Berita Viral

Keseharian Darwin Driver Ojol di Medan Meninggal saat Antre Pesanan, Hidup Sebatang Kara

Terungkap jika keseharian Darwin rupanya hidup sebatang kara dirumah peninggalan dari orangtuanya sehingga harus bekerja minta bantuan teman..

Penulis: Thalia Amanda Putri | Editor: Weni Wahyuny
Tribun Medan/HO
Darwin Driver Ojol Meninggal Dunia Antre Pesanan di Medan. Hidup Sebatang Kara, Darwin disebut Pekerja Keras. 

Laporan Wartawan Tribunsumsel.com, Thalia Amanda Putri

TRIBUNSUMSEL.COM - Terungkap keseharian Darwin Mangudut Simanjuntak (49) pengemudi ojol di Medan, Sumatera Utara yang meninggal dunia saat antre pesanan.

Selama ini Darwin rupanya hidup sebatang kara di rumah peninggalan orangtuanya.

Darwin juga diketahui belum menikah sehingga tak ada yang menemani.

"Baru tiga tahun ini lah dia tinggal di rumah orangtua, yang di rumah duka tadi," jelas Desman Simanjuntak, kakak korban dikutip dari Kompas.com, Selasa (13/8/2024).

Baca juga: Kondisi Terakhir Darwin Driver Ojol di Medan Meninggal Saat Antre Pesanan, Sempat Dibonceng Teman

Oleh sebab itu Darwin Simanjuntak pun bekerja serabutan demi memenuhi kebutuhan hidup.

Pekerjaan Darwin sebagai driver ojol pun tidak diketahui pasti oleh sang kakak.

"Tapi memang dia ada cerita soal keuangannya lagi sulit ke keluarga," ucap Desman.

Bahkan Desman bercerita, Darwin Simanjuntak pernah bekerja di Jakarta bersama keluarganya.

"Dia (Darwin) ini pekerja keras. Dulu dia kerja di Jakarta. Ikut-ikut kerjain proyek lah sama keluarga," kata Desman.

Selain itu, kata Desman, Darwin juga memiliki penyakit tertentu.

Tak hanya itu saja, Darwin yang hidup sebatang kara sempat kesulitan hingga harus meminta bantuan pada temannya.

Demi bisa tetap bekerja, Darwin pun meminjam akun driver ojol lain untuk ia gunakan.

Baca juga: Pilu Pengemudi Ojol di Medan Meninggal saat Antre Makanan Pesanan Pelanggan, Sempat Curhat Tak Makan

Baca juga: Kisah Anak Marbot Masjid Dapat Beasiswa Pendidikan di UID Ciamis, Hapal Alquran dan Berprestasi

Ketua Gabungan Ojek Roda Dua Medan Sekitar (Godams), Agam menyampaikan, Darwin baru-baru ini bekerja sebagai driver ojol.

Alasan yang Agam ketahui, Darwin menjadi driver ojol karena desakan ekonomi yang menghimpitnya.

"Jadi ada rekan driver ojol (wanita) yang bilang ke saya, bahwa akun ojolnya yang dipakai korban ini," ungkap Agam.

"Alasannya, karena kasihan lihat si korban lagi kesulitan ekonomi dan sebatang kara di Medan," tambahnya.

Meninggal Saat Bekerja

Diketahui jika pengemudi ojol, Darwin meninggal dunia saat tengah bekerja antre makanan pesanan pelanggan.

Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Budiman Simanjuntak, setelah kejadian pihaknya langsung meminta keterangan dari sejumlah saksi dan rekan korban.

"Dari keterangan rekannya, tadi malam korban sempat mengatakan kepada rekannya ini bahwa tidak makan," katanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan setelah itu warga pun melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian.

Petugas yang mendapatkan informasi itu pun langsung mendatangi lokasi kejadian dengan mendatangi tim Inafis dari Polrestabes Medan.

Hasil pemeriksaan sementara tim Inafis, tidak ada ditemukan tanda-tanda kekerasan dan diduga korban meninggal dunia karena sakit," kata Budiman.

Saat ini, jenazah korban telah di bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan, guna pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara, pria yang merupakan driver ojol tersebut juga sempat curhat ke temannya sebelum meninggal.

Darwin mengaku ke salah temannya di Jalan Cahaya, Kecamatan Medan Kota bahwa tidak makan.

"Rekannya ini sempat menegur korban, dengan berkata 'kalau capek berhenti atau istirahat'. Menurut keterangan rekannya ini, korban memang ada memiliki riwayat penyakit asam urat," sebut Kanit Reskrim Polsek Medan Timur, AKP Budiman Simanjuntak kepada Tribun-medan, Minggu (11/8/2024) dilansir dari Tribun Medan.

Baca juga: Kakak Ungkap Sosok Darwin Driver Ojol Meninggal Dunia Saat Antre Pesanan, Dikenal Pekerja Keras

Namun warga Jalan Pelita V, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan itu tetap bekerja menerima orderan.

Sang rekan menjelaskan pukul 08.30 WIB, rekannya ini melihat korban sedang berdiri di parkiran menunggu antrian pesanan.

"Tiba-tiba korban ini jatuh tersungkur. Lalu rekannya ini langsung mendatangi korban dengan memegang urat nadi pada bagian tangan dan lehernya," ucapnya.

Menurut rekannya, korban yang jatuh langsung tak bergerak.

Darwin lalu dinyatakan meninggal dunia di Jalan Sutomo Ujung, Kecamatan Medan Timur, pada Minggu (11/8/2024) pagi.

Kondisi Terakhir Darwin

Sebelum meninggal, Darwin sempat dibonceng temannya karena kondisinya kurang sehat.

Ia lantas datang ke lokasi warung jualan Mi di jalan Sutomo, Medan pada pagi sekitar pukul 08.30 WIB.

"Saat itu, DMS ini menerima orderan dari customer untuk membeli mi di lokasi," kata Budiman kepada Kompas.com melalui saluran telepon, Minggu (11/8/2024) dilansir dari Kompas.com.

"Nah, karena kondisinya kurang sehat, dibonceng kawannya lah ke lokasi," sambungnya.

Darwin driver ojol yang meninggal saat antre pesanan ternyata tinggal sebatang kara.
Darwin driver ojol yang meninggal saat antre pesanan ternyata tinggal sebatang kara. (KOMPAS.com/GOKLAS WISELY)

Namun tak lama sampai di lokasi, korban terjatuh dan pingsan.

Warga sekitar pun heboh, lalu, temannya langsung memeriksa kondisi DMS.

"Di situ lah, diperiksa urat nadi di tangan dan leher, rupanya DMS sudah meninggal dunia," ujar Budiman.

Mendapati informasi itu, petugas pun mendatangi lokasi untuk mengevakuasi korban.

Setelah itu, DMS dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

"Dari keterangan saksi, DMS ini rupanya menderita suatu penyakit. Kata kawannya, semalam DMS mengeluh tidak makan karena tidak punya uang," ucapnya.

"Makanya, untuk dapatkan uang dia tetap bekerja meski dalam kondisi sakit. Padahal sudah diingatkan kawannya, agar DMS jangan terlalu kelelahan," tambahnya.

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

(*)

Baca juga berita lainnya di Google News

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved