Seputar Islam

Sholawat Tarhim dan Artinya, Teks Arab dan Latin, Beserta Sejarah Lengkap

Sholawat tarhim dan artinya, teks Arab dan latin, beserta sejarah lengkap. Sholawat tarhim disusun Syeikh Mahmud Khalil Al-Husshari ulama Mesir.

Penulis: Vanda Rosetiati | Editor: Vanda Rosetiati
GRAFIS TRIBUN SUMSEL
Sholawat tarhim dan artinya, teks Arab dan latin, beserta sejarah lengkap. Sholawat tarhim disusun Syeikh Mahmud Khalil Al-Husshari ulama Mesir. 

TRIBUNSUMSEL.COM - Sholawat tarhim dan artinya, teks Arab dan latin, beserta sejarah lengkap, silakan disimak pada artikel berikut. 

Sholawat tarhim adalah adalah bacaan sholawat yang sering diamalkan umat muslim dan cukup populer.

Sholawat tarhim disusun Syeikh Mahmud Khalil Al-Husshari (1917-1980), seorang ulama qari ternama kelahiran Mesir dan lulusan Universitas Al-Azhar Kairo.

Sholawat tarhim diciptakan tahun 1959.

Berikut ini bacaan sholawat tarhim dan artinya, teks Arab dan latin:
 
الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَاإمَامَ الْمُجَاهِدِيْنَ ۞ يَارَسُوْلَ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَانَاصِرَ اْلهُدَى ۞ يَا خَيْرَ خَلْقِ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَانَاصِرَ الْحَقِّ يَارَسُوْلَ اللهْ • الصَّلَاةُ وَالسَّلَامُ عَلَيْكَ ۞ يَامَنْ اَسْرَى بِكَ مُهَيْمِنُ لَيْلًا نِلْتَ ۞ مَا نِلْتَ وَالأَنَامُ نِيَامْ وَتَقَدَّمْتَ لِلصَّلَاةِ فَصَلَّ كُلُّ مَنْ فِى السَّمَاءِ وَاَنْتَ الْإِمَامْ وَاِلَى الْمُنْتَهَى رُفِعْتَ كَرِيْمًا وَ سَمِعْتَ نِدَاءً عَلَيْكَ السَّلَامْ ۞ يَا كَرِمَ الْأَخْلَاقْ ۞ يَارَسُوْلَ اللهْ ۞ صَلىَ اللهُ عَلَيْكَ ۞ وَ عَلىَ عَلِكَ وَ اَصْحَابِكَ أجْمَعِيْنَ۞

Latin: 
Ash-shalaatu was-salaamu 'alaiyk, Yaa imaamal mujaahidiin, Yaa Rasuulallaah Ash-shalaatu was-salaamu 'alaaik, Yaa naashiral hudaa, Yaa khayra khalqillaah Ash-shalaatu was-salaamu 'alaaik, Yaa naashiral haqqi yaa Rasuulallaah Ash-shalaatu was-salaamu 'alaaik. Yaa Man asraa bikal muhayminu laylan nilta, Maa nilta wal-anaamu niyaamu, Wa taqaddamta lish-shalaati fashallaa kulu man fis-samaai wa antal imaamu wa ilal muntahaa rufi'ta kariiman wa ilal muntahaa rufi'ta kariiman wa sai'tan nidaa 'alaykas salaam, Yaa kariimal akhlaaq yaa Rasuulallaah, Shallallaahu 'alayka, Wa 'alaa 'aalika wa ashhaabika ajma'iin.

Artinya: 
"Sholawat dan salam semoga dilimpahkan padamu wahai pemimpin para pejuang, Yaa Rasulullah, sholawat serta salam semoga diberikan kepadamu wahai penuntun petunjuk Ilahi, wahai makhluk yang paling baik, sholawat dan salam semoga tercurahkan atasmu, Wahai penolong kebenaran, Ya Rasulullah. Sholawat dan salam semoga tercurahkan kepadamu. Duhai Yang Memperjalankanmu pada malam hari, Dialah Yang Maha Melindungi, Kau memperoleh apa yang engkau dapat sedangkan seluruh manusia tidur. Di belakangmu ada semua penghuni langit saat mengerjakan sholat dan engkau jadi imam, Kau diberangkatkan menuju Sidratul Muntaha sebab kemulianmu, dan suara ucapan salam atasmu kau dengar. Wahai yang sangat mulia akhlaknya, Ya Rasulullah, semoga salawat selalu dilimpahkan kepadamu, untuk keluarga dan sahabatmu."

Sejarah Sholawat Tarhim 

Dari laman tebuireng.online, memuat sholawat Tarhim diciptakan Syeikh Mahmud Khalil Al-Husshari (1917-1980), seorang qâri’ ternama lulusan Al-Azhar yang juga Ketua Jam’iyatul Qurra’ wal Huffadz (organisasi para penghafal Al-Qur’an) di Mesir.

Dalam pandangan Syeikh Mahmud Al-Husshari tartil bukan hanya ilmu yang mempelajarai cara membaca Al-Qur’an, tapi juga cara memahami bacaan yang baik dan benar. Yaitu melalui studi linguistik dan dialek Arab Kuno, serta penguasaan teknik pelafalan huruf per-huruf dan kata per-kata dalam al-Qur’an. Dengan begitu, tingkat kemurnian bacaan dan makna yang mendalam dari Al-Qur’an, dapat tercapai. Saking alimnya, Syeikh Mahmud Al-Husshari dijuluki sebagai Sheikh al-Maqâri’ (guru para ahli qira’ah).

Sholawat Tarhim pertama kali sampai ke Indonesia pada akhir tahun 1960an. Saat itu, Syeikh Mahmud Al-Husshari berkunjung ke Indonesia dan diminta merekam Sholawat Tarhim di Radio Lokananta, Solo. H

asil rekaman tersebut kemudian disiarkan oleh Radio Lokananta dan juga Radio Yasmara (Yayasan Masjid Rahmat), Surabaya. Dari sinilah awal mula Shalawat Tarhim menjadi populer di Indonesia.

Sholawat tarhim umumnya dibacakan sebelum berkumandang adzan terutama adzan subuh. 

===

Demikian ulasan Sholawat Tarhim dan Artinya, Teks Arab dan Latin, Beserta Sejarah Lengkap.

Baca juga: Teks Sholawat Badar Bahasa Indonesia, Lengkap Sejarah Penciptaannya

Baca berita dan artikel lainnya langsung dari google news

Ikuti dan bergabung di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved