Berita Palembang

Hari Pertama Kerja, Ratu Dewa Pj Walikota Palembang Minta Petakan Masalah Hingga Kelurahan

Hari pertama kerja, Ratu Dewa Pj Walikota Palembang meminta semua jajaran Pemkot Palembang hingga tingkat kelurahan untuk memetakan masalah.

Penulis: Edison | Editor: Vanda Rosetiati
TRIBUN SUMSEL/HARTATI
Hari pertama kerja, Ratu Dewa Pj Walikota Palembang meminta semua jajaran Pemkot Palembang hingga tingkat kelurahan untuk memetakan masalah di wilayah masing-masing. 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Hari pertama kerja, Ratu Dewa Pj Walikota Palembang, meminta semua jajaran Pemkot Palembang hingga tingkat kelurahan untuk memetakan masalah apa yang dihadapi di wilayah kerjanya masing-masing untuk memudahkan mengatasinya nanti.

Ratu Dewa ingin pelayanan benar-benar dirasakan masyarakat sehingga jangan ada kendala dan harus segera dicari solusi jika ada hambatan. 

"Saya kasih waktu 15 hari untuk pemetaan dan kendala khususnya wajah Kota Palembang, saya minta lurah dan camat cek lapangan masing-masing," kata Dewa saat memimpin rapat di ruang Parameswara, Selasa (19/9/2023).

Hasil rapat koordinasi memetakan empat poin yakni pertama, pelayanan publik yang lebih baik di seluruh pelayanan pemerintahan di Pemkot Palembang sebab jika layanan tidak baik maka kebutuhan hidup untuk masyarakat, administratif, dan sosial budaya akan terhambat.

Baca juga: Pertama Ngantor, Elman Pj Walikota Prabumulih Masih Tempati Ruang Sekda, Kumpulkan Pejabat

Kedua, infrastruktur perkotaan yang terpadu dan merata yang berwawasan lingkungan jalan dan penerangan merupakan prasarana yang dapat mendukung perekonomian dan membentuk struktur ruang.

"Ke depan dengan membangun dan memperbaiki infrastruktur khususnya di bidang bina marga dapat mendukung segala sektor demi mewujudkan keamanan masyarakat," kata dia.

Ketiga, mewujudkan smart city. Dewa mengatakan, penata kelolaan lingkungan yang harmonis antar ekosistem terkait, pengembangan masyarakat digital yang sehat, inovatif dan produktif.

"Perlunya fasilitas hotspot atau wifi di beberapa titik sudut Kota Palembang sebagai tempat yang produktif untuk kalangan millenial secara gratis ke depan," kata dia.

Kemudian keempat, pemerataan kualitas kesehatan dan pendidikan. Menurutnya ada sekitar 17 persen pelayanan air bersih di Kota Palembang belum dapat terlayani dengan baik padahal air bersih kebutuhan utama sehari-hari.

"Saya ingin saat ada aduan masyarakat benar-benar ditindaklanjuti bukan cuma sekedar didengarkan saja tanpa bertindak dan jangan sampai ada pungli sebab kalau saya temukan akan langsung saya pecat," ujarnya.

Baca berita lainnya langsung dari google news

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved