedang memantau jalannya pembongkaran bangunan liar di Kali Sepak, Desa Srijaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jumat (14/3/2025) 

TRIBUNSUMSEL.COM - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mendadak dihampiri seorang wanita saat sedang memantau jalannya pembongkaran bangunan liar di Kali Sepak, Desa Srijaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Jumat (14/3/2025).

Wanita diketahui bernama Erpianah itu datang sambil menangis curhat ke Dedi Mulyadi atas kejadian yang menimpa adiknya.

Diungkap Erpianah, adiknya bernama Muhammad Sam’an Fadhila menjadi korban pembunuhan 4 tahun lalu dan pelaku hingga kini belum terungkap.

Baca juga: Mentang-mentang Dia Gubernur Marahnya Kades Srijaya usai Dedi Mulyadi Bongkar Bangunan Liar Bekasi

Adapun, Sam'an Fadhila disebut ditemukan tewas di saluran irigasi, Kampung Karang Getak, Desa Sukawangi, Kecamatan Sukawangi, Kabupaten Bekasi, pada 2021.

Saat itu, korban ditemukan tewas saat masih mengenakan seragam SMA.

"(Kasus pembunuhan adik) di Sukawangi, Tambelang, Pak," ujar Irma, sembari memperlihatkan foto adiknya semasa hidup. 

Dedi yang berdiri di samping Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa langsung merespons.

"Kasus pembunuhan?" tanya Dedi.

"Iya, Pak," jawab Irma.

"Waktu itu dibunuhnya di mana?" lanjut Dedi

"Dibunuhnya ditaruh di irigasi depan rumah, sudah terbunuh," ungkap Irma.

"Tapi pembunuhnya belum terungkap?" tanya Dedi kembali memastikan.

"Belum, Pak. Ini sudah jalan empat tahun," jawab Irma.

Mendengar hal itu, Mustofa langsung bergerak.

Ia menanyakan surat laporan kasus tersebut dan memberikan nomor telepon pribadinya kepada Irma untuk mengawal perkembangan kasus ini.

Dedi pun meminta Irma untuk segera menghubungi Mustofa agar kasus ini bisa ditindaklanjuti.

"Nanti WA-in, kasusnya apa, tahun berapa. Mudah-mudahan ada hikmahnya," ujar Dedi.

Sebelum beranjak, Irma mencium tangan Dedi sebagai bentuk terima kasih, berharap pertemuan tak terduga ini menjadi titik terang.

Suasana pembongkaran bangunan liar di Kali Sepak, Desa Srijaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi, mendadak berubah haru pada Jumat (14/3/2025).

Artikel telah tayang di Kompas.com dengan judul Tangis Perempuan di Hadapan Dedi Mulyadi, Empat Tahun Menanti Keadilan Adiknya yang Dibunuh

Baca berita lainnya di google news

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved