Berita Palembang

Hari Pertama Kerja, Ratu Dewa Cari Solusi Atasi Kemacetan Hingga Masalah Sampah di Palembang

Dalam diskusi dengan DPRD, Ratu Dewa menegaskan bahwa kemacetan di Palembang harus diselesaikan dengan pendekatan yang lebih komprehensif. 

Tayang:
Penulis: Arief Basuki Rohekan | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com
ILUSTRASI SAMPAH - Hari Pertama Kerja, Ratu Dewa Cari Solusi Atasi Kemacetan Hingga Masalah Sampah di Palembang 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Mengawali hari pertama kerja sebagai Walikota Palembang usai mengikuti orentasi kepala daerah atau retret di Akademi Militer (Akmil) Magelang Jawa Tengah. Ratu Dewa didampingi Wakil Walikota Prima Salam langsung bersilaturahmi dengan Forkopimda di kota Palembang, Senin (3/3/2025)

Setelah ke Kodim 0418/ Palembang, Kodam II Sriwijaya dan diakhiri ke DPRD Palembang

Dalam pertemuan bersama pimpinan DPRD Palembang, orang nomor satu di Palembang itu membahas sejumlah isu krusial, yang menjadi perhatian masyarakat, terutama masalah kemacetan dan sampah.

Dalam diskusi dengan DPRD, Ratu Dewa menegaskan bahwa kemacetan di Palembang harus diselesaikan dengan pendekatan yang lebih komprehensif. 

Menurutnya, tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pemerintah semata, tetapi perlu melibatkan berbagai pihak agar solusi yang dihasilkan benar-benar efektif.

"Persoalan kemacetan ini tidak bisa hanya diselesaikan pemerintah sendiri. Harus ada kajian mendalam yang melibatkan pakar transportasi, akademisi, kepala sekolah, hingga pihak kepolisian. Karena itu, kami berencana mengadakan Focus Group Discussion (FGD) agar semua pihak bisa duduk bersama dan menyusun strategi terbaik," kata Ratu Dewa.

Ia juga menekankan bahwa kebijakan transportasi harus mempertimbangkan pertumbuhan penduduk dan peningkatan jumlah kendaraan.

Pemerintah Kota Palembang akan mengkaji beberapa opsi, termasuk pengoptimalan angkutan umum, penerapan sistem lalu lintas berbasis teknologi, hingga kebijakan pembatasan kendaraan di titik-titik tertentu yang sering mengalami kemacetan parah.

Selain kemacetan, persoalan sampah juga menjadi perhatian utama.

Ratu Dewa mengakui bahwa masalah sampah kerap menjadi boomerang bagi pemerintah jika tidak dikelola dengan baik.

Karena itu, ia menegaskan komitmennya untuk meningkatkan sistem pengelolaan sampah di Palembang.

"Sampah ini persoalan serius yang harus kita atasi bersama. Kami sudah berkomunikasi dengan kementerian terkait untuk menerapkan program nasional berupa insinerator. Dalam waktu dekat, insinerator ini akan segera kami operasikan sebagai solusi pengelolaan sampah yang lebih efektif," jelasnya.

Selain itu, Pemkot Palembang akan memperbanyak tempat pembuangan sampah (TPS) serta meningkatkan kecepatan pengangkutan sampah dari berbagai titik di kota.

Untuk mewujudkan hal tersebut, tiga faktor utama harus diperkuat, yaitu sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana, serta ketersediaan anggaran.

"Kami butuh dukungan dari semua pihak, baik pemerintah, DPRD, maupun masyarakat. Tanpa kerja sama yang baik, permasalahan sampah ini tidak akan selesai dengan optimal," tambahnya.

Baca juga: Pemkot Palembang Terapkan Ganjil Genap Atasi Kemacetan, Begini Kata Pengamat Transportasi

Baca juga: Pemkot Palembang Bakal Terapkan Aturan Ganjil-Genap Untuk Kendaraan, Demi Atasi Kemacetan

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved