Kebakaran di Pampangan OKI

Kebakaran di Pampangan OKI, 8 Rumah Panggung Warga Hangus hingga Rata dengan Tanah

Plt Kasat Pol PP dan Damkar OKI, Rayendra Abadi bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik dari salah satu rumah warga yang bernama Rika (35).

Penulis: Winando Davinchi | Editor: Weni Wahyuny
Dokumentasi Damkar OKI
Si jago merah dengan dahsyat menelan delapan rumah panggung terjadi RT 05 RW 03 Dusun I, Desa Pampangan, Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir pada Senin (14/8/2023) sekira pukul 16.00 WIB. 

TRIBUNSUMSEL.COM, KAYUAGUNG -- Peristiwa kebakaran terjadi RT 05 RW 03 Dusun I, Desa Pampangan, Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan (Sumsel) pada Senin (14/8/2023) sekitar pukul 16.00 WIB.

8 rumah milik warga dikabarkan hangus dan rata dengan tanah.

Di mana 10 KK (Kepala Keluarga) harus kehilangan tempat tinggal serta tidak sempat menyelamatkan barang-barang berharga mereka.

Dikatakan Plt Kasat Pol PP dan Damkar OKI, Rayendra Abadi bahwa api diduga berasal dari korsleting listrik dari salah satu rumah warga yang bernama Rika (35).

"Dikarenakan lokasi rumah panggung yang saling berdekatan dan kontruksi bangunan terbuat dari kayu dan papan. Membuat api cepat menyambar rumah-rumah disekelilingnya," ujarnya pada Selasa (15/4/2023) pagi.

Dijelaskan untuk kobaran api baru berhasil dipadamkan sekira pukul 17.30 WIB dengan menggunakan sepeda motor pemadam kebakaran mini milik Kecamatan Pampangan.

Selain itu dibantu petugas pemadam dari Manggala Agni, Polsek Pampangan, Koramil 402.08 Pampangan serta dibantu warga sekitar lokasi kejadian.

"Saat ini petugas bersama warga sudah berupaya melakukan pendinginan di lokasi kejadian. Serta gotong-gorong untuk membersihkan puing-puing sisa kebakaran tersebut," ungkapnya.

Meskipun terdapat setidaknya 8 rumah yang hangus terbakar, namun beruntung tidak ada korban luka atau korban jiwa.

"Seluruh rumah hangus terbakar, tetapi masih ada warga yang bisa menyelamatkan sebagian barang-barang miliknya," terang Rayen.

Akibat kejadian tersebut untuk sementara, korban mengungsi di rumah keluarganya masing-masing di Desa Tulung Selapan.

"Dikarenakan peristiwa kebakaran yang cukup besar, maka kerugian ditaksir mencapai 640.000.000 (enam ratus empat puluh juta rupiah)," tukasnya.

Berikut daftar nama-nama pemilik rumah :

1. Rika (35) bin Sirin (diduga asal api) dengan total penghuni berjumlah 2 KK.

2. Iran (24) Bin Tobin dengan total penghuni berjumlah 2 KK.

3. Yaman (43) Bin Sirin dengan total penghuni 2 KK.

4. Mat Yani (24) Bin Tini dengan total penghuni 1 KK.

5. Piyet (55) Bin Muhadi dengan jumlah penghuni 1 KK.

6. Sirin (60) Bin Muhadi dengan jumlah total 1 KK.

7. Mei (35) Binti Maturis dengan total penghuni 1 KK.

8. Cik Jan (50) dengan jumlah penghuni 1 KK.

Baca beirta lainnya di Google News

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved