Berita Kabupaten OKU Timur

Jadi Keynote Speaker di Percepatan Pembangunan Agribisnis, Ini Kata Bupati Enos

Berbeda dengan talenta muda, masyarakat yang memiliki umur di atasnya tentu sedikit lebih sulit untuk beradaptasi dengan teknologi.

Editor: Sri Hidayatun
Diskominfo OKU Timur
Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin didapuk menjadi Keynote Speaker dalam seminar percepatan pembangunan agribisnis melalui kelembagaan UMKM dan koperasi yang diselenggarakan oleh Yayasan Pendidikan dan Sosial Kemasyarakatan Arwitha di Aula Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang. 

TRIBUNSUMSEL.COM,MARTAPURA- Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin didapuk menjadi keynote speaker dalam seminar percepatan pembangunan agribisnis melalui kelembagaan UMKM dan Koperasi yang diselenggarakan oleh yayasan pendidikan dan sosial kemasyarakatan Arwitha di aula Sekolah Tinggi Ilmu Pertanian Belitang.

Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka dies natalis 23th Stiper Belitang dengan mengusung tema "Peran Pemuda dalam Penanganan Hilirisasi dan Revolusi Produk Pertanian di Era 4.0." diikuti oleh mahasiswa dan umum, Kamis (27/7/2023).

" Di zaman sekarang, kita harus siap hidup berdampingan dengan teknologi, Bupati meyakini bahwa talenta-talenta muda yang ada di OKU Timur sudah akrab dengan teknologi," ujar Bupati OKU Timur, Enos.

Berbeda dengan talenta muda, masyarakat yang memiliki umur di atasnya tentu sedikit lebih sulit untuk beradaptasi dengan teknologi, oleh karena itu ia mengajak untuk bekerjasama dengan talenta muda untuk belajar berdampingan dengan teknologi.

"Talenta-talenta muda yang sudah akrab dengan teknologi saya yakin memiliki ide-ide yang baru agar dapat menentukan jalan dari permasalahan yang ada, talenta muda dan talenta tua harusnya simbiosis mutualisme demi kesejahteraan masyarakat," tuturnya.

Ia mengakui, bahwa tingkat pengangguran terbuka di OKU Timur secara makro mengalami kenaikan, padahal ia meyakini bahwa dengan adanya Pertanian, Perikanan dan Peternakan yang ada di OKU Timur mampu menurunkan indeks pengangguran secara terbuka, untuk itu ia meminta kepada UMKM dan Koperasi dapat mengambil langkah dalam kasus ini.

"UMKM keterkaitannya sangat banyak yang dapat disambungkan dengan dunia yang ada di OKU Timur, fungsi utama untuk meningkatkan PDRB, yang kedua UMKM dapat menyerap tenaga kerja, yang ketiga UMKM jika dikaitkan dengan pertanian, peternakan dan perikanan dapat menaikkan nilai tukar daripada petani," ungkapnya.

Selain itu, dalam kesempatan ini juga ia mengajak seluruh mahasiswa untuk bergerak menjaga lingkungan salah satunya dengan tidak membuang sampah sembarangan.

Baca juga: Peduli Lingkungan, Bupati Enos Raih Penghargan Pembina Proklim 2023 dari Gubernur Sumsel

Baca juga: Hasil Pilkades Serentak, Enos Kembali Lantik Kepala Desa Terpilih di Zona 2

Enos menyebutkan bahwa sampah yang telah dipilih dapat diolah sehingga menjadi suatu nilai yang dapat meningkatkan perekonomian.

"Salah satunya sampah dapat dikelola menjadi sesuatu yang bernilai yang bisa dijual seperti pupuk kompos dan makanan alami ikan, dan saya harap mahasiswa STIPER untuk mencarikan ide-ide yang lain, Pemkab siap menganggarkan," tutupnya.

Sementara itu, Ketua Yayasan Arwitha Sugeng Supriyanto dalam sambutannya mengucapkan terimakasih kepada Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin yang telah berkenan hadir dalam kegiatan ini.

Dengan adanya kegiatan ini ia berharap ilmu yang didapat bisa diaplikasikan dan bermanfaat untuk masyarakat luas.

Turut hadir Ketua ICSB OKU Timur Hj. Meilinda, S.Sos., M.M. dan Kepala OPD.

Baca berita menarik lainnya di google news

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved