Harga Emas Hari ini

Harga Emas di Palembang Bertahan di Rp 7,7 Juta Persuku Pada Kamis, 26 September 2024

Harga emas yang beberapa hari ini mengalami kenaikan kini bertahan di angka Rp 7,7 juta persuku pada Kamis (26/9/2024).

|
Penulis: Hartati | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Hartati
Pengunjung tengah membeli emas di toko emas Makmur Jaya Perumnas Sako Palembang, Rabu (18/9/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Harga emas yang beberapa hari ini mengalami kenaikan kini bertahan di angka Rp 7,7 juta persuku pada Kamis (26/9/2024).

Harga yang emas perhiasan tersebut dengan kadar 92 persen yang dijual di toko emas Makmur Jaya Sako Perumnas Palembang.

Harga ini merupakan harga emas perhiasan dengan harga paling tinggi atau memecahkan rekor penjualan emas sepanjang masa yang ada hingga kini.

"Harga ini turun tipis jadi tidak ada perubahan sehingga masih berlaku harga kemarin," ujar Awi pemilik toko emas Makmur Jaya.

Harga emas meroket sejak sepekan belakangan ini dari harga Rp 7,5 juta menjadi harga Rp 7,7 juta bahkan fluktuatif kadang naik dan juga sempat turun harganya.

Penyebab utama harga emas ini naik karena efek ketegangan di timur tengah dan juga adanya stimulus jumbo yang diberikan oleh pemerintah China untuk mendorong ekonomi keluar dari deflasi dan kembali ke target pertumbuhan ekonomi pemerintah.

Baca juga: Harga Emas Kini Tembus Rp 7,7 Juta Persuku, Jadi Rekor Termahal Selama Ini di Palembang

Baca juga: Harga Emas di Palembang Tembus Rp7,6 Juta per Suku, Pecahkan Rekor Tertinggi Hingga September 2024

Sementara itu Pengamat Ekonomi Universitas Sriwijaya, Sukanto mengatakan salah satu penyebab harga emas naik karena tingginya permintaan di tengah situasi ekonomi dan geo politik yang masih memanas saat ini.

Menurutnya, jika permintaan naik maka berlaku hukum permintaan dan penawaran yakni saat permintaan tinggi harga akan mahal dan saat penawaran banyak maka harga turun.

"Permintaan emas semakin banyak dan jumlah terbatas membuat harganya terus naik di luar faktor lainnya karena emas memang produk save heaven," kata Sukanto.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

Ikuti dan bergabung saluran whatsapp Tribunsumsel.com

 

 

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved