Berita Ogan Ilir Bangkit

Bupati Panca Ingatkan Relawan Damkar di Ogan Ilir Siap Bertugas Jelang Musim Kemarau

Mengingat musibah kebakaran bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu, sehingga perlu penanganan cepat untuk mencegah terjadinya korban jiwa.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Sri Hidayatun
agung/tribunsumsel.com
Bupati Ogan Ilir Panca Wijaya Akbar saat mengukuhkan Redkar di Tanjung Senai, Indralaya, pada awal Mei lalu. 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Bupati Panca Wijaya Akbar mengingatkan Relawan Damkar (Redkar) di Ogan Ilir untuk selalu waspada terhadap segala potensi kebakaran.

Mengingat musibah kebakaran bisa terjadi kapan saja tanpa mengenal waktu, sehingga perlu penanganan cepat untuk mencegah terjadinya korban jiwa.

"Sesuai komitmennya, Redkar bergerak cepat memadamkan kebakaran di daerah masing-masing," kata Panca, Jumat (21/6/2024).

Sebelumnya, Panca mengukuhkan 2410 Relawan Redkar yang bertugas di seluruh penjuru Ogan Ilir.

Dengan demikian, sebanyak 241 desa dan kelurahan di Ogan Ilir akan diisi oleh Redkar yang siap kapanpun memadamkan kebakaran.

"Jadi setiap desa maupun kelurahan di Ogan Ilir terdapat 10 orang Redkar," terang Panca.

Para Redkar ini diarahkan untuk membantu petugas Damkar dalam melaksanakan tugas dengan cepat dan tepat.

Panca menuturkan, selama ini Damkar kerap dipandang sebelah mata, bahkan dijadikan kambing hitam jika ada musibah kebakaran.

Baca juga: Gelar Safari Ramadan, Bupati Panca Ingatkan Masyarakat Waspada Aksi Kejahatan Jalanan di Ogan Ilir

"Sehingga ke depan tidak ada lagi cerita penanggulangan kebakaran lamban, petugas terlambat datang. Begitu ada kebakaran di desa itu, Redkar siap," pinta Panca.

Redkar di Ogan Ilir akan mendapatkan hak berupa insentif sebesar Rp 200 ribu per bulan, namun dibayarkan setiap triwulan atau sebesar Rp 600 ribu.

Selain insentif, Redkar juga akan mendapatkan layanan BPJS Ketenagakerjaan dari Pemkab Ogan Ilir.

"Untuk tahap awal, Redkar mendapatkan seragam dan sepatu. Nanti selanjutnya akan dianggarkan peralatan dan perlengkapan pemadam kebakaran untuk seluruh desa di Ogan Ilir," kata Panca.

Khusus para Redkar, lanjut Panca, ke depan akan dilatih secara berkala tentang teknik pemadaman kebakaran dan penyelamatan.

"Tugas Damkar dan Redkar bukan sekadar memadamkan api. Bisa juga misalnya mengevakuasi ular berbisa, hewan terjebak, warga yang kebanjiran dan lain-lain," jelasnya.

Baca berita menarik lainnya di google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved