25 Contoh Kritik dan Saran untuk Guru Sekolah yang Baik Benar dan Sopan

Artikel ini berisi 25 contoh kritik dan saran untuk guru sekolah yang baik benar dan sopan untuk disampaikan.

Tayang:
Tribun Sumsel
Ilustrasi guru 25 Contoh Kritik dan Saran untuk Guru Sekolah yang Baik Benar dan Sopan 

Laporan content writer intern, Jaris Mirza Alfarid

TRIBUNSUMSEL.COM- Kritik yang baik selalu di barengi dengan saran. Dengan saran tersebut ditambah di setiap kritik, terlihat bahwa kritik tersebut berbobot.

Kritik dan saran dapat diberikan kepada siapapun, tetapi harus ingat dengan tata krama dan bertutur lembut dalam menyampaikannya.

Penerima kritik dan saran bisa saja teman, guru, orang asing, dan bahkan benda-benda mati seperti lukisan dan lainnya.

Oleh karena itu, di bawah ini merupakan 25 cara yang sopan dan baik terhadap guru untuk menyampaikan kritik dan saran

[Contoh 1]

Kritik: Guru kurang interaktif dalam menyampaikan materi pembelajaran.

Saran: Supaya pembelajaran menjadi lebih menyenangkan lagi, saya memiliki saran agar bapak/ibu menggunakan media seperti musik ataupun film agar pembelajaran menjadi lebih menyenangkan.

[Contoh 2]

Kritik: Guru tidak memberikan kesempatan bertanya untuk siswa.

Saran: Terkadang kami para siswa bingung atas apa yang diajarkan bapak/ibu. Saya harap bapak/ibu dapat memberikan sedikit waktu agar kami bisa bertanya.

[Contoh 3]

Kritik: Guru jarang masuk untuk memberikan materi pengajaran.

Saran: Saya berharap, bapak/ibu banyak memberikan materi pembelajaran secara langsung. Sehingga kami dapat belajar dan mudah dalam mengerjakan ujian yang ada.

[Contoh 4]

Kritik: Tugas yang diberikan terlalu banyak.

Saran: Mohon maaf bapak/ibu, karena tugas yang diberikan terlalu banyak dan memberatkan kami para siswa. Jika diperbolehkan untuk mengurangi tugas yang ada sehingga kami tidak kesulitan dalam mengerjakannya.

[Contoh 5]

Kritik: Guru kurang mengikuti perkembangan teknologi yang seharusnya berguna dalam proses belajar mengajar.

Saran: Saran saya, guru perlu beradaptasi dengan teknologi yang dapat mendukung kegiatan belajar-mengajar, sehingga penyampaian materi lebih segar dan optimal.

[Contoh 6]

Kritik: Guru olahraga terlalu banyak teori dan sedikit praktik.

Saran: Saya memberi saran supaya Bapak Guru lebih fokus dalam praktik olahraga ketimbang teori dan materi. Sebab pelajaran olahraga adalah materi yang berkaitan dengan fisik dan praktik langsung.

[Contoh 7]

Kritik: Bapak guru sering meninggalkan kelas saat ulangan.

Saran: Saya berharap supaya Bapak Guru dapat berada di dalam kelas selama ulangan berlangsung untuk mengawasi siswa dalam mengerjakan soal.

[Contoh 8]

Kritik: Guru Sejarah jarang bercerita tentang sejarah, padahal sejarah erat dengan cerita masa lalu.

Saran: Saran saya supaya Ibu Guru sering bercerita tentang sejarah. Selain mudah dipahami, cerita sejarah juga menyenangkan dan disukai siswa.

[Contoh 9]

Kritik: Guru matematika tidak mengulangi rumus-rumus sulit yang telah diajarkan, padahal kami belum memahaminya.

Saran: Kepada Guru matematika, saya harap bapak guru dapat mengulangi materi dan rumus-rumus yang sulit untuk kita pahami.

[Contoh 10]

Kritik: Bapak Guru memakai bahasa yang sulit dipahami ketika proses pembelajaran.

Saran: Saran dari saya, Bapak Guru perlu menggunakan bahasa dalam mengajar yang mudah dipahami oleh siswa.

[Contoh 11]

Kritik: Bapak Guru kurang informatif dan interaktif dalam penyampaian materi pembelajaran.

Saran: Saran saya supaya Bapak Guru menggunakan metode penyampaian materi pembelajaran yang lebih interaktif dan menyenangkan, misalnya dengan cerita, permainan, tebak-tebakan, dan sebagainya.

[Contoh 12]

Kritik: Ibu Guru sering memarahi siswa yang kurang pintar, padahal mereka juga butuh dukungan dari seorang guru dalam belajar.

Saran: Saran saya supaya Ibu Guru tidak memarahi siswa yang belum bisa, sehingga siswa tidak kehilangan semangat untuk belajar.

[Contoh 13]

Kritik: Sistem Pembelajaran Online hanya Memindahkan Tugas ke Media Digital

Saran: Hadirkanlah soal atau tugas yang Higher Order Thinking Skills (HOTS) agar siswa mau berpikir kritis, sintesis, analitis, dan evaluatif. Jika soal dan tugas hanya memindahkan dari buku paket, maka Google pasti lebih pintar.

[Contoh 14]

Kritik: Guru PPL kurang interaktif dalam menyampaikan materi pembelajaran.

Saran: Saya memberi saran supaya Guru PPL lebih kreatif dalam menyampaikan materi pembelajaran, misalnya dengan permainan atau cerita yang interaktif.

[Contoh 15]

Kritik: Guru selalu memberi PR yang sangat banyak.

Saran: Saran saya adalah Ibu Guru jangan memberi PR terlalu banyak, karena siswa juga butuh waktu di rumah untuk istirahat dan melakukan aktivitas lain.

[Contoh 16]

Kritik: Ibu Guru kurang peduli dengan siswanya yang memperoleh nilai rendah.

Saran: Saya berharap Ibu Guru juga memperhatikan siswanya yang memiliki nilai rendah.

[Contoh 17]

Kritik: Guru bahasa Indonesia terlalu sering memberi tugas siswa membuat cerpen.

Saran: Saya harap Bapak Guru tidak terlalu banyak memberi tugas cerpen kepada kami.

[Contoh 18]

Kritik: Guru jarang membahas soal-soal hasil ujian.

Saran: Saya memberi saran supaya Guru lebih sering membahas soal-soal hasil ujian, karena memahami soal tersebut sangat penting untuk menghadapi ujian berikutnya.

[Contoh 19]

Kritik: Ibu Guru sering memberi PR yang tidak sesuai dengan materi yang baru disampaikan.

Saran: Saran saya supaya Ibu Guru dapat memberi PR yang sesuai dengan materi yang baru disampaikan, supaya siswa lebih mudah memahami dan mengerjakannya.

[Contoh 20]

Kritik: Ibu Guru terlalu awal memulai jam pembelajaran, padahal bel masuk belum berbunyi.

Saran: Saran saya kepada Ibu Guru adalah supaya Ibu dapat memulai jam pembelajaran tepat ketika bel masuk berbunyi.

[Contoh 21]

Kritik: Guru selalu memberikan tugas meringkas buku tanpa menjelaskan apapun.

Saran: Sebelum memulai saya ingin meminta maaf jika ada salah kata dan Saran saya selalu memberikan setidaknya pertemuan khusus untuk menjelaskan secara langsung dan bukan dari meringkas buku atau bisa dengan melakukan kerja kelompok.

[Contoh 22]

Kritik: Guru selalu telat masuk ke kelas dan hanya mengajari hal yang sangat sederhana dan tidak sesuai dengan ujian akhir.

Saran: Maaf bu izin untuk memberikan saran. Kami sarankan bapak agar selalu cepat datang dan bantu kami untuk mengajari pelajaran yang bapak ajarkan kepada kami, supaya kami dapat mendapatkan nilai yang sesuai ekspetasi para siswa.

[Contoh 23]

Kritik: Guru memberikan tugas tapi tidak selalu mau memeriksa apa yang sudah kami kerjakan.

Saran: Terlebih dahulu tanpa mengurangi rasa hormat kami mintaa maaf untuk memberikan saran. Kami sarankan kepada guru agar dapat mengajari kami lebih dalam dan memberikan kami sesi tanya jawab bagi kami yang kurang tahu.

[Contoh 24]

Kritik: Bapak guru selalu izin di hari pembelajaran tanpa menggantinya dengan hari lain.

Saran: Sebelum memberi saran kami ingin meminta izin dan meminta maaf ke bapak. Demi kebaikan bersama kami menyarankan bapak untuk kedepannya mengganti dengan hari lain agar kami bisa belajar atau bisa memberikan materinya secara online.

[Contoh 25]

Kritik: Bapak dan Ibu guru, kami diberikan syarat kelulusan yang terlalu sulit untuk dilakukan. Pasalnya kami semua harus menngikuti segala kegiatan pramuka.

Saran: Kami minta maaf sebesar-besarnya sebelum menyampaikan perasaan kami. Sebenarnya ini adalah kegiatan sangat bermanfaat bagi kami para pemuda. Tetapi sebenarnya ada beberapa orang yang tidak bisa melalui hal seperti ini. Seperti kelainan kesehatan dan mental. Karena takut terjadi hal buruk kami menyarankan agar dipermudah untuk syarat kelulusannya. Terima kasih bapak dan ibu! 

Baca juga: 10 Contoh Surat Kritik dan Saran untuk Kakak OSIS Pendamping MPLS yang Baik

Baca juga: Kunci Jawaban Bahasa Inggris Kelas 12 Halaman 6 7 Kurikulum 2013, Offering Help

Baca juga: Lirik Sholawat Ya Ayyuhan Nabi Wal Kaukabud Durri, Sholawat untuk Nabi Lengkap dengan Terjemahannya

Demikian 25 contoh kritik dan saran untuk guru sekolah yang baik benar dan sopan.

Baca artikel dan berita Tribun Sumsel lainnya langsung dari google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved