Arti Kata Bahasa Arab

Arti Alfatihah Ila Hadrotin Nabiyil Mustofa, Kalimat Pembuka Tahlilan Berikut Bacaan Selengkapnya

Alfatihah dihadiahkan kepada Nabi yang terpilih, Muhammad SAW dan khusus untuk orang yang kami hadiahkan Fatihah di tempat ini namanya...

Penulis: Lisma Noviani | Editor: Lisma Noviani
tribunsumsel/welly triyono
Arti Alfatihah Ila Hadrotin Nabiyil Mustofa, Kalimat Pembuka Tahlilan Berikut Bacaan Selengkapnya 

TRIBUNSUMSEL.COM -- Arti Alfatihah Ila Hadrotin Nabiyil Mustofa Bacaan Saat Pembuka Tahlilan Berikut Urutan Bacan Lengkap

Kalimat Alfatihah Ila hadrotin nabiyil mustofa memiliki arti = Alfatihah dihadiahkan kepada Nabi yang terpilih, Muhammad Salallahualaihi wassalam.

Bacaan ila hadrotin nabiyil mustofa merupakan salah satu cara untuk mengirimkan hadiah pahala bacaan Alfatihan, bacaan Alquran, sedekah, dan doa kepada nabi Muhammada, kemudian kepada orang-orang yang sudah meninggal.

Bacaan ila hadrotin nabiyil mustofa biasanya dibaca sebelum membaca Fatihah, Yasin, Tahlil, dan doa arwah untuk orang yang meninggal.

Berikut bacaan ILA HADROTIN NABIYIL MUSTOFA tulisan Arab selengkapnya


اَلْفَاتِحَةُ اِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلىَّ اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ثُمَّ اِلَى اَرْوَاحِ أَبَائِه ِوَإِخْوَانِهِ مِنَ الْاَنْبِيَاءِ وَالْمُرْسَلِيْنَ وَجَمِيْعِ أَصْحَابِ رَسُوْلِ اللهِ اَجْمَعِيْنَ شَيْءٌ ِللهِ لَهُمُ الفَاتِحَة

ثُمَّ إِلَى حَضْرَةِ وَالِدِيْنَا وَاَمْوَاتِنَا وَاَمْوَاتِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ وَمَنِ اجْتَمَعْنَا هَاهُنَا بِسَبَبِهِ (.........) وَأُصُوْلِهِمْ وَفُرُوْعِهِمْ أَنَّ اللهَ تَعَالَى يَغْفِرُ لَهُمْ وَيَرْحَمُهُمْ وَيُسْكِنُ لَهُمُ الْجَنَّةَ وَإِلَى حَضْرَةِ النَّبِيِّ الْمُصْطَفَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الفاتحة

TULISAN LATIN ARAB

Alfatihah ila hadrotin nabiyyil musthofa Sayyidina Muhammadin shollalloohu ‘alaihi wasallam, tsumma ilaa arwaahi aabaa-ihii minal anbiyaa-I wal mursaliin, wa jamii-I ash-haabi Rasulillaahi aj-ma-‘iin, syai-un lillaahi lahumul faatihah.

Tsumma ilaa hadroti waalidiina wa amwaatinaa wa amwaatil muslimiin wal muslimaat wal mukminiin wal mukminaat wamanij-tama’naa haahunaa bisababihii (sebutkan nama almarhum) wa ushuulihim wa furuu-‘ihim annallooha ta’aala yaghfiru lahum wayarhamuhum wa yuskinu lahumul jannata wa ilaa hadrotinnabiyyil musthofaa Sayyidina Muhammadin shollalloohu ‘alaihi wasallam al-faatihah.


ARTINYA:


Alfatihah dihadiahkan kepada Nabi yang terpilih, Muhammad SAW kemudian untuk orangtua beliau, para Nabi, para utusan, dan semua sahabat Nabi SAW bagi mereka hadiah pahala alfatihah."


"Kemudian hadiah Fatihah untuk orangtua kita, ayah dan ibu kita, orang yang meninggal di antara kita, semua arwah orang-orang mukmin dan muslim, dan khusus untuk orang yang kami hadiahkan Fatihah di tempat ini dan buyut dan keturunan mereka, semoga Allah mengampuni, merahmati dan memasukkan mereka ke surga, dan untuk junjungan kita Nabi Muhammad shalallahu alaihi wasallam alfatihah."

Setelah membaca lafal tawasul di atas kemudian dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah, Yasin, tahlil, dan doa arwah.

Bagi orang yang tidak hafal bacaan Yasin dan tahlil, maka tidak apa-apa membaca surat-surat pendek sebisanya, baik surat Al Fatihah, Al Ikhlas, Al Falaq, dan An Nas.
Kemudian pahala bacaan surat-surat pendek itu diniatkan untuk arwah orang yang sudah meninggal dengan perantaraan bacaan tawasul di atas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved