Berita Palembang

Anak Ribut dengan Tetangga, Rumah Warga di Lorong Budi Mulia 2 Jakabaring Dirusak Sekelompok Orang

Anak ribut dengan tetangga, rumah Sarwani warga Jalan Gub Bastari Lorong Budi Mulia 2 Jakabaring dirusak sekelompok orang.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ANDYKA WIJAYA
Anak ribut dengan tetangga, rumah Sarwani warga Jalan Gub Bastari Lorong Budi Mulia 2 Jakabaring dirusak sekelompok orang. Eva istri Sarwani menunjukkan rumahnya yang porak poranda diserang sekelompok orang, Jumat (11/8/2023). 

TRIBUNSUMSEL.COM, PALEMBANG - Anak ribut dengan tetangga, rumah Sarwani warga Jalan Gub Bastari Lorong Budi Mulia 2 Kecamatan Jakabaring, Palembang porak-poranda dirusak sekelompok orang.

Rumah kayu yang dihuni Sarwani dan keluarganya ini dirusak oleh 10 orang.

Aksi penyerangan sekelompok orang dilakukan pelaku dua kali yakni Kamis (10/8/2023) dan berlanjut pagi harinya Jumat 11/8/2023) sekira pukul 09.13 WIB.

Kejadian penyerangan sekelompok orang ini diduga lantaran masalah sepele berawal keributan dan perkelahian antara anak Sarwani dan anak salah seorang pelaku penyerangan.

Eva istri Sarwani saat melapor ke Polrestabes Palembang menuturkan perusakan dan penyerangan itu bermula Kamis (10/8/2023) sekitar pukul 21.00, anaknya Sarwani yakni RI (16) hendak pergi ke warung mengunakan sepeda.

Lalu ketika melintas di depan rumah SM (16), RI diteriaki oleh SM dengan kalimat tak pantas.

Tak terima mendengar perkataan itu, kemudian RI pun menjawabnya dengan kalimat tak pantas.

Baca juga: BREAKING NEWS: Heboh, Warga Temukan Emas Batangan Soekarno di Dasar Sungai Komering Kayuagung OKI

Saat itu RI menantang duel SM. Alhasil perkelahian antara keduanya terjadi sekitar pukul 21.15. Namun saat itu RI malah dikeroyok oleh SM dan HR dan RI pulang ke rumah menahan sakit.

Tak berselang setelah pulang ke rumah, tak terima RI pun mencoba kembali mendatangi rumah SM. Namun tidak bertemu dengan SM, malah bertemu dengan orang tua SM yakni YT. Saat itu YT meminta maaf atas ulah anaknya SM. "Sudahlah ponakan minta maaf SM," kata Eva menirukan perkataan YT yang diungkap kepada RI .

Mendapat jawab seperti itu, RI pulang ke rumah. Namun adik RI inisial BY (14) melaporkan kejadian yang dialami kakaknya RI ke sang Ayah. Hal ini membuat Sarwani mendatangi rumah SM kembali dengan maksud untuk menyelesaikan masalah.

Namun, buka perlakukan baik yang diterima Sarwani saat itu, saat didepan rumah YT, dirinya malah tidak ditemui oleh keluarga SM. Hal ini membuat Sarwani lalu naik pitam dan melakukan pemecahan kaca rumah YT, tadi malam.

Imbasnya, sekitar pukul 09.13, pagi rumah Sarwani pun diserang oleh keluarga YT kurang lebih berjumlah 10 orang, yang membuat rumah Sarwani pun porak poranda.

"Kami tidak terima Pak, oleh itu kami laporkan ke Polrestabes Palembang," ungkap Eva Arni (36), saat melapor ke Polrestabes, Palembang.

Lanjut Eva, sebenarnya malah ini kecil, namun lantaran anak menjadi korban penggeroyokan oleh itulah, suaminya marah dan berniat hendak menyelesaikan masalah.

"Suami saya datang hendak menyelesaikan masalah, namun malah tidak ditemui, Pak, " katanya sambil mengatakan, akibat kejadian ini anaknya pun sudah diamankan ke Polsek SU I.

Lebih jauh Eva mengatakan, anaknya ini menjadi korban pengeroyokan tetapi mengapa malah anaknya malah diamankan," mana keadilan ini, " ungkapnya.

Akibat kejadian ini rumahnya pun hancur porak poranda. Tidak ada satu barang pun berhasil diselamatkan.

"Keluarga ini pagi mendatangi rumah kami membawa parang dan menghancurkan rumah kami pak. Kami mau tinggal dimana lagi sedangkan anak kami diamankan," katanya.

Dengan adanya laporan ini, Eva berharap pelaku ditangkap dan pelaku bertanggung jawab atas semua yang dilakukannya.

"Saya ingin pelaku ditangkap dan bertanggung jawab, Pak, rumah kami hancur, pelaku ada sekitar 10 orang, "katanya.

Sementara, laporan Eva sudah diterima oleh petugas SPKT, Polrestabes, Palembang, dengan No LP/B/1657/ VIII/ 2023/, SPKT/ Polri/ Polrestabes Palembang/ Polda Sumsel.

Terpisah Kapolsek SU I, Kompol Tatang, ketika dikonfirmasi Sripoku.com mengatakan membenarkan adanya peristiwa itu.

"Itu penyebabnya terjadi pengerusakan, pasal remeh temeh antar anak-anak kemudian mengadu ke orang tua mereka. Semalam orang tua mereka atas nama Wani dan Mamat dilaporkan terlapor di SU 1 tentang pengrusakan di Budi Mulya,"katanya.

Lebih lanjut, kejadian tersebut terjadi pada, Kamis (10/8/2023) malam pukul 23.00 dan kembali beraksi dirumah korban Sarwani pagi hari. (sripoku/andyka wijaya)

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved