Arti Kata Bahasa Arab
Pengertian dan Penjelasan tentang Huruf Muqathaah, Cara Baca dan Pembagiannya dalam Ilmu Tajwid
Membaca keempat belas huruf di atas adalah dengan menyebutkan nama hurufnya yaitu alif, ha, ra, sin, shad, tha, ain, qaf, kaf, lam, mim, nun, ha & ya
Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
TRIBUNSUMSEL.COM -- Pengertian dan Penjelasan tentang Huruf Muqathaah, Cara Baca dan Pembagiannya dalam Ilmu Tajwid.
Muqatha'at atau muqathaah (bahasa Arab: الحروف المقطعات ) artinya adalah huruf yang terpotong-potong atau disebut juga fawatihus suwar (فواتح السور) atau pembuka-pembuka surat di dalam Alquran.
Huruf-huruf muqatha’ah merupakan huruf-huruf yang cara membacanya terputus-putus.
Huruf muqathaah berjumlah 14 huruf dan menjadi pembuka (fawatihus as-suwar) di 29 surat dalam al-Quran. Keempat belas huruf itu adalah
ا ح ر س ص ط ع ق ك ل م ن ه ي
اَلِفْ، حَا، رَا، سِيْنْ، صَادْ، طَا، عَيْنْ، قَافْ، كَافْ، لَامْ، مِيْمْ، نُوْنْ، هَا، يَا
Membaca keempat belas huruf di atas adalah dengan menyebutkan nama hurufnya yaitu alif, ha, ra, sin, shad, tha, ain, qaf, kaf, lam, mim, nun, ha, dan ya. Selain itu, disesuaikan dengan panjang bacaannya sesuai tajwid.
Hal lain yang juga perlu diperhatikan ketika membaca huruf-huruf muqatha’ah adalah ghunnah (dengung).
Contoh:
Diantara huruf lam dan mim ketika membaca huruf muqatha’ah yang ada di Q.S. Al-Baqarah, maka dibaca dengan dengung.
الم dibaca dengan cara: اَلِفْ لَامْ مِّيْمْ
Pembagian Huruf Muqathaah
Ditinjau dari segi panjang bacaannya (madd), huruf-huruf muqatha’ah terbagi menjadi 4 macam:
1. tidak dibaca panjang,
2. panjang 2 harakat,
3. panjang 4 atau 6 harakat,
4. dan panjang 6 harakat.
Rinciannya sebagai berikut:
Pertama, huruf muqatha’ah yang tidak dibaca panjang. Hanya ada 1 huruf yaitu huruf alif. Ketika membaca alif, cukup mengatakan “alif” tanpa ada madd atau bacaan panjang baik di bunyi “a” maupun “lif” nya. Huruf muqatha’ah berupa alif dapat ditemukan misalnya pembuka Q.S. Al-Baqarah.
Kedua, huruf muqatha’ah yang dibaca panjang sekitar 2 harakat. Terdapat 5 huruf yaitu huruf ya, tha, ra, ha (ح), dan ha (ه). Cara membacanya cukup dengan memanjangkan tanpa ada tambahan bunyi hamzah mati di akhir.
Contoh membaca huruf muqatha’ah yang ada dalam Q.S. Thaha [20] dengan mengatakan “thaa – haa”. Contoh lainnya dalam Q.S. Yasin [36] dengan membaca “yaa – siiiiiin”, bukan dibaca “yasa”.
Ketiga, huruf muqatha’ah yang dibaca panjang sekitar 4 atau 6 harakat. Dua pilihan panjang bacaan ini disebabkan terdapat bacaan lin di dalam hurufnya. Huruf muqatha’ah tersebut adalah huruf ain.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Ilustrasi-huruf-muqathaah.jpg)