Berita Polres OKU Timur
Kapolres OKU Timur Cek Harga dan Ketersediaan Bahan Pokok di Pasar Martapura
Para pedagang di Pasar Martapura juga dihimbau tidak menjual melebihi harga HET menjelang Hari Raya Idul Fitri.
TRIBUNSUMSEL.COM, MARTAPURA- Harga dan ketersediaan Bahan Pokok Penting (Bapokting) di Pasar Tradisional Martapura, Kabupaten OKU Timur terpantau masih stabil, Kamis (6/4/2023).
Beras lokal berkisar Rp 12 ribu/Kg, beras organik Rp 15 ribu/Kg, gula pasir berkisar Rp 13,500/kg, daging sapi Rp 130 ribu/kg kemudian ayam boiler Rp 30 ribu.
Lalu telur ayam Rp 28 ribu/karpet, telur ayam kampung Rp. 2500/butir, cabai merah biasa Rp 25 ribu/Kg, cabai kriting Rp 35 ribu/Kg dan cabai rawit Rp 30 ribu/Kg.
Bawang merah Rp 30 ribu/Kg, bawang putih Rp 28 ribu/Kg, bawang bombay Rp 40 ribu/Kg, minyak goreng kemasan Rp 18 ribu/ liter, minyak curah Rp 15 ribu/liter dan tepung terigu Rp 14 ribu/Kg.
Hal itu terungkap dalam tinjauan Kapolres OKU Timur AKBP Dwi Agung Setyono di dampingi Kapolsek Martapura Kompol Tamimi, Kasat Samapta AKP Jumedi, Kasat Intelkam Iptu Arie Gusman S.E dan Kanit II Sat Intelkam Ipda Meyke Krisdian Hasri.
Baca juga: Puluhan Polisi Cilik Kunjungi Polsek Cempaka, Edukasi Sejak Dini
Dalam kesempatan itu, Kapolres OKU Timur memberikan imbauan kepada para pedagang agar tidak melakukan penimbunan Bapokting sehingga tidak menimbulkan kelangkaan Bapokting menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Para pedagang di Pasar Martapura juga dihimbau tidak menjual melebihi harga HET menjelang Hari Raya Idul Fitri.
"Hasil monitoring terkait perkembangan harga dan ketersediaan stok bahan pokok penting di wilayah Kabupaten OKU Timur dalam kondisi aman dan lancar," ujar Kapolres AKBP Dwi Agung melalui Kanit II Sat Intelkam Ipda Meyke.
Ia menjelaskan, kegiatan ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kenaikan harga Bapokting yang ada di wilayah hukum Polres OKU Timur selama bulan suci ramadhan 1444 H hingga hari raya idul fitri 1444 H.
Serta memastikan ketersediaan stok Bapokting dan untuk meminimalisir adanya upaya para oknum yang mengambil kesempatan meraup keuntungan sebesar-besarnya dalam menjual bahan pokok.
"Terhadap para distributor diharapkan untuk selalu berkoordinasi dengan Satgas Pangan Kabupaten OKU Timur dan Polres OKU Timur untuk menjaga kestabilan harga dan stok Sembako," tutupnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sumsel/foto/bank/originals/Polres-OKU-Timur-tinjau-pasar.jpg)