Berita OKU
Warga Cegat Truk Batubara Melintas Pagi dan Siang Hari di OKU, Langgar Kesepakatan Jam Operasional
Warga OKU tergabung dalam Petisi Masyarakat OKU mencegat truk angkutan batubara yang nekat melintas dan parkir siang hari, langgar jam operasional.
TRIBUNSUMSEL.COM, BATURAJA - Warga Ogan Komering Ulu (OKU) tergabung dalam Petisi Masyarakat OKU mencegat truk angkutan batubara yang nekat melintas dan parkir di badan jalan depan Gedung Olahraga Baturaja OKU, Jumat (12/1/2024).
Truk batubara tersebut parkir dari depan RM Aneka Rasa (Simpang 4 Tugu Adipura ) hingga ke depan Masjid Islamic Center Baturaja
Akibat truk batubara yang parkir di badan jalan maka lebar badan jalan menyempit dan pengendara kendaraan lain yang melintasi jalan tersebut harus lewat bergantian.
Aksi cegat truk batubara dilakukan karena sopir truk batubara tersebut melanggar kesepakatan jam operasional.
Sebelumnya sudah disepakati jam beroperasi angkutan batu bara dilakukan malam hari sehingga tidak menganggu pengguna jalan lainnya.
Namun, nyatanya sopir angkutan batu bara masih membandel sehingga masyarakat kesal dan kembali turun ke jalan melakukan penyetopan Simpang Empat Tugu Adipura Baturaja.
Menurut Heri Jaya Putra aksi penyetopan armada batu bara ini akan dilakukan sampai tanggal 15 Januari 2024.
Selama dilakukan aksi penyetopan batu bara, tampak juga puluhan personel polisi dari Polres OKU bersiaga di lokasi.
Baca juga: Kebakaran di Prabumulih Jumat Dini Hari Hanguskan Bedeng 4 Pintu, 3 Korban Dilarikan ke RS
Koordinator Aksi dari Petisi Masyarakat OKU Antoni dan Heri mengatakan truk batu bara ini disetop oleh masyarakat karena beroperasi di pagi dan siang hari.
Padahal truk batubara ini mengangkut batu bara hingga 60 ton dan jelas melanggar aturan dan merusak jalan raya.
Belum lagi sopir truk terkdang ugal-ugalan di jalan raya sehingga mengancam keselamatan jiwa manusia.
Harusnya pengusaha batu bara membuatkan jalan khusus untuk angkutan batu bara, jangan melintas di jalan umum.
Tindakan tegas yang dilakukan masyarakat OKU ini karena angukutan batu bara dinilai sudah melanggar poin-poin yang disepakati Forum Lalu Lintas tanggal 11 Agustus 2023.
Salah satu poin yang dilanggar mengatur waktu melintas yang seharsnya baru boleh melintas pada mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB.
Namun kenyataannya saat ini mobil angkutan batu bara bebas melintas tanpa mematuhi waktu yang sudah disepakati bersama.
Menurut Heri Jaya Putra pada bulan Agustus 2023 lalu sudah dilakukan rapat Forum Lalu Lintas yang dihadir utusan dari Kodim 0403/OKU, Kabag Ops Polres OKU, Kasat Lantas Polres OKU, Dishub OKU, Sat Pol PP Polres OKU, Subdenpom II/4-4 Baturaja, Badan Kesbangpol, pengusaha transportir dan utusan masayarkat OKU yang melakukan aksi demo.
Kesimpulan hasil rapat tersebut, dengan dilaksanakannya Rapat Koordinasi Forum Lalu Lintas dalam rangka penertiban dan pangaturan angkutan barang di wilayah Kabupaten OKU tahun 2023 akan diambil langkah-langkah.
Langkah tersebut meliputi, membuat surat teguran kepada pelaku usaha batubara, mengatur waktu melintas angkutan batu bara, saat melintas di wilayah Kabupaten OKU (mulai dari Desa Batukuning Kecamatan Baturaja Barat sampai RM Siang Malam Kecamatan Baturaja Timur) mulai pukul 21.00 WIB sampai pukul 05.00 WIB.
Namun, kenyataannya saat ini mobil angkutan batu bara bebas melintas tanpa mematuhi waktu yang sudah disepakati tidak boleh melebih tonase, maupun dimensi dalam pengangktan barang.
Tidak diizinkan untuk berkonvoi di jalan lintas dan memberikan ruang kepada pengguna jalan lainnya.
Namun fakta di lapangan apa yang sudah disepakati dalam rapat Forum lalu lintas itu tidak diterapkan. (sripoku/leni juwita)
Baca berita lainnya langsung dari google news
| 2 Karyawan PT Jasa Angkutan Sejahtera OKU Mencuri di Tempat Kerja, Perusahaan Rugi Rp41 Juta |
|
|---|
| Warga OKU Sumsel Keluhkan Harga LPG 5,5 Kg dan 12 Kg Naik, Tembus Rp119 Ribu & Rp233 Ribu per Tabung |
|
|---|
| Detik-detik Rahmat Petani Karet di OKU Diserang Beruang, Korban Menyerang Balik dengan Golok |
|
|---|
| 317 Pelajar di OKU Ikuti Seleksi Paskibraka 2026, Target Tembus Nasional |
|
|---|
| Kisah Widodo Boyong Anak Istri Jalan Kaki 3 Bulan dari Semarang ke Muba Demi Pulang Kampung |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Warga-cegat-truk-batubara-melintas-siang-hari-di-OKU.jpg)