Seputar Islam
Makna Hadits Bulan Sya’ban Bulan Diangkatnya Amal, Berikut Contoh Amalan yang Baik Dilaksanakan
Nabi suka dan senang saat amalan diangkat kepada Allah di bulan ini, beliau dalam kondisi baik, yaitu mengisinya dengan puasa.
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM --Ketika kita memasuki bulan Syaban, ini berarti satu bulan lagi kita akan memasuki bulan Ramadhan, bulan penuh ampunan dan rahmat.
Bulan Syaban tak kalah pentingnya. Dalam satu hadits, dijelaskan bahwa bulan Syaban adalah bulan diangkatnya amalan.
Berikut bunyi haditsnya:
Sahabat Usamah bin Zaid, dia berkata, “Aku bertanya kepada Nabi, “Ya Rasulullah, aku tidak melihat engkau sering berpuasa dalam satu bulan kecuali di bulan Sya’ban?”
Beliau menjawab,
ذلك شهر يغفل الناس عنه بين رجب ورمضان ، وهو شهر ترفع فيه الأعمال إلى رب العالمين ، فأحب أن يرفع عملي وأنا صائم
“Ini adalah bulan yang banyak dilalaikan orang, terletak antara Rajab dan Ramadan. Padahal Sya’ban adalah bulan diangkatnya amal kepada Tuhan yang mengatur semesta alam. Aku ingin, saat amalku diangkat, aku dalam keadaan berpuasa.”
Inilah peristiwa agung yang terjadi di bulan Sya’ban, diangkatnya amal perbuatan kita oleh malaikat pencatat amal untuk dilaporkan kepada Allah ‘azza wa jalla.
Nabi suka saat amalan diangkat kepada Allah di bulan ini, beliau dalam kondisi baik, yaitu mengisinya dengan puasa.
Dikutip dari konsultasisyariah.com, para ulama menjelaskan, bahwa proses pelaporan amal kepada Allah ‘azza wa jalla terjadi tiga kali:
1. Harian
2. Pekanan
3. Tahunan
Pertama, pelaporan amal harian.
Yaitu terjadi dua kali dalam sehari : pagi saat sholat subuh, dan sore saat sholat asar.
Dalilnya, hadis dari sahabat Abu Hurairah Radhiyallahu’anhu, “Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,
Hadits Bulan Sya’ban Bulan Diangkatnya Amal
hadits tentang bulan syaban
hadits perbanyak puasa di bulan syaban
Hadits Diangkatnya Amalan di bulan syaban
Tribunsumsel.com
Tribunnews.com
bulan syaban bulan yang sering dilalaikan oleh uma
| Materi Khutbah Jumat 24 April 2026 Bahasa Jawa Tentang Ibadah Haji, Singkat Mudah Dipahami |
|
|---|
| Zawwadakallahut Taqwa, Wa Ghafara Dzanbaka, Doa untuk Orang yang Mau Berangkat Haji |
|
|---|
| Hukum Memberi Oleh-oleh Sepulang Haji atau Umroh Lengkap Dalilnya, Adab Saat Menerimanya |
|
|---|
| Materi Khutbah Jumat Bahasa Sunda Terbaru Edisi 24 April 2026, Khidmat dan Menyentuh Hati |
|
|---|
| Hukum Jastip dan Minta Oleh-oleh kepada Jemaah Haji atau Jemaah Umroh Sepulang dari Tanah Suci |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ilustrasi-bulan-Syaban-bulan-diangkatnya-amal.jpg)