Chef Haryo Pramoe Meninggal Dunia
Bukan Jantung, Keluarga Ungkap Penyebab Meninggalnya Chef Haryo Pramoe, Diduga Demam Tinggi & Stroke
Pihak keluarga menegaskan meninggalnya Chef Haryo Pramoe bukan karena kegagalan dalam operasi jantung. Melainkan karena demam yang berkepanjangan.
Penulis: Aggi Suzatri | Editor: Kharisma Tri Saputra
TRIBUNSUMSEL.COM - Chef Haryo Pramoe mengembuskan napas terahir di usia 48 tahun setelah sempat menjalani perawatan di RS. Meilia Cibubur, Jakarta Timur.
Belakangan diketahui jika Chef Haryo Pramoe meninggal dunia akibat mengidap penyakit jantung.
Pasalnya, Chef Haryo sempat menjalani operasi besar yang disebut diseksi aorta (pemisahan lapisan dinding aorta) atas penyakit jantung yang ia idap.
Kendati demikian, keluarga menilai Haryo memiliki daya juang yang tinggi untuk bisa sembuh dari sakit jantungnya.
Baca juga: Penyebab Chef Haryo Pramoe Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun, Sempat Jalani Operasi Jantung
Sehingga, pihak keluarga menegaskan meninggalnya Chef Haryo Pramoe bukan karena kegagalan dalam operasi jantung.
Hal ini disampaikan oleh Hendro Pramoe, kakak dari Chef Haryo.
Dikatakan oleh kakak dari Haryo Pramoe, Hendro Pramoe jika sang adik bisa bertahan lebih lama.
Sejak 2019, Haryo Pramoe menurut keluarga telah berjuang untuk bisa terus melawan penyakitnya.
"Haryo itu menjalani operasi jantung Diseksi Aorta, itu 1 persennya hiduplah jadi udah dikasih perpanjangan waktu dari 2020 cukup lama hidupnya diperpanjang sampai 2023 ini," kata Hendro di kawasan Cileungsi, Jawa Barat, Kamis (21/12/2023) dilansir dari Tribunseleb.com.
"Jadi sebenarnya klep jantungnya itu sudah pakai besi dia," lanjutnya.
Baca juga: Postingan Terakhir Chef Haryo Sebelum Meninggal Dunia, Ungkap Soal Momen Jangan Dilupakan
Ditegaskan oleh Hendro meninggalnya chef Haryo Pramoe bukan karena kegagalan dalam operasi jantung yang ia lakukan melainkan demam tinggi selama seminggu.
"Cuma meninggalnya itu bukan karena kegagalan operasi jantung bukan, karena demam biasa," ujar Hendro.
Kemudian istri dari chef Haryo, Josephine Imelda memastikan penyebab meninggalnya sang suami karena demam yang berkepanjangan.
Haryo tidak bisa menahan rasa sakitnya itu.
"Ya mungkin karena demam terus stroke enggak kuat atau gimana gitu," ungkap Josephine Imelda.

Haryo Pramoe pun meninggal dunia di rumah saat ditemuikan terjatuh dari tempat tidurnya.
"Biasanya kalau kejadian itu kita cepat lariin ke rumah sakit Harapan Kita. Akhirnya pembantu saya telepon waktu saya lagi di kantor. ‘Bu bapak menggigil lagi’, yauda saya bilang kasih obat aja, saya suruh anak saya beli obat," ujar
"Pulang papanya udah jatuh. Nah terus dipanggil satpam, karena bapaknya berat badannya jadi minta tolong satpam. Begitu saya bilang balikin badannya, dia udah biru. Saya udah tahu itu udah enggak ada," lanjut Imelda.
Keluarga berusaha untuk membawa chef Haryo ke rumah sakit namun nyawa penyanyi jebolan AFI ini tidak tertolong.
Haryo meninggal dunia siang ini pukul 12.00 WIB, Kamis (21/12/2023).
Baca juga: Sosok Chef Haryo Pramoe Meninggal Dunia Penyakit Jantung, Sempat Hijrah Setelah Cerai dan Bangkrut
Sebelum dikabarkan sakit, pembawa acara Harmoni Alam ini sempat menghilang dari layar kaca sejak 2015.
Melalui unggahan Instagramnya, pada tahun 2021 lalu, Terlihat, tubuh Haryo Pramoe dipenuhi alat medis saat terbaring di kasur rumah sakit.
Ia sempat menjelaskan adanya pembuluh darah besar aorta yang pecah di dalam tubuhnya.
Jika tak ditangani, hal itu diakui Chef Haryo bisa menyebabkan kematian mendadak.
Bahkan ia divonis hanya memiliki peluang hidup 70 persen pada tahun 2019 silam.
Chef Haryo juga sempat menuliskan keterangan jika donor darah akan di lakukan pada Rabu, 29 September 2021 di PMI pusat Jalan Kramat Raya saat jam kerja.
Ia meminta bantuan kepada netizen untuk bisa membantu mendonorkan darah golongan O+.
Lama tak muncul di layar kaca, kehidupan chef kondang satu ini ternyata mengalami banyak perubahan.
Buat Lagu Lirik Bak Isyaratkan Pergi
Keinginan terakhir Chef Haryo sebelum meninggal dunia, buat lagu tentang perjalanan operasi jantung.
Chef Haryo Pramoe meninggal dunia akibat sakit jantung setelah sempat menjalani perawatan di RS. Meilia Cibubur, Jakarta Timur.
Diceritakan adik Chef Haryo, Hendro Pramoe bahwa sang kakak sebelum meninggal dunia menuliskan lagu bak mengisyaratkan ingin pergi.
Adapun dalam lagu itu juga menceritakan perjalannya yang jatuh sakit hingga di operasi.
"Haryo itu lagi nulis lagu tentang ketuhanan, liriknya kayak orang mau pergi melihat cahaya, menceritakan perjalanan dia dari operasi sampai sekarang," jelas Hendro Pramoe. Dilansir Youtube MANTUL Infotainment, Kamis (21/12/2023).
"Intinya liriknya itu menuju cahaya kembali kepada Allah," sambungnya.
Tak hanya itu, sikap Haryo belakangan ini dinilai banyak berubah, kini Chef Haryo semakin humanis dan baik kepada orang lain.
"Semakin kesini dia itu semakin toleran orangnya dan semakin humanis dan baik orangnya. Dia juga tidak menghakimi orang," tuturnya.
Sementara terkait firasat keluarga tidak ada, namun sebelumnya Chef Haryo sempat kekeh ingin bertemu keluarga yang jatuh sakit.
"Gak ada firasat cuma dia itu kekeh mau kerumah saya mau lihat mama mau tensi, terus dia bilang mau ketemu mama," terangnya.
Chef Haryo pula sempat berpesan kepada anak-anaknya untuk menjadi pribadi yang baik meski ia tidak ada.
"Dia pesan ke anak-anaknya walaupun dia ditinggal dia akan mendoakan dari belakang, kamu harus jadi pribadi yang baik," tuturnya.
Baca berita lainnya di google news
Tribunsumsel.com
Chef Haryo Pramoe Meninggal Dunia
Berita Selebriti
Penyebab Meninggalnya Chef Haryo
Pesan Terakhir Chef Haryo Pramoe Sebelum Meninggal Dunia, Ingatkan Ini Kepada Anak Meski Telah Tiada |
![]() |
---|
Keinginan Terakhir Chef Haryo Sebelum Meninggal Dunia, Buat Lagu Lirik Bak Isyaratkan Pergi |
![]() |
---|
Kronologi Chef Haryo Pramoe Meninggal Dunia Sempat Mengeluh Kedinginan Hingga Jatuh, Wajah Biru |
![]() |
---|
Postingan Terakhir Chef Haryo Sebelum Meninggal Dunia, Ungkap Soal Momen Jangan Dilupakan |
![]() |
---|
Penyebab Chef Haryo Pramoe Meninggal Dunia di Usia 48 Tahun, Sempat Jalani Operasi Jantung |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.