Pemilu 2024

Curhat Prabowo Jika Kalah Lagi di Pemilu 2024 Nanti, Sebut Tak Masalah: Sudah Buktikan Berkali-kali

Curhat Prabowo Jika Kalah Lagi di Pemilu 2024 Nanti, Sebut Tak Masalah: Sudah Buktikan Berkali-kali

Tribunnews.com/Mario Christian Sumampow - Tribunnews.com/Igman
Curhat Prabowo Jika Kalah Lagi di Pemilu 2024 Nanti, Sebut Tak Masalah: Sudah Buktikan Berkali-kali 

TRIBUNSUMSEL.COM - Inilah curhat Prabowo Subianto saat ditanya kemungkinan jika dirinya kalah lagi dalam pemilu 2024 mendatang.

Hal tersebut ia katakan di acara Musyawarah Kerja Nasional III Majelis Ulama Indonesia (MUI) di Jakarta, Sabtu (2/12/2023).

Menurut Calon presiden (capres) nomor urut 2 tersebut dirinya akan legawa jika kalah lagi dalam pemilu yang akan datang.

Seperti diketahui, Prabowo telah berkali-kali maju ke kontestasi pemilihan presiden (pilpres).

Ia pertama kali ikut bertarung pada Pilpres 2009. Kala itu, ia maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) mendampingi Megawati Soekarnoputri dan kalah.

Kemudian, pada Pilpres 2014 dan 2019, Prabowo maju sebagai capres.

Ia menggandeng Hatta Rajasa pada 2014 dan Sandiaga Uno pada 2019.

Gibran Rakabuming Raka, bakal calon presiden berpasangan Prabowo Subianto dijadwalkan akan melakukan safari politik di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada 11 atau 12 November.
Gibran Rakabuming Raka, bakal calon presiden berpasangan Prabowo Subianto dijadwalkan akan melakukan safari politik di Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada 11 atau 12 November. (TRIBUN SUMSEL/ARIEF BASUKI ROHEKAN)

Namun, lagi-lagi Prabowo kalah. Mantan Danjen Kopassus itu kalah bersaing dengan Joko Widodo (Jokowi).

Kini pada gelaran 2024, Prabowo kembali maju sebagai capres dengan menggandeng putra sulung Presiden Jokowi, Gibran Rakabuming Raka, sebagai cawapres.

"Saya datang di hadapan rakyat dan saya minta mandat. Kalau rakyat memberi mandat kepada saya, saya siap berkerja untuk bangsa dan negara."

"Kalau rakyat tidak memberi mandat ya tidak masalah dan saya sudah buktikan berkali-kali," tuturnya, Sabtu.

Sementara itu, Ketua Umum Gerindra itu menegaskan akan terus mencoba selagi ada kesempatan.

Ia melihat bagaimana Indonesia masih memiliki masalah yang sama dari waktu ke waktu.

"Ada kesempatan lagi, maju lagi, minta lagi, enggak dikasih lagi, ada kesempatan ya maju lagi."

"Tapi saya lihat tuh kok masalahnya masih sama ya masalahnya adalah kekayaan bangsa Indonesia tidak tinggal di Indonesia," ucapnya.

Ia pun mengeklaim memahami apa yang terjadi sehingga meminta mandat rakyat Indonesia untuk memimpin bangsa ini.

"Saya ingin diberi mandat. Saya ingin untuk diberi kesempatan memimpin bangsa dan negara ini karena saya merasa bahwa saya paham, saya mengerti apa yang sedang terjadi kepada bangsa kita," jelasnya.

Curhat Bukunya Tak Laku

Selain minta mandat rakyat, pada momen tersebut, Prabowo juga sempat curhat buku karangannya tidak laku di pasaran.

Judul buku yang ia buat ialah Paradoks Indonesia dan Indonesia Menang.

"Saya bikin beberapa buku. Menurut saya, buku saya bagus, tapi enggak laku. Buku saya tidak laku sedih dong," jelasnya.

Meski demikian, pria yang menjabat sebagai Menteri Pertahanan (Menhan) itu tidak kapok dan tetap membuat buku.

Prabowo mengaku, sering membagikan buku karangannya cuma-cuma atau gratis ketika ia menghadiri beragam kegiatan.

"Buku yang bagus memang belum tentu laku. Ya sudahlah aku bikin buku lagi, aku bagi-bagi saja," tuturnya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com 

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved