Berita Muara Enim untuk Rakyat
Antisipasi Gagal Panen, Pemkab Muara Enim Bantu Sumur Bor dan Pompa Air Buat Koptan
Menurut Ulil, pada musim tanam selanjutnya, yakni pada bulan Maret - Juli, ini bisa antisipasi sebelum memasuki kemarau dan petani bisa panen.
TRIBUNSUMSEL.COM,MUARAENIM- Mengantisipasi dan meminimalisir ancaman gagal panen pada musim kemarau, Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perternakan (TPHP) Muara Enim telah melakukan pemetaan wilayah persawahan di Bumi Serasan Sekundang dan membantu kelompok tani (Koptan) berupa sumur bor dan pompa air.
"Musim kemarau biasa di lalui setiap tahun. Sebab awal musim kemarau mulai bulan Juli - Oktober. Biasaya petani menanam padi sampai tiga musim tanam. Mulai tanam bulan Nopember dan panen nya bulan Feberuari," jelas Kepala Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perternakan (TPHP)Muara Enim, Ir Ulil Amri, Rabu (20/9/2023).
Menurut Ulil, pada musim tanam selanjutnya, yakni pada bulan Maret - Juli, ini bisa antisipasi sebelum memasuki kemarau dan petani bisa panen.
Dan untuk sawah rawa lebak musim tanam bulan Maret - April dimana panennya bulan Agustus - September.
Baca juga: Kemarau Panjang, Pemkab Muara Enim Gelar Sholat Istisqa dan Doa Bersama
Baca juga: Pemkab Muara Enim Bidik Usaha Cepat Panen, Dari Ikan Lele Hingga Sayuran
"Untuk yang tanam rawa lebak masih terkena kemarau namun serapan airnya masih ada karena tahun ini kemarau basah masih ada turun hujan sehingga dapat membantu tanam tumbuh padi. Begitu juga dengan sawah tadah hujan proses tanamnya terjadi bulan Maret dan April, mengalami dampak kemarau biasanya di penghujung," jelasnya.
Untuk antisipasi agar tidak mengalami gagal panen, lamjut Ulil, pihaknya akan membantu kelompok tani (Koptan) dengan sumur bor dan pompa air.
Diharapkan dengan adanya bantuan sumur bor dan pompa air untuk suplay air ke areal persawahan akan lancar yang akhirnya bisa meminimalisir gagal panen.
Baca berita menarik lainnya di google news
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Kepala-Dinas-Tanaman-Pangan-Holtikultura-dan-Perternakan-TPHP-Ir-Ulil-Amri.jpg)