Olimpiade Paris 2024

Gregoria Akan Bertanding di Semifinal Olimpiade Paris, Sang Ayah Tak Bisa Nonton Gegara Bekerja

Gregoria Mariska Tanjung, pebulutangkis Indonesia lolos ke semifinal Olimpiade Paris 2024 usai menang lawan Thailand, Sabtu (3/8/2024).

NOC Indonesia/Naif Muhammad Al'as/Canon Indonesia
Gregoria Mariska Tanjung, pebulutangkis Indonesia lolos ke semifinal Olimpiade Paris 2024 usai menang lawan Thailand, Sabtu (3/8/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM - Gregoria Mariska Tanjung, pebulutangkis Indonesia lolos ke semifinal Olimpiade Paris 2024 usai menang lawan Thailand, Sabtu (3/8/2024).

Gregoria kini menjadi satu-satunya harapan Indonesia untuk meraih medali di bulu tangkis Olimpiade Paris 2024.

Dibalik kesuksesannya menembus semifinal, orang tua Gregoria nampaknya tidak bisa melihat perjuangan putrinya saat akan semifinal melawan An Se Young, Minggu (4/8/2024).

Ayahnya, Maryanto tidak bisa menonton putrinya tanding karena ada pekerjaan yang harus dilakukan.

Maryanto mengatakan akan tetap berjualan pakaian di pasar Wonogiri.

Apalagi, besok bertepatan dengan pasaran Pon.

"Saya besok berjualan di Pasar Purwantoro, ini pasaran Pon. Saya memang berjualan baju di pasar," ujarnya. Dikutip dari TribunSolo.com, Minggu (4/8/2024).

Dengan begitu ia mengaku belum tahu secara pasti apakah bisa melihat anaknya berjuang membawa nama Indonesia, meskipun hanya melalui layar kaca.

Namun ia mengaku bangga putrinya sukses melaju ke babak selanjutnya mewakili Indonesia di ajang olahraga dunia empat tahunan itu.

"Bangga. Harapannya untuk besok (semifinal) bisa main maksimal, syukur bisa menang. Yang terpenting bisa main maksimal, memberikan yang terbaik," ujarnya, Sabtu (3/8/2024).

Baca juga: Biodata Gregoria Mariska Tunjung, Pebulu Tangkis Lolos ke Semi Final Olimpiade Paris 2024

Ia menyebut komunikasi dengan putrinya lancar. Bahkan setiap selesai bertanding, Jorji selalu menghubungi orang tuanya mengabarkan hasil pertandingan.

"Komunikasi itu tetap. Setiap mau main selalu pamitan. Setelah main mengabarkan menang atau kalah begitu," katanya.

Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung merayakan kemenangan atas pebulu tangkis Thailand Ratchanok Intanon dalam pertandingan perempat final bulu tangkis tunggal putri Olimpiade Paris 2024 di Porte de la Chapelle Arena di Paris pada 3 Agustus 2024.
Pebulu tangkis tunggal putri Indonesia Gregoria Mariska Tunjung merayakan kemenangan atas pebulu tangkis Thailand Ratchanok Intanon dalam pertandingan perempat final bulu tangkis tunggal putri Olimpiade Paris 2024 di Porte de la Chapelle Arena di Paris pada 3 Agustus 2024. (Photo by ARUN SANKAR / AFP)

Maryanto mengaku juga masih sering memberikan evaluasi ke putrinya itu.

Pasalnya ia selalu menonton ketika anaknya bertanding sehingga bisa menilai permainannya.

"Harapannya bisa menang dengan An Se Young nanti. Tadi musuhnya juga lumayan berat," ujar dia.

Diketahui, Gregoria akan menghadapi unggulan Korea An Se Young di babak semifinal tunggal putri pada Minggu (4/8/2024) pukul 13.30 WIB.

Pebulutangkis Korea Selatan itu saat ini menduduki peringkat 1 dunia BWF.

Selain itu, Gregoria Mariska Tunjung belum pernah menang melawan An Se Young dalam tujuh kali duel.

Duel terakhir mereka terjadi saat Singapore Open 2024 Juni lalu.

Jorji harus takluk dua gim langsung meski sempat memberikan perlawanan sengit di gim kedua.

Pebulutangkis asal Wonogiri tersebut takluk dengan skokr 14-21, dan 21-23.

Gregoria Maju Semifinal

Sebelumnya, pertandingan Gregoria Mariska Tunjung vs Ratchanok Intanon di La Chapelle Arena itu berakhir dengan kemanangan Gregoria dalam dua gim langsung 25-23 dan 21-19 pada Sabtu (3/8/2024) siang.

Jorji sempat kesulitan pada game pertama tetapi bangkit dan menang mudah pada game kedua

Dengan kemenangan ini, Gregoria memperkecil rekor pertemuan atas Ratchanok Intanon dapat dua menang dari kesepuluh pertemuan mereka.

Jorji kini akan menghadapi An Se Young wakil Korea Selatan di babak semifinal

Jalan Pertandingan

Gim pertama, Gregoria Mariska langsung membuka untuk angka pertamanya.

Laga antara Gregoria Mariska Tanjung dan Ratchanok Intanon sempat sengit setelah interval kedudukan kembar tercipta dengan skor 8-8, 9 - 9 hingga jorji kembali unggul skor 11 - 10.

Setelah istirahat, kedua pemain ini kembali saling kejar-kejarang angka hingga berjalan 15-15

Di tengah laga Jorji kehilangan momen. Ketinggalan tiga angka melakukan kesalahan dua kali tekena net hingga skor tertinggal 18 - 15.

Semangat juang tinggi Gregoria perlahan bangkit dan mengubah skor menjadi imbang 19-19

Atlet asal Wonogiri ini sempat dapat gim poin pertama. Namun, Intanon dapat memaksa laga berlanjut ke drama deuce seusai skor seri 20-20 lewat pukulan drive.

Hingga akhirnya Gregoria menutup kemenangan di set pertama ini dengan skor 25-23.

Berlanjut ke gim kedua, Gregoria Mariska Tanjung dan Ratchanok Intanon jual beli serangan guna mencari poin dengan mengandalkan permainan agresif.

Babak kedua sempat sengit skor 2-2 hingga akhrinya Jorji mempelebar keunggulan jadi 14-6.

Serangan dari Gregoria lebih efektif hingga menorehkan 10 angka beruntun untuk membuat keunggulan jadi 19-6 sebelum smeshnya menyangkut di net dan memberikan angka bagi lawan 19-7.

Pukulan melebar dari Jorji dan keluar dari pinggir lapangan untuk membuat angka 19 -7.

Jorji pun menuntaskan game kedua dengan smesh keras yang membuat skor 21-9.

Baca juga berita lainnya di Google News

Ikuti dan Bergabung di Saluran Whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved