Suami Bunuh Istri di Baturaja OKU

Jenazah Siti Rahma Korban Suami Bunuh Istri di OKU Dimakamkan di Desa Pajar Bulan Muara Enim

Jenazah Siti Rahma (42) korban suami bunuh istri di Baturaja OKU dimakamkan di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Muara Enim.

Editor: Vanda Rosetiati
SRIPO/ARDANI ZUHRI
Jenazah Siti Rahma (42) korban suami bunuh istri di Baturaja OKU dimakamkan di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU) Muara Enim, Sabtu (11/6/2023). 

Laporan Wartawan Sripoku.com, Ardani

TRIBUNSUMSEL.COM.COM, MUARA ENIM - Jenazah Siti Rahma (42) korban suami bunuh istri di Baturaja Ogan Komering Ulu (OKU) dimakamkan di Desa Pajar Bulan, Kecamatan Semende Darat Ulu (SDU), Kabupaten Muara Enim, Sabtu (10/6/2023).

Siti Rahma (42) ibu tiga anak tewas di tangan suaminya sendiri.

Setibanya jenazah di kampung halaman langsung dimandikan dan disemayamkan di TPU Talang Tabur Desa Pajar Bulan, Kecamatan SDU, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (10/6/2023).

"Tadi jenazah korban tiba didusun sekitar pukul 10.00 dan sudah zuhur akan dimakamkan," ujar Kades Pajar Bulan Herly, Sabtu (10/6/2023).

Menurut Herly, pasangan suami istri tersebut aslinya adalah warganya, namun merantau dan menetap di Baturaja sudah sekitar 10 tahun. Di Baturaja mereka bertani Kopi.

"Saya mengenalnya orangnya baik, dan tidak macam-macam," ujarnya singkat.

Baca juga: Ketua RT Ungkap Kelakuan Pelaku Suami Bunuh Istri di Baturaja OKU, Sempat Ingin Pinjam Uang

ketika ditanya apa motifnya lanjut Herly secara pasti ia tidak tahu karena kejadiannya di Baturaja namun ia tahu permasalahannya dari media.


Sementara itu Kapolres Muara Enim AKBP Andi Supriadi, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, jenazah almarhumah sudah tiba di desa Pajar Bulan dan telah dimandikan untuk segera dimakamkan. Untuk motif diduga PIL, sehingga suaminya kalap dan nekat menusuknya. Sedangkan suaminya sudah kita imbau kepada pihak keluarga untuk menyerahkan diri baik-baik.

"Untuk korban sudah disemayamkan, untuk tersangka sedang dalam pengejaran," katanya.

Pelaku Kabur

Suami bunuh istri diduga selingkuh di Jalan Camar 3 Blok BC-26 RT 07 RW 03 SSs Sriwijaya Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU.

Pembunuhan di Baturaja OKU ini terjadi Sabtu (10/6/2023) pukul 03.00 WIB.

Korban bernama Siti Rahma (42) ibu tiga anak tewas dibunuh suaminya sendiri diduga gegara pelaku curiga korban punya PIL (Pria Idaman Lain).

Pelaku berinisial Mau ( 45) kabur usai kejadian.

Peristiwa terjadi sekira Pukul 03.00 WIB, berawal dari kecurigaan pelaku terhadap istrinya (korban) yang diduga selingkuh dengan laki-laki lain.

Beberapa waktu sebelumnya pelaku meminta user name dan pasword akun media sosial facebook milik korban namun korban tidak memberikan, respon korban ini membuat pelaku menjadi emosi.

Puncaknya pelaku menusuk korban secara bertubi-tubi menggunakan pisau.

Setelah melakukan penusukan pelaku meninggalkan kamar tidur mau melarikan diri.

Namun, diikuti korban sambil menahankan rasa sakit dan akhirnya terjatuh di ruang tamu belakang pintu depan rumah.

Korban mengalami luka tusuk dibagian perut 4 tusukan dan rusuk sebelah kanan tusukan sehingga korban meninggal dunia di TKP.

Suami bunuh istri diduga selingkuh di Jalan Camar 3 Blok BC-26 RT 07 RW 03 SSs Sriwijaya Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU. Polisi saat mengevakuasi jasad korban, Sabtu (10/6/2023).
Suami bunuh istri diduga selingkuh di Jalan Camar 3 Blok BC-26 RT 07 RW 03 SSs Sriwijaya Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU. Polisi saat mengevakuasi jasad korban, Sabtu (10/6/2023). (SRIPO/LENI JUWITA)

Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK MH melalui Kasi Humas AKP Budhi Santoso membenrakan kejadian itu.

Menurut Kapolres OKU kasus ini sduah ditangani polisi.

Herwan Sawiran Ketua rukun tetangga (RT) 07 RW 03 RSS Sriwijaya Kelurahan Sekarjaya Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKUmengungkap kelakuan pelaku suami bunuh istri di Baturaja Ogan Komering Ulu (OKU).

Kepada wartawan Herman menuturkan Mau pelaku Mau sempat curhat dan sharing, antara pelaku dan korban sering ribut.

Mendengar keluhan Mau, Ketua RT langsung memberikan wejangan dan nasihat kepada ayah tiga anak ini.

Beberapa hari kemudian kata Herman, Mau datang lagi ke rumahnya dan menceritakan akan meminjam uang ke bank.

"Nah senang nian aku nyingok kamu, artinya sduah akor amun nak minjam duit bank ini,” tutur Herman mengenang pembicaraannya dengan pelaku.

Baca juga: Pencarian Sahena Warga Musi Rawas Tenggelam di Sungai Musi Terkendala Alam, Air Keruh dan Deras

Menurut Ketua RT setempat, pasangan Mau dan Siti Rahma memang pendatang dari Desa Pajar Bulan Kabupaten Muara Enim.

Herman dan keluarga Mau bertetangga dekat di RSS Sriwijaya, menurut Herman, jenazah korban dibawa ke kampung halamannya di Kabupaten Muara Enim. Semua keluarganya ada di Muara Enim.

"Tadi jenazah korban sudah dibawah ke keluarganya dengan mobil ambulas bersama dua orang anaknya," kata Herman.

Sosok Korban 

Sosok ibu rumah tangga (IRT) korban suami bunuh istri di Ogan Komering Ulu (OKU) terungkap.

Keseharian korban bernama Siti Rahma tidak neko-neko, hanya mengurus anak-anaknya. Keterangan ini disampaikan sejumlah tetangga korban.

Sosok Siti Rahma IRT korban suami bunuh istri di OKU terungkap tidak neko-neko, hanya mengurus anak-anaknya. Foto korban semasa hidup (kanan). Tetangga juga sahabat korban (foto kiri).
Sosok Siti Rahma IRT korban suami bunuh istri di OKU terungkap tidak neko-neko, hanya mengurus anak-anaknya. Foto korban semasa hidup (kanan). Tetangga juga sahabat korban (foto kiri). (SRIPO/LENI JUWITA)

Seperti dituturkan Umyati (42) yang juga sahabat dekat korban sejak masih gadis.

Umyati juga merupakan teman seperjuangan korban sejak dari kampung halaman di Desa Pajar Bulan Kecamatan Semendo Darat Ulu (SDU) Kabupaten Muara Enim. :

"Aku tahu nian , sehari-harinya hanya mengurusi anaknya," kata Umyati mengenang keseharian korban. Memang korban orangnya suka bergaul dan banyak teman, tapi teman sekampungnya ini tidak pernah pergi-pergi jauh dari rumah apalagi sampai selingkuh dan ada pria lain selain suaminya. Sedangkan suami korban memang orangnya tertutup dan jarang bergaul. Kerjanya menyadap karet dan sering menginap di kebun.

Sejumlah tetangga korban menceritakan, korban memiliki tiga anak masing-masing Peni (24) , Bermi (22) dan Dewi Kumala (14).

Pasangan suami isteri ini memiliki satu anak yang disabilitas memiliki wajah yang rupawan yang footnya sering dipajang di medsos oleh korban.

Puterinya yang cantik ini memang sering mewarnai profil korban, tidak jelas apakah korban dan puterinya memiliki akun yang sama sehingga timbul kecemburuan di hati sang suami dan menuduhnya isterinya ada pria idaman lain.

Kasus ini sudah di tangan polisi, Kapolres OKU AKBP Arif Harsono SIK MH didampingi Kasi Humas sudah menurunkan tim untuk mengejar pelakunya.Polisi juga sudah memeriksa para saksi di TKP.

Sementara situsi di rumah korban juga sudah bersih, setelah jenazah di bawa ke kampung halamannya di Desa Pajarbulan Kabupaten Muara Enim.

Kondisi rumah sudah bersih. Warga di sekitar rumah korban juga mengaku prihatin dengan musibah yang menimpa pasangan yang sudah memiliki tiga anak bahkan anak sulungnya sudah ada yang meraih gelar sarjana. 

Baca berita lainnya langsung dari google news

Silakan gabung di Grup WA TribunSumsel

 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved