Berita Viral
Sosok Supriyani Guru SD di Konawe Selatan Ditahan Usai Dituding Aniaya Murid, PGRI Minta Bebaskan
Berikut sosok Supriyani SPd, guru di Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra) yang ditahan usai diduga menghukum anak muridnya...
Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Moch Krisna
Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri
TRIBUNSUMSEL.COM -- Kasus Supriyani guru honorer di Konawe Selatan (Konsel) ditahan usai dituding aniaya muridnya viral.
Adapun sosok Supriyani dikenal sebagai tenaga pengajar di sekolah dasar (SD) negeri 4 Baito.
Supriyani dilaporkan oleh orangtua muridnya berstatus polisi lantaran tak terima anak disebut dianiaya.
Dukungan pun datang dari rekan sejawat meminta Supriyani untuk dibebaskan.
Lantaran Supriyani disebut tidak melakukan penganiayaan melainkan hanya menegur murid yang nakal.
“Save Ibu Supriyani, S.Pd. Guru SDN Baito, Konawe Selatan. Ditahan Polisi karena menegur siswa yang nakal,” tulis pesan itu.
Supriyani saat ini juga tengah proses pemberkasan P3K.
“Mohon doa dan bantuannya Ibu Supriyani, S.Pd seorang guru honor yg sedang dalam masa pemberkasan P3K setelah honor bertahun2,” lanjut pesan viral di medsos tersebut.
Pesan itupun berisi kronologi kasus yang disebutkan diperoleh dari pihak sekolah.
Disebutkan, kejadian sudah terjadi lama dan berawal saat siswa mengalami luka goresan di paha dan melapor telah dipukul.
“Padahal, gurunya hanya menegur tidak memukul. Tapi orangtuanya tidak terima,” tulis pesan tersebut.
Baca juga: Farhat Abbas Diduga Sindir Pratiwi Noviyanthi, Sebut Buat Yayasan Untuk Ngemis Donasi:Kalo Mau Kerja
Bagian akhir pesan berantai itupun ditutup dengan desakan agar guru honorer yang dituding aniaya murid tersebut dibebaskan.
“Mohon disebarkan untuk membebaskan Ibu Supriyani SPd dan beliau segera mendapat keadilan,” tulis pesan itu.
Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia atau PGRI Kecamatan Baito, Hasna, mengatakan, pihaknya sedang melakukan rapat terkait permasalahan tersebut.
“Sementara rapat pak,” katanya dikonfirmasi TribunnewsSultra.com pada Senin (21/10/2024).
Disisi lain, Polres Konsel pun segera akan memberikan pernyataan resmi terkait duduk perkara kasusnya.
“Beberapa sudah saya balas. Tapi untuk efisiensi kita nanti keluarkan pernyataan resmi,” ujar AKBP Febry.
“Anggota Polsek Baito,” lanjutnya membenarkan sosok orangtua murid yang berkasus guru SDN Baito tersebut.
PGRI Mogok Mengajar
Seiring kabar penahanan guru SDN 4 Baito gegara dituding aniaya murid, beredar seruan mogok mengajar dari PGRI Kecamatan Baito, Konawe Selatan (Konsel), Sulawesi Tenggara (Sultra).
“Hasil Keputusan Rapat Bersama PGRI Baito Sikap Solidaritas Masalah Ibu Guru Supritani (tersangka),” tulis surat yang ditandatangani Hasnah selaku Ketua PGRI Baito tersebut.
Disebutkan, kepala sekolah TK, SD, SMP se-Kecamatan Baito setelah mengetahui kronologis kasus Ibu Supriyani SPd yang dipaparkan oleh Kepala SD Negeri 4 Baito.
“Pada hari ini Sabtu, tanggal sembilan belas bulan oktober tahun dua ribu dua puluh empat bertempat di Aula Kantor Korwil Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Baito, kami kepala sekolah mendukung dan sepakat untuk,” tulis surat tersebut.
Baca juga: Curhat Syifa Hadju Pertama Kali Didekati El Rumi, Berawal DM saat Olahraga
Baca juga: VIDEO Sosok Mirzan Meer Resmi Menikahi Artis Pevita Pearce, Pengusaha Sukses Keturunan Malaysia
Surat Nomor 420/13/PGRI/10/2024 tersebut berisi tiga poin, berikut kutipannya:
1. Mogok belajar untuk tingkat sekolah dari TK, SD sampai SMP di Kecamatan Baito dimulai dari hari Senin tanggal 21 Oktober sampai ada keputusan minimal penangguhan penahanan.
2. Siswa yang bermasalah dan yang menjadi saksi dikembalikan kepda orang tua masing-masing/dikeluarkan, dan sekolah se-Kecamatan Baito tidak boleh ada yang menerima siswa tersebut.
3. Kembalikan atau bebaskan Bu Supriyani, SPd ke sekolah.
(*)
Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com
Baca juga berita lainnya di Google News
Supriyani Guru Honorer
Kabupaten Konawe Selatan
Guru Honorer Konawe Selatan
Sekolah Dasar Negeri 4 Baito
| Kasus "Tendangan Kungfu" Berakhir Damai, Rakha Nurkholis Terima Maaf Fadly Alberto, Minta Jaga Emosi |
|
|---|
| Sosok Frendry Dona, Bos Narkoba DPO Bareskrim yang Kendalikan Bisnis Liquid Vape Etomidat |
|
|---|
| Bank BNI Kembalikan Seluruh Dana Gereja Aek Nabara Rp28 M, Suster Natalia: Terima Kasih Presiden |
|
|---|
| Ahmad Sahroni Soroti Tendangan Kungfu Fadly Alberto ke Lawan Berujung Minta Maaf: Pensiun Dini Tepat |
|
|---|
| Profil Rakha Nurkholis, Pemain Dewa United U20 Jadi Korban Tendangan Kungfu Fadly Alberto Hengga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Sosok-Supriyani-Guru-SD-di-Konawe-Selatan-H.jpg)