Berita Viral

Lion Air Benarkan Porternya Diduga Curi Emas Penumpang di Dalam Koper di Bandara, Terancam Sanksi

Pihak Lion Air akhirnya membenarkan terkait empat porternya yang terlibat dalam aksi pencurian emas penumpang di dalam pesawatnya.

Tangkapan layar Youtube Tribunnewsultra.com
PENUMPANG PESAWAT HILANG EMAS- Dihadapan petugas bandara wanita penumpang pesawat, menunjukan perhiasan emas hilang dari dalam koper saat melakukan penerbangan dari Makassar, Sulsel menuju Kendari, Sultra pada Sabtu (8/2/2025). Pihak Lion Air akhirnya membenarkan terkait empat porternya yang terlibat dalam aksi pencurian emas penumpang di dalam pesawatnya. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Pihak Lion Air akhirnya membenarkan terkait empat porternya yang terlibat dalam aksi pencurian emas penumpang di dalam pesawatnya.

Diketahui, ADJ (23) penumpang pesawat di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar histeris kehilangan emas dalam kopernya yang terjadi pada Sabtu (8/2/2025).

Adapun barang yang hilang meliputi cincin emas seberat 1,85 gram, gelang emas 2,98 gram, dan jam tangan warna hitam.

Pihak Lion Air membenarkan terkait dugaan keterlibatan porternyat dalam pencuiran emas penumpang.

"Benar," kata Corporate Communications Strategic of Lion Air, Danang Mandala Prihantoro saat dimintai konfirmasi Kompas.com terkait dugaan keterlibatan empat porter Lion Air dalam pencurian emas penumpang, Selasa (11/2/2025).

TERDUGA PELAKU - Seorang porter maskapai Lion Air yang diduga kuat membobol koper penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin diamankan Kepolisian Sektor Bandara Polres Maros.Selasa (11/2/2025).
TERDUGA PELAKU - Seorang porter maskapai Lion Air yang diduga kuat membobol koper penumpang di Bandara Sultan Hasanuddin diamankan Kepolisian Sektor Bandara Polres Maros.Selasa (11/2/2025). (Tangkapan layar Youtube Official iNews)

Danang memastikan, Lion Air saat ini sedang melakukan proses investigasi mendalam untuk mengetahui kronologi kejadian dan mengambil langkah-langkah yang diperlukan. 

Baca juga: Sosok Porter Terduga Pelaku Pencuri Emas Penumpang Pesawat di Bandara, Polisi Bakal Beri Sanksi

Menurutnya, proses investigasi yang dilakukannya bukan hanya melibatkan internal maskapai, melainkan juga pihak kepolisian. Danang juga memastikan hasil investigasi akan dipublikasikan.

"Nanti perkembangannya segera saya update. Segera saya sampaikan perkembangan investigasinya,” ungkap Danang. 

Saat ditanya mengenai sanksi yang bakal diberikan pelaku pencurian, Danang belum bisa memastikan sekarang. 

PORTER CURI EMAS PENUMPANG PESAWAT- Seorang penumpang penerbangan Makassar-Kendari histeris setelah emasnya raib dalam koper yang disimpan dalam bagasi pesawat, Sabtu (8/2/2024). Empat porter Lion Air di Bandara Hasanuddin Makassar diamankan pihak kepolisian setelah diduga mencuri emas milik seorang penumpang berinisial ADJ(23)
PORTER CURI EMAS PENUMPANG PESAWAT- Seorang penumpang penerbangan Makassar-Kendari histeris setelah emasnya raib dalam koper yang disimpan dalam bagasi pesawat, Sabtu (8/2/2024). Empat porter Lion Air di Bandara Hasanuddin Makassar diamankan pihak kepolisian setelah diduga mencuri emas milik seorang penumpang berinisial ADJ(23) (Tangkapan layar Youtube Tribunnewsultra.com)

Pihaknya berkomitmen untuk memberikan rekomendasi dan solusi yang tepat sesuai dengan prosedur dan kebijakan yang berlaku. 

"Lion Air senantiasa mengedepankan keamanan dan kenyamanan pelanggan,” tuturnya.

Danang juga mengingatkan penumpang untuk selalu menyimpan barang berharga di bagasi kabin, bukan di bagasi tercatat (saat check-in) 

"Kami mengimbau pelanggan untuk selalu menyimpan barang berharga di bagasi kabin dan mengawasinya secara langsung selama perjalanan, sesuai dengan ketentuan yang telah disosialisasikan," ujarnya. 

Ia menambahkan bahwa barang berharga, termasuk dokumen penting, barang elektronik, uang tunai, dan perhiasan, sebaiknya selalu disimpan dalam kabin demi keamanan. 

Terduga Pelaku Ditangkap

Sementara, Kapolres Maros, AKBP Douglas Mahendrajaya mengatakan telah menangkap seorang porter maskapai Lion Air di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

Sementara, 3 porter lainnya turut diamankan menjadi saksi.

"Kami telah mengamankan salah satu terduga pelaku dan masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut. Barang bukti yang hilang berupa satu cincin dan satu gelang dengan berat sekitar 4 gram,” jelas Douglas.

"Jadi TKP-nya di Bandara Hasanuddin Makassar, karena korban dari Makassar menuju ke Kendari," imbuhnya.

Terduga pelaku ditangkap di Bandara Sultan Hasanuddin Makassar.

"Dari hasil penyidikan ditemukan terduga pelakunya ada di Bandara Hasanuddin Makassar," terangnya.

Douglas menyebut pihak Lion Air telah menyerahkan empat orang porter yang diduga terlibat dalam kasus ini ke Polsek Bandara Polres Maros.

Polisi juga mengimbau masyarakat yang pernah mengalami kejadian serupa untuk segera melapor agar kasus serupa dapat diusut tuntas.

Bahkan pihaknya akan menindak tegas bagi karyawan yang melakukan pelanggaran.

"Kami akan menindak tegas pelaku kejahatan, siapa pun itu. Selain itu, kami juga mengimbau maskapai penerbangan untuk meningkatkan pengawasan terhadap barang bawaan penumpang serta memberikan sanksi tegas kepada karyawan yang terbukti melakukan pelanggaran,” tegas AKBP Douglas.

Kasus ini menjadi peringatan bagi maskapai penerbangan dan pengelola bandara untuk memperketat sistem keamanan bagasi guna menghindari kejadian serupa di masa mendatang.

Kronologi Kejadian

Insiden ini bermula ketika korban berinisial ADJ (26), seorang wiraswasta asal Ujung Pandang yang berdomisili di Kecamatan Baruga, Kendari, melakukan perjalanan udara menggunakan pesawat Lion Air JT 992 rute Makassar-Kendari, Sabtu (8/2/2025). 

ADJ awalnya menolak untuk menyerahkan koper berisi perhiasan emas dan laptop untuk disimpan di bagasi.

Namun, pihak bandara pada penerbangan tersebut memaksa koper miliknya untuk dimasukkan ke dalam bagasi.

Setibanya di Bandara Haluoleo Kendari, korban mengambil bagasinya. 

Namun, dirinya merasa ada yang tidak beres ketika melihat kondisi kopernya. 

Saat menerima koper dari bagasi, ADJ mendapati kunci kopernya telah rusak.

Ia langsung membuka koper dan memeriksa barang-barangnya. Ketika mengecek isi koper, ADJ menemukan bahwa perhiasan emas miliknya telah hilang.

Adapun barang berharga yang hilang dalam koper, yakni cincin emas 1,85 gram, gelang emas 2,98 gram, dan jam tangan warna hitam.

Korban Rugi Rp7,6 juta

Sementara, Kapolsek Ranomeeto, barang berharga yang hilang milik korban antara lain:

Cincin emas seberat 1,85 gram 

Gelang emas seberat 2,98 gram 

Jam tangan warna hitam 

Akibat pencurian ini, korban mengalami kerugian sekitar Rp 7,6 juta. 

Saat mengetahui kopernya rusak dan perhiasannya hilang, ADJ histeris dan mengamuk di Bandara Haluoleo Kendari. 

Aksinya pun terekam dalam video berdurasi 1 menit 45 detik, yang kemudian viral di media sosial. 

"Pas ada informasi kehilangan, pihak maskapai dan bandara sini melapor ke Bandara Hasanuddin dan petugas di sana langsung bergerak. Pelakunya sudah diamankan," ujar AKP Ansar. 

Kini, kasus ini masih dalam penyelidikan lebih lanjut oleh Polsek Maros, sementara keempat pelaku tengah diperiksa untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. 

Kompas.com masih berupaya menghubungi pihak Lion Air untuk meminta keterangan terkait diamankannya karyawan mereka. 

Sebelumnya, pihak Lion Grup mengaku tengah melakukan investigasi setelah emas milik penumpang hilang. 

"Saat ini kami telah berada di Makassar, investigasi terkait barang hilang salah satu penumpang," kata Humas Lion Grup Kendari Danang, dikutip dari TribunnewsSultra.com, Senin (10/2/2025).

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News  

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Lion Air Benarkan 4 Porternya Diduga Curi Emas Penumpang, Apa Tindak Lanjutnya?"

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved