Berita Banyuasin Bangkit
47 Kades Kabupaten Gianyar Bali ke Desa Sidomulyo Studi Tiru Desa Digital Pertama di Banyuasin
Desa Sidomulyo menjadi desa yang dituju 47 Kades asal Bali ini, untuk meligat Desa Digital pertama di Bumi Sedulang Setudung Banyuasin.
Penulis: M. Ardiansyah | Editor: Sri Hidayatun
TRIBUNSUMSEL. COM, BANYUASIN - Sebanyak 47 kepala desa Se- Kabupaten Gianyar Provinsi Bali melakukan studi tiru ke Desa Sidomulyo, Kecamatan Air Kumbang Kabupaten Banyuasin.
Desa Sidomulyo menjadi desa yang dituju 47 Kades asal Bali ini, untuk melihat desa digital pertama di Bumi Sedulang Setudung Banyuasin.
“Kami ingin studi banding,”kata Dewa Ngakan Ngurah Adi Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa.
Dengan studi tiru ke desa digital, dapat mengetahui bagaimana penerapan aplikasi desa digital tersebut.
“Kami ingin tahu bagaimana penerapannya,” katanya didampingi I Wayan Sukra Suyasa Ketua Forum Kades SE Kabupaten Gianyar.
Dewa ingin semua desa yang ada di Kabupaten Gianyar Bali pada Tahun 2025 mendatang, telah menerapkan desa digital terkait mengenai tata kelola pemerintahan, pelayanan kepada masyarakat dan lain sebagainya.
Baca juga: ASN Pemkab Banyuasin Dipastikan Dapat TPP di Tahun 2025, Anggarannya Rp 6 M Perbulan
"Saat ini zaman sudah canggih, oleh karena itu tentunya harus mengikuti perkembangan teknologi. Jika tidak akan tertinggal,”tegasnya.
PJ Bupati Banyuasin M Farid melalui Kadis PMD Banyuasin Rayan Nurdiansya mengatakan kalau Desa Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang ini merupakan desa digital pertama di Kabupaten Banyuasin.
“Desa digital pertama di Banyuasin, di launching Februari lalu,”katanya.
Tentunya dengan menjadi desa digital, dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat.
“Sekarang sudah era digitalisasi,”tukasnya didampingi Rahmat Kades Sidomulyo Kecamatan Air Kumbang.
Dengan pemanfaatan teknologi informasi ini, juga dibutuhkan untuk kemudahan dan penyelesaian tugas Pemerintah Desa mulai dari pembuatan surat menyurat, izin, pajak, pendataan penduduk, pemetaan, pelaporan dan perencanaan pembangunan menjadi jauh lebih mudah karena telah online/digital.
Pastinya banyak keuntungan yang diperoleh dari Desa Digital yaitu mempermudah akses informasi dan meningkatkan wawasan masyarakat, mempercepat pembangunan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat
meningkatkan kualitas dan mempercepat pelayanan publik.
“Tentunya keberhasilan desa digital membutuhkan kerjasama semua pihak,”pungkasnya.
| Bupati Askolani Serahkan Alsintan Kepada Brigade Pangan Banyuasin |
|
|---|
| Dari Banyuasin, Kolaborasi Bangun Pelayanan Kesehatan Maksimal di Sumsel |
|
|---|
| Pembangunan Jalan TPI Sungsang Banyuasin Akan Hidupkan Perekonomian |
|
|---|
| Banyuasin Raih Bhumandala Award 2025, Berhasil Mengimplementasikan Pemanfaatan Informasi Geospasial |
|
|---|
| Pemkab Banyuasin Gandeng Investor dari China, Bangun PDAM Hingga Pertanian di Banyuasin |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/47-Kades-Kabupaten-Gianyar-Bali-ke-Desa-Sidomulyo.jpg)