Berita Viral
Viral Excavator di Mamuju Tengah Ditelan Bumi, Operator Selamat: Lambat 1 Menit, Saya Tenggelam
Saat itu alat berat tersebut masuk ke dalam tanah berlumpur yang ada di Dusun Rawa Makmur, Desa Saloadak, Kecamatan Tobadak.
TRIBUNSUMSEL.COM, MAMUJU TENGAH - Viral di media sosial excavator atau alat berat tenggelam bak ditelan bumi di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), Sulawesi Barat (Sulbar).
Saat itu alat berat tersebut masuk ke dalam tanah berlumpur yang ada di Dusun Rawa Makmur, Desa Saloadak, Kecamatan Tobadak.
Sopian (36), sang operator mengungkap detik-detik peristiwa itu hingga ia dapat selamat.
Sopian tidak menyadari excavatornya akan tenggelam.
"Nanti pengawas saya teriak 'lompat', baru saya sadar bahwa excavator yang saya operasikan akan tenggelam," jelasnya kepada Tribun-Sulbar.com, saat ditemui di lokasi, Senin (4/11/2024).
Awalnya, Ia mengaku tidak menyadari insiden tersebut.
Dikarenakan, saat itu dirinya fokus mengoperasikan alat berat.
Ia menjelaskan, bagian belakang excavator pertama kali tenggelam lalu disusul bagian lainnya.
"Pas saya sudah lompat dan mendarat, alat sudah tenggelam keseluruhan ke dalam tanah," ujarnya.
"Kejadiannya cepat sekali, lambat satu menit saja, saya ikut tenggelam," kenangnya.
Saat insiden terjadi, dirinya merasa bingung.
"Saya seperti mimpi dan tak percaya, sehingga itu yang membuatku bingung, untung pengawas saya terus berteriak agar melompat," ujarnya.
Ia bersyukur masih selamat atas insiden menegangkan tersebut.
"Mungkin Tuhan masih sayang sehingga masih memberi saya kehidupan," kuncinya.
Kata BMKG
Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar telah memastikan tanah bergerak di Dusun Rawa Makmur, Desa Saloadak, Kecamatan Tobadak, Kabupaten Mamuju Tengah disebabkan likuifaksi.
Kepala Bidang Observasi BMKG Wilayah IV Makassar, Jamroni mengatakan penyebab utama dikarenakan getaran ditimbulkan oleh alat berat excavator yang beroperasi di lokasi tersebut.
"Pergerakan tanah yang terjadi akibat tanah jenuh yang kehilangan kekuatannya,"
"Getaran ini diduga mengakibatkan lapisan tanah yang jenuh air berubah menjadi cairan sehingga tidak mampu menopang beban di atasnya. Sepertinya ada getaran dari alat berat, yang menyebabkan tanah di area tersebut, yang mungkin terdapat lapisan air di bawahnya, mengalami proses pencairan. Ini membuat tanah tidak stabil untuk menopang beban," jelas Jamroni.
Jamroni juga menyebutkan kemungkinan adanya lapisan tanah pasir yang jenuh air di bawah permukaan lokasi tersebut.
Namun, ia menegaskan bahwa fenomena likuifaksi ini bukan disebabkan oleh gempa bumi, melainkan akibat aktivitas alat berat.
"Dari pengamatan video, memang terlihat adanya pergerakan tanah yang diiringi keluarnya air dari lapisan bawah. Ini adalah karakteristik likuifaksi yang disebabkan oleh alat berat, bukan gempa," tegas Jamroni.
Ia menduga terdapat jalur air tanah yang cukup dangkal di sekitar lokasi tersebut, yang turut mempengaruhi terjadinya peristiwa ini.
Pusdatin BPBD Mateng, Ukky kepada Tribun-Sulbar.com saat dikonfirmasi, Minggu (3/11/2024) mengatakan, insiden terjadi saat dalam proses pengerjaan peningkatan jalan oleh sebuah perusahaan di desa Saloadak.
Insiden terjadi di bagian selatan Desa Saloadak dan mengakibatkan sebuah alat berat Excavator, mengalami kerusakan parah setelah tenggelam di jalan yang mengalami pergerakan.
Beruntung, operator excavator berhasil selamat dari musibah tersebut.
Menurutnya, lokasi tersebut adalah lahan gambut yang rentan terhadap penurunan muka tanah.
Serta, ketika musim hujan tiba, daerah tersebut memang sering tergenang air.
Ditambah, beban serta getaran alat berat yang bekerja di area tersebut diduga menjadi salah satu pemicu dimana material padat (solid), dalam hal ini berupa endapan sedimen atau tanah sedimen, menjadi seperti cairan (liquid).
"Dari laporan awal, panjang jalan terdampak mencapai sekitar kurang lebih 100 meter dengan lebar badan jalan kurang lebih sekitar 5 meter," jelas Ukky.
Saat ini, jalan tersebut dipastikan tidak bisa dilalui kendaraan karena kondisi amblas cukup parah.
Berdasarkan informasi dihimpun, atas insiden tersebut, tidak ada korban jiwa. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunsulbar.com dengan judul Cerita Operator Excavator Tenggelam di Mamuju Tengah: 1 Menit Telat, Saya Ikut Tenggelam
Baca berita lainnya di Google News
Bergabung dan baca berita menarik lainnya di saluran WhatsApp Tribunsumsel.com
Beredar Foto Ahmad Sahroni Diduga Hendak ke Singapura, Youtuber Ferry Irwandi Sebut Pengecut |
![]() |
---|
PENGAKUAN Saksi Mata Lihat Mobil Rantis Brimob Lindas Ojol Saat Bubarkan Demonstran, Semua Dihajar |
![]() |
---|
MOBIL Baraccuda Brimob Lindas Driver Ojol di Pejompongan, Korban Dikabarkan Meninggal Dunia |
![]() |
---|
Leganya Ridwan Kamil Hasil Tes DNA Buktikan CA Bukan Anaknya, Fitnah Lisa Mariana Terpatahkan |
![]() |
---|
Ini Pekerjaan Sintya Cilla Buat Denny Sumargo Syok, Rela Berkorban Uang Demi Ketemu Dj Panda |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.