ASN Bandung Barat Korban KDRT

Penyebab Calvin ASN Bandung Barat di-KDRT Istri Hingga Wajah Lebam, Dulu Kenal Lewat Aplikasi Kencan

Calvin Chandra, ASN yang jadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga(KDRT) oleh istrinya di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat akui melakukan kesalahan

Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Moch Krisna
ig/adityaarthaz
Calvin Chandra, ASN yang jadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga(KDRT) oleh istrinya di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat akui melakukan kesalahan 

TRIBUNSUMSEL.COM - Calvin Chandra, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang jadi korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh istrinya di Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Meski babak belur di-KDRT, Calvin memilih mencabut laporan terhadap istrinya berinisial R.

Adapun penyebabnya, Calvin mengaku telah melakukan kesalahan yang memincu dianiaya sang istri.

Baca juga: Kondisi Calvin ASN Bandung Barat Diduga Korban KDRT Istri, Murung Peluk Keluarga usai Menghilang

Akibat kesalahan terhadap istrinya, Calvin mengalami sejumlah luka dan lebam.

"Korban mengakui salah dan menerima sikap dari istrinya yang marah dan tidak menerima atas perbuatannya," ujar Kapolsek Ciparay, Iptu Ilmansyah, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui sambungan telepon, Senin (20/1/2025).

Meski begitu, kata dia, korban dan keluarganya sempat melaporkan kejadian tersebut ke Polsek pada Rabu (15/1/2025). 
 
Dia menyebut, pelaporan itu, kata dia, dilakukan atas desakan dari keluarga korban. 

Menurut keterangan Calvin, ia sendiri tidak ingin melaporkan apa yang terjadi pada dirinya. 
 
Setelah membuat laporan, korban pun melakukan visum, kemudian dilakukan penyelidikan.

Rencananya proses penyelidikan dijadwalkan dimulai pada Sabtu (18/1/2025).

"Kemarin untuk memeriksa saksi yaitu istri korban," terangnya.

Baca juga: Gelagat Calvin ASN Bandung Barat Usai Nikahi Istri Berujung Kena KDRT, Blokir Kontak Keluarga

Namun, sebelum proses penyelidikan dilakukan, korban kembali mendatangi Polsek Ciparay untuk mencabut laporan.

Dia mengaku, tidak ada komunikasi dengan korban terkait pencabutan laporan tersebut.

"Sebelum kedatangan istri korban, si korban datang ke polsek jam 8 pagi dengan tujuan untuk mencabut laporan."

"Kami tidak janjian, tidak ada komunikasi sama sekali dengan korban atau keluarga," paparnya.

Sempat Tak Direstui Keluarga

Menurut keluarga korban, pria yang menjabat jadi ASN golongan III di Dispora Bandung Barat ini menunjukkan gelagat berbeda setelah menikahi istrinya berinisial R.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved