Idul Fitri

Tercatat Ada 2 Titik Rawan Kemacetan di Ogan Ilir, Pengendara Diminta Tak Saling Serobot

Ditambah lagi aktivitas pemudik, di mana Ogan Ilir merupakan persimpangan perlintasan jalan arteri maupun jalan tol.

Penulis: Agung Dwipayana | Editor: Slamet Teguh
Tribunsumsel.com/ Agung Dwipayana
Kasat Lantas Polres Ogan Ilir AKP Nofrizal Dwiyanto mengatur arus lalu lintas di depan Pasar Indralaya, Selasa (9/4/2024). 

TRIBUNSUMSEL.COM, INDRALAYA - Sehari jelang Lebaran Idul Fitri, aktivitas pergerakan masyarakat terus meningkat di sejumlah pusat keramaian di Ogan Ilir.

Pasar-pasar maupun tempat perbelanjaan disesaki warga yang membeli kebutuhan Lebaran.

Pergerakan masyarakat yang cukup masif ini pun berpengaruh pada situasi lalu lintas di Ogan Ilir.

Ditambah lagi aktivitas pemudik, di mana Ogan Ilir merupakan persimpangan perlintasan jalan arteri maupun jalan tol.

Terdapat dua simpul kemacetan di Ogan Ilir selama arus mudik, yakni di Indralaya dan Tanjung Raja.

"Kedua lokasi tersebut terdapat pasar di mana aktivitas masyarakat sangat ramai terutama jelang Lebaran," kata Kapolres Ogan Ilir AKBP Andi Baso Rahman, melalui Kasi Humas AKP Herman Ansori, Selasa (9/4/2024).

Baca juga: Pembunuhan Sadis di Ogan Ilir, Pisau Masih Menancap di Punggung Korban Saat Dibawa ke Puskesmas

Baca juga: Satlantas Polres Ogan Ilir Gencar Sosialisasi SKB Pembatasan Angkutan Barang Selama Arus Mudik 2024

Personel Satlantas Polres Ogan Ilir bersama Dinas Perhubungan ditempatkan di dua lokasi tersebut, beberapa hari jelang arus mudik.

Menurut Herman, jangankan saat musim mudik, saat hari biasa pun arus lalu lintas terkadang sangat padat di kedua lokasi tersebut.

"Maka kami juga sudah mendirikan Pospam dan Posyan baik di Indralaya maupun Tanjung Raja. Tujuannya agar ditempatkan personel di situ yang siaga 24 jam selama arus mudik dan balik," terang Herman.

Polisi juga mengingatkan pengendara untuk tertib demi keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas.

Salah satu perilaku pengendara yang kerap menambah parah kemacetan adalah saling menyerobot jalan.

"Masyarakat terutama yang berkendara, hendaknya jangan saling menyerobot jalan demi keselamatan diri sendiri dan orang lain," pesan Herman.

 

 

Baca berita Tribunsumsel.com lainnya di Google News

 

Ikuti dan bergabung dalam saluran whatsapp Tribunsumsel.com

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved